BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Hari Ini: SMGR, BBNI & EXCL, Limit Investasi Dapen di Saham akan Naik

Abdul Malik02 Februari 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Hari Ini: SMGR, BBNI & EXCL, Limit Investasi Dapen di Saham akan Naik
Gedung kantor pusat PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau Bank BNI di Jakarta. (Shutterstock)

Rekomendasi saham hari ini SMGR, BBNI, dan EXCL dengan sentimen positif kebijakan kenaikan limit investasi dana pensiun di saham LQ45, seiring tren IHSG yang masih menguat.

Bareksa – Tim Analis Bareksa merekomendasikan saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) sebagai saham pilihan untuk trading hari ini (2/2).

Rekomendasi ini seiring dengan sentimen positif bagi saham-saham penghuni indeks LQ45. Pemerintah berencana menaikkan limit investasi dana pensiun (Dapen) dan asuransi di pasar modal dari 8% menjadi 20%, yang difokuskan pada saham konstituen LQ45. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia.

1. SMGR: beli spekulatif di Rp2.420-2.460

Harga saham SMGR naik 1,24% jadi Rp2.450 (30/1). Saham emiten semen milik pemerintah ini direkomendasikan beli spekulatif dengan harga masuk di rentang Rp2.420-2.460. Target harga ambil untung saham SMGR di Rp2.530 dan Rp2.580, serta stop rugi di Rp2.350.

Promo Terbaru di Bareksa

2. BBNI: beli akumulatif di Rp4.450 -4.500

Harga saham BBNI menguat 1,58% jadi Rp4.490 (30/1). Saham emiten bank milik pemerintah ini direkomendasikan beli akumulatif dengan harga masuk di rentang Rp4.450-4.500. Target harga ambil untung saham BBNI di Rp4.600 dan Rp4.650, serta stop rugi di Rp4.250.

3. EXCL: beli spekulatif di Rp3.280 -3.310

Harga saham EXCL bertambah 1,54% jadi Rp3.300 (30/1). Saham emiten operator telekomunikasi itu direkomendasikan beli spekulatif dengan harga masuk di rentang Rp3.280-3.310. Target harga ambil untung saham EXCL di Rp3.400 dan Rp3.500, serta stop rugi di Rp3.190.

Tabel Rekomendasi Saham Hari Ini (2/2/2026)

Stock Pick (Rp)
SMGR
BBNI
EXCL

Last Price

2.450

4.490

3.300

Recommendation

Speculative Buy

Accumulative Buy

Speculative Buy

Entry Range

2.420

4.450

3.280

2.460

4.500

3.310

Target Price (TP) 1

2.530

4.600

3.400

Target Price (TP) 2

2.580

4.650

3.500

Stop Loss

2.350

4.250

3.190

Sumber: Tim Analis Bareksa, last price per 30/1/2026

Highlight Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,18% atau naik 97 poin ke level 8.330 pada perdagangan Jumat (30/1). Menurut riset Ciptadana Sekuritas Asia (2/2), sepanjang sesi, IHSG bergerak di kisaran 8.167 hingga 8.408. Kenaikan indeks terutama didorong oleh saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, TLKM, dan BMRI yang menjadi penopang utama pasar.

Secara tren menengah, IHSG masih berada dalam fase naik (uptrend), meski saat ini sedang mengalami koreksi teknikal. Setelah sempat menyentuh level tertinggi di sekitar 9.174, IHSG sempat turun cukup tajam, namun berhasil bangkit dengan cepat. Kondisi ini menandakan minat beli investor masih kuat, terutama di area harga bawah.

Pergerakan IHSG masih menunjukkan pola yang sehat dengan kecenderungan harga terus membentuk level yang lebih tinggi, sehingga dominasi sentimen positif masih terjaga. Dalam waktu dekat, IHSG berpotensi menghadapi resistensi di level 8.525, 8.700, dan 9.174. Sementara itu, area support berada di kisaran 7.854–7.482.

Indikator teknikal juga mulai mengarah positif. Sinyal pemulihan jangka pendek muncul setelah indikator menunjukkan kondisi jenuh jual, yang membuka peluang rebound lanjutan. Selama IHSG mampu bertahan di atas area 7.800–7.850, tren penguatan pasar saham Indonesia masih dinilai tetap aman.

Kesimpulan

Rekomendasi saham SMGR, BBNI, dan EXCL mendapat dukungan sentimen kebijakan pemerintah yang berpotensi meningkatkan aliran dana institusi ke saham LQ45. Selama IHSG mampu bertahan di atas area support utama, peluang pergerakan saham-saham unggulan tetap terbuka, terutama bagi trader jangka pendek yang disiplin pada manajemen risiko.

FAQ

1. Apa arti kenaikan limit investasi dana pensiun bagi pasar saham?
Kenaikan limit investasi membuka peluang masuknya dana besar dan stabil ke pasar saham, sehingga berpotensi meningkatkan likuiditas dan kepercayaan investor.

2. Mengapa saham LQ45 diuntungkan dari kebijakan ini?
Saham LQ45 memiliki likuiditas tinggi dan fundamental relatif kuat, sehingga menjadi prioritas bagi investor institusi seperti dana pensiun dan asuransi.

3. Apakah rekomendasi saham ini cocok untuk investor jangka panjang?
Rekomendasi ini lebih ditujukan untuk trading jangka pendek, sementara investor jangka panjang tetap perlu mempertimbangkan kinerja fundamental dan tujuan investasi.

4. Apa yang perlu diperhatikan investor sebelum mengikuti rekomendasi saham?
Investor sebaiknya memperhatikan batas risiko, level stop loss, serta menyesuaikan strategi dengan profil risiko masing-masing.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

Disclaimer

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.​


Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.209,86

Up0,28%
Up4,73%
Up0,28%
Up9,35%
Up19,65%
Up10,89%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.190,02

Up0,44%
Up4,06%
Up0,44%
Up8,86%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.161,96

Up0,58%
Up4,46%
Up0,58%
Up8,86%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.048,61

Up0,10%
-
Up0,10%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua