BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham 26 Februari dari Tim Analis Bareksa: EXCL, BBNI, PGAS

Abdul Malik26 Februari 2026
Tags:
 Rekomendasi Saham 26 Februari dari Tim Analis Bareksa: EXCL, BBNI, PGAS
Gedung kantor pusat PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau Bank BNI di Jakarta. (Shutterstock)

Tim Analis Bareksa merekomendasikan EXCL, BBNI, dan PGAS untuk Kamis (26/2). Simak entry range, target harga, dan batas stop loss terbarunya.

Bareksa - Tim Analis Bareksa kembali merilis stock pick harian di tengah potensi penguatan pasar hari ini, Kamis, 26 Februari 2026. Tiga saham yang direkomendasikan hari ini adalah PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Rekomendasi ini disusun dengan pendekatan teknikal jangka pendek hingga menengah, lengkap dengan area beli, target ambil untung (TP), dan batas cut loss (stop loss).

1. EXCL – Trading Buy

Harga terakhir naik 5,99% ke Rp3.360 (25/2).

Promo Terbaru di Bareksa

  • Entry: Rp3.300–3.360
  • Target Price 1: Rp3.500
  • Target Price 2: Rp3.600
  • Stop Loss: Rp3.200

Strateginya cocok untuk trading jangka pendek, memanfaatkan momentum kenaikan harga.

2. BBNI – Accumulative Buy

Harga terakhir naik 1,12% ke Rp4.500 (25/2).

  • Entry: Rp4.480–4.500

  • Target Price 1: Rp4.600

  • Target Price 2: Rp4.700

  • Stop Loss: Rp4.350

Rekomendasi akumulatif berarti saham bisa dicicil beli secara bertahap, terutama saat harga berada di area support.

3. PGAS – Trading Buy

Harga terakhir naik 1,78% ke Rp2.290 (25/2).

  • Entry: Rp2.250–2.290

  • Target Price 1: Rp2.350

  • Target Price 2: Rp2.400

  • Stop Loss: Rp2.200

Saham ini menarik untuk strategi trading dengan potensi kenaikan terbatas namun terukur.

Tabel: Rekomendasi Saham Hari Ini, 26 Februari 2026

Illustration

Sumber: Tim Analis Bareksa, last price per 25/2/2026

Highlight Pasar: IHSG Masih Positif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,50% ke level 8.322 pada Rabu (25/2/2025), ditopang derasnya dana asing masuk (net foreign buy) Rp2,7 triliun. Menurut riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia (26/2), mayoritas sektor saham menguat, terutama Kesehatan, Konsumer Siklikal, dan Industri.

Penguatan IHSG juga didorong saham-saham big caps seperti:

  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

  • PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

Rupiah ikut menguat ke Rp16.785 per dolar AS. Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 8.237 dan resistance 8.437 dengan tren jangka pendek yang masih positif.

Kesimpulan

Dengan aliran dana asing yang masih deras dan IHSG berada dalam tren positif, peluang trading jangka pendek masih terbuka. EXCL dan PGAS cocok untuk strategi trading cepat, sementara BBNI bisa dikoleksi bertahap. Tetap disiplin pada area stop loss untuk menjaga risiko.

FAQ

1. Apa beda Trading Buy dan Accumulative Buy?
Trading Buy untuk jangka pendek, sedangkan Accumulative Buy cocok dicicil untuk potensi jangka menengah.

2. Kenapa harus pakai stop loss?
Untuk membatasi kerugian jika harga bergerak tidak sesuai perkiraan.

3. Apakah rekomendasi ini cocok untuk investor pemula?
Bisa, selama memahami risiko dan mengikuti manajemen modal dengan disiplin.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

Disclaimer

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.​

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.214,8

Up0,41%
Up4,02%
Up0,69%
Up9,14%
Up20,37%
Up14,14%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.167,97

Up0,59%
Up4,22%
Up1,10%
Up8,74%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.194,54

Up0,44%
Up3,59%
Up0,82%
Up8,57%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.056,74

Up0,21%
Up5,65%
Up0,87%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua