Optimalkan Cuan dari Fluktuasi Pasar Obligasi, Yuk Investasi di Robo Advisor Bareksa

Penguatan harga obligasi turut menopang kenaikan kinerja mayoritas reksadana pendapatan tetap di Bareksa
Abdul Malik • 15 Nov 2022
cover

Ilustrasi kinerja Robo Advisor Bareksa. (Shutterstock)

Bareksa.com - Inflasi Amerika Serikat (AS) pada Oktober 2022 kembali melandai dengan kenaikan 7,7% secara tahunan (YOY), atau lebih rendah dari September 8,2%. Hal ini disambut positif oleh pasar obligasi, yakni dengan penguatan yield (imbal hasil) acuan Obligasi Pemerintah AS, yang juga turut mendorong kenaikan harga obligasi Indonesia. Sekitar akhir Oktober, yield acuan obligasi Indonesia masih berada di kisaran 7,5-7,6%, sementara saat ini (14/11) sudah menguat ke kisaran 7,1%. 

Selain itu, per Oktober 2022 Indonesia mengalami surplus neraca perdagangan lebih besar dibandingkan ekspektasi pasar, yakni US$5,67 miliar. Angka surplus itu naik dari bulan sebelumnya yang senilai US$4,99 miliar. Hal ini dikarenakan nilai ekspor yang naik cukup signifikan secara tahunan (YOY) mencapai 12,3%. Impor juga naik 17,44% YOY. Akan tetapi nilai impor konsumsi masih tercatat meningkat cukup baik dengan kenaikan 10,14% YOY.

Surplus yang cukup signifikan akan menambah solidnya fundamental ekonomi Indonesia dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta yield acuan obligasi Indonesia untuk ke depannya. 

Baca juga : Promo FundFest 11.11 Robo Advisor Bareksa berhadiah Reksadana hingga Rp250 Ribu

Di sisi lain, penguatan harga obligasi yang disebabkan beberapa sentimen positif tersebut juga turut menopang kenaikan kinerja mayoritas reksadana pendapatan tetap di Bareksa, terutama yang portofolionya memiliki Obligasi Negara (SBN). 

Terlihat dalam sepekan terakhir, terdapat 16 reksadana pendapatan tetap di Bareksa mencatat imbal hasil di atas 1%. Jika disetahunkan berpotensi menjadi 12%, angka ini tentu lebih besar dibandingkan suku bunga acuan Bank Indonesia yang saat ini di 4,75%. 

Melihat sifat instrumen obligasi yang harganya berfluktuasi, tentu tetap akan ada risiko dalam berinvestasi di reksadana pendapatan tetap. Namun Smart Investor dapat meminimalisir risiko itu dengan melakukan diversifikasi investasi di aset reksadana lainnya, seperti reksadana pasar uang.

Untuk alokasinya, Smart Investor tidak perlu bingung, sebab Robo Advisor Bareksa sudah otomatis mengalokasikan investasi sesuai profil risiko investor.

Lihat juga : Kinerja Robo Advisor Bareksa 6 Bulan, Lebih Cuan Daripada Nabung Reksadana Sendiri

Robo Advisor Bareksa adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. Robo advisor juga merupakan salah satu fasilitas yang sering digunakan dalam dunia investasi terutama di Amerika Serikat. Namun kini Bareksa telah menghadirkan robo advisor pertama yang berlisensi OJK. 

Keunggulan robo advisor yang dikembangkan Bareksa, ialah fitur ini menyediakan layanan perencanaan investasi otomatis, didukung oleh algoritma teori portofolio modern dan juga pengawasan manusia. Dengan pengawasan manusia inilah membuat Robo Advisor Bareksa bekerja sesuai dengan kondisi pasar terkini.

Baca juga : Pasca Kenaikan Harga BBM, Kinerja Robo Advisor Bareksa Tetap Moncer

Promo Robo Advisor Bareksa

Smart investor ingin memilih dan menghitung alokasi investasi di reksadana yang cocok dengan profil risiko? Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa di aplikasi Bareksa. Investasi dengan Robo Advisor Bareksa sekaligus bisa dapat hadiah loh.

Tersedia hadiah voucher reksadana senilai Rp50.000 untuk investor tercepat dan Rp250.000 untuk pembelian reksadana terbesar menggunakan fitur Robo Advisor Bareksa di super appBareksa. 

Catat kode promo dan minimal pembeliannya berikut ini. 

Hadiah 50 voucher reksadana @ Rp50.000

  • Minimal pembelian Rp500.000

  • Kode promo : ROBOCEPAT11

Hadiah 20 voucher reksadana @ Rp250.000

  • Minimal pembelian Rp1 juta

  • Kode promo : ROBOBESAR11

Kalau sudah catat kode promonya, simak juga syarat dan ketentuannya berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo 11.11 FundFest Robo Bareksa

1. Periode promo berlaku dari tanggal 2 - 30 November 2022
2. Promo ini berlaku untuk pembelian reksadana melalui Robo Advisor Bareksa menggunakan metode pembayaran apa saja dengan memasukkan kode promo yang dipilih
3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
4. Dana tidak boleh dicairkan hingga 31 Desember 2022
5. Investor dengan pembelian tercepat dan memenuhi holding periode serta masuk kuota berhak memenangkan hadiah
6. Satu investor hanya berhak memenangkan satu jenis hadiah pada program promo dalam satu periode selama kuota tersedia
7. Pengumuman pemenang tanggal 16 Januari 2023 melalui sosial media Bareksa dan email kepada pemenang tersebut
8. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindahtangankan
9. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
10. Seluruh pajak hadiah atas promo ini akan ditanggung Bareksa
11. Bareksa memiliki hak untuk dapat membatalkan pemenang atas hadiah dari promo ini jika pemenang nasabah terbukti melakukan kecurangan, pelanggaran terhadap hukum sehubungan dengan keikutsertaannya dalam promo ini atau tidak dapat dihubungi

Ayo gunakan Robo Advisor Bareksa untuk mendampingi perjalanan investasi kamu menuju financial freedom.

Simak juga : Inflasi RI pada Oktober Melandai, Robo Advisor Bareksa Terapkan Strategi Ini

​(Sigma Kinasih/AM)

* * * 

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.