Jelang Kenaikan Suku Bunga AS, Apa yang Harus Dilakukan Investor Robo Advisor Bareksa?

Bank Sentral AS pekan depan akan kembali merilis suku bunga acuan untuk bulan Desember
Abdul Malik • 06 Dec 2022
cover

Ilustrasi investor memantau perkembangan investasinya di Robo Advisor Bareksa. (Shutterstock)

Bareksa.com - Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) pekan depan akan kembali merilis suku bunga acuan (Fed Rate) yang diproyeksikan naik sekitar 25-50 basis poin (bps) untuk bulan Desember. Ketika Fed Rate naik, biasanya akan direspons negatif oleh pasar saham dan obligasi.

Sebab suku bunga akan mempengaruhi biaya dana (cost of fund) emiten, serta mendorong pelemahan yield (imbal hasil) acuan Obligasi Negera RI. Meski begitu, kenaikan Fed Rate akan lebih rendah dibandingkan sebelumnya, karena inflasi Negara Paman Sam terbukti mulai melandai dalam beberapa bulan terakhir, setelah mencapai puncaknya. 

Di tengah isu kenaikan suku bunga AS yang lebih rendah pada pekan depan, pelaku pasar mencermati data-data keuangan yang dirilis pada Jumat pekan lalu dan Senin kemarin, di mana data tenaga kerja dan industri jasa mencatatkan pertumbuhan yang solid, serta jauh di atas ekspektasi. Industri jasa menyumbang hampir  dari 75% dari ekonomi AS. Dengan solidnya data tersebut diproyeksikan akan membuat penurunan inflasi yang lebih lambat ke depannya. 

Menurut Tim Analis Bareksa, jika The Fed merilis kenaikan suku bunga acuan sesuai prediksi, maka diperkirakan respons investor justru akan positif karena kenaikan tersebut tidak seagresif sebelumnya. Namun jika lebih tinggi dari perkiraan, maka akan jadi sentimen negatif bagi pasar modal global, termasuk Indonesia.

Kenaikan suku bunga yang lebih agresif lagi ke depannya akan membuat Bank Indonesia juga akan semakin aktif melakukan foward looking terhadap suku bunga acuan ke depannya. Sehingga ada potensi koreksi sementara di pasar saham dan obligasi, ketika BI akan menaikan suku bunga acuannya.

Sepanjang 2022 hingga November, BI telah menaikkan suku bunga acuan (BI 7 Day Reverse Repo Rate) 175 basis poin atau 1,75 persen, dari sebelumnya 3,5% jadi 5,25%. Adapun The Fed telah menaikkan suku bunga acuan 375 basis poin atau 3,75% dari sebelumnya 0-0,25% jadi 3,75% hingga 4% di periode yang sama.

Smart Investor dapat tetap berinvestasi di Robo Advisor Bareksa, guna mengantisipasi potensi kenaikan suku bunga acuan AS dan BI. Sebab porsi alokasi investasi Robo Advisor Bareksa saat ini masih cukup besar di reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap berbasis obligasi korporasi. 

Sehingga jika nantinya pasar berfluktuasi tinggi akibat pengumuman suku bunga acuan AS dan BI, maka efeknya akan minim di portofolio investasi Smart Investor di Robo Advisor Bareksa.

Baca juga : Pasar Khawatir Efek Meluasnya Demonstrasi di China, Ini Strategi Robo Advisor Bareksa

Investasi Dengan Robo Yuk!

Robo Advisor Bareksa adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. Robo advisor juga merupakan salah satu fasilitas yang sering digunakan dalam dunia investasi terutama di Amerika Serikat. Namun kini Bareksa telah menghadirkan robo advisor pertama yang berlisensi OJK. 

Keunggulan robo advisor yang dikembangkan Bareksa, ialah fitur ini menyediakan layanan perencanaan investasi otomatis, didukung oleh algoritma teori portofolio modern dan juga pengawasan manusia. Dengan pengawasan manusia inilah membuat Robo Advisor Bareksa bekerja sesuai dengan kondisi pasar terkini.

Baca juga : Pasca Kenaikan Harga BBM, Kinerja Robo Advisor Bareksa Tetap Moncer

Investasi Dengan Robo Yuk!

Promo Robo Advisor Bareksa

Investasi dengan bantuan Robo Advisor Bareksa sekaligus dapat hadiah? Tersedia hadiah voucher reksadana senilai Rp50.000 untuk investor tercepat dan Rp250.000 untuk pembelian reksadana terbesar menggunakan fitur Robo Advisor Bareksa di super app investasi Bareksa. 

Catat kode promo dan minimal pembeliannya berikut ini  :

Hadiah 50 voucher reksadana @ Rp50.000

  • Minimal pembelian Rp500.000

  • Kode promo : ROBOCEPAT12

Hadiah 20 voucher reksadana @ Rp250.000

  • Minimal pembelian Rp1 juta

  • Kode promo : ROBOBESAR12

Kalau sudah catat kode promonya, simak juga syarat dan ketentuannya berikut ini :

Syarat dan Ketentuan Promo FundFest 12.12 Robo Advisor Bareksa

1. Periode promo berlaku dari tanggal 5 - 31 Desember 2022
2. Promo ini berlaku untuk pembelian reksadana melalui Robo Advisor Bareksa menggunakan metode pembayaran apa saja dengan memasukkan kode promo yang dipilih
3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
4. Dana tidak boleh dicairkan hingga 31 Januari 2023
5. Investor dengan pembelian tercepat dan memenuhi holding period serta masuk kuota berhak memenangkan hadiah
6. Satu investor hanya berhak memenangkan satu jenis hadiah pada program promo dalam satu periode selama kuota tersedia
7. Pengumuman pemenang tanggal 15 Februari 2023 melalui sosial media Bareksa dan email kepada pemenang tersebut
8. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindahtangankan
9. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
10. Seluruh pajak hadiah atas promo ini akan ditanggung Bareksa
11. Bareksa memiliki hak untuk dapat membatalkan pemenang atas hadiah dari promo ini jika pemenang terbukti melakukan kecurangan, pelanggaran terhadap hukum sehubungan dengan keikutsertaannya dalam promo ini atau tidak dapat dihubungi

Ayo gunakan Robo Advisor Bareksa untuk mendampingi perjalanan investasi kamu menuju financial freedom.

(Sigma Kinasih/AM)

Investasi Dengan Robo Yuk!

* * * 

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.