Begini Strategi Robo Advisor Bareksa di Tengah Optimisme Pasar Indonesia

Robo Advisor Bareksa menaikkan rekomendasi investasinya menjadi risk on
Abdul Malik • 22 Apr 2022
cover

Ilustrasi cara kerja Robo Advisor Bareksa yang memberikan saran investasi disesuaikan dengan kondisi pasar terkini, karena ada pengawasan manusia. (Shutterstock)

Bareksa.com - Analisis Bareksa menilai pasar saham Indonesia saat ini tengah di posisi yang optimistis di tengah beragam sentimen isu global. Di antaranya isu kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (Fed Rate). 

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan 50 basis poin (bps) pada Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Negara Paman Sam pada 4 Mei mendatang. Perkiraan ini menyusul pernyataan Gubernur The Fed yang menargetkan untuk menekan inflasi Negara Adidaya tersebut kembali ke level 2 persen. 

Untuk diketahui, Departemen Tenaga Kerja AS pada pekan lalu mengumumkan indeks harga konsumen (inflasi) Negara Paman Sam melonjak hingga 8,5 persen secara tahunan pada Maret 2022. Angka inflasi ini merupakan yang tertinggi sejak 1981. 

Analisis Bareksa melihat pasar obligasi Indonesia kemungkinan akan kembali ke masa sebelum pandemi dengan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) acuan berada di level 7 - 7,2 persen. Hal tersebut sejalan dengan potensi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia mengikuti The Fed yang akan menaikkan suku bunganya secara agresif pada tahun ini. 

Analisis Bareksa juga memandang akan ada peralihan dana sementara dari investor obligasi ke pasar saham, sembari menunggu yield obligasi akan stabil. Dengan kondisi tersebut, Tim Investment Bareksa memutuskan untuk menaikkan risiko dari off menuju on dalam strategi investasi Robo Advisor Bareksa dengan lebih menitikberatkan pada saham (equity). 

Dengan target IHSG mencapai 7.500 - 7.700 pada tahun ini, strategi tersebut diharapkan akan mendongkrak kinerja portofolio smart investor dalam fitur Robo Advisor Bareksa

Baca : Suku Bunga Dolar AS akan Naik Lebih Agresif, Begini Strategi Robo Advisor Bareksa

Robo Advisor Bareksa adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. Robo advisor juga merupakan salah satu fasilitas yang sering digunakan dalam dunia investasi terutama di Amerika Serikat. Namun kini Bareksa telah menghadirkan robo advisor pertama yang berlisensi OJK. 

Keunggulan robo advisor yang dikembangkan Bareksa, ialah fitur ini menyediakan layanan perencanaan investasi otomatis, didukung oleh algoritma teori portofolio modern dan juga pengawasan manusia. Dengan pengawasan manusia inilah membuat Robo Advisor Bareksa bekerja sesuai dengan kondisi pasar terkini. 

Baca : Begini Jeroan Mandiri Investa Dana Utama, Reksadana Pendapatan Tetap Pilihan Robo Advisor Bareksa

Promo Robo Advisor Bareksa

Smart investor ingin memilih dan menghitung alokasi investasi di reksadana yang cocok dengan profil risiko? Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa di aplikasi Bareksa

Buat smart investor yang baru mau mencoba, atau sudah rutin menggunakan fitur Robo Advisor Bareksa, sedang ada promo berhadiah OVO Point senilai Rp30.000 untuk investor setia dan Rp50.000 untuk investor baru yang berinvestasi reksadana memakai fitur Robo Advsior di aplikasi Bareksa.

Baca juga : IHSG Cetak Rekor All Time High, Cuan Robo Advisor Bareksa Meroket

Tertarik? Catat minimal pembelian dan kode promonya ya. 

Investor Baru Robo Advisor Bareksa 

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi pertama sebesar Rp300.000

  • Kode Promo: COMBOAPR300  

Investor Setia Robo Advisor Bareksa

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi sebesar Rp 500.000

  • Kode Promo: COMBOAPR500

Kalau sudah tahu kode promonya, simak juga syarat dan ketentuan berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo COMBO April 2022

1. Periode promo berlaku dari tanggal 4 - 30 April 2022.

2. Promo ini berlaku untuk pembelian reksadana melalui Robo Advisor Bareksa menggunakan metode pembayaran apa saja dengan memasukkan kode promo yang dipilih

3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa.

4. Dana tidak boleh dicairkan hingga 30 Mei 2022.

5. Pastikan Nomor HP yang digunakan pada aplikasi OVO harus sama dengan nomor yang terdaftar di Bareksa

6. Investor yang memenuhi persyaratan berhak memenangkan hadiah

7. Pengumuman pemenang tanggal 16 Juni 2022 melalui sosial media Bareksa dan email kepada pemenang tersebut. 

8. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan.

9. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

10. Seluruh pajak hadiah atas promo ini akan ditanggung Bareksa.

11. Bareksa memiliki hak untuk dapat membatalkan pemenang atas hadiah dari promo ini jika pemenang nasabah terbukti melakukan kecurangan, pelanggaran terhadap hukum sehubungan dengan keikutsertaannya dalam promo ini atau tidak dapat dihubungi.

Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa. Investasi mudah sekaligus bisa raih hadiah. 

Baca juga : Keputusan The Fed Sesuai Ekspektasi Pasar, Ini Strategi Investasi Robo Advisor Bareksa

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.