Jurus Robo Advisor Bareksa Tangkis Gejolak Pasar Jelang Rilis Suku Bunga AS

Kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS akan diumumkan jelang akhir pekan ini
Abdul Malik • 14 Jun 2022
cover

Ilustrasi investor yang memantau kinerja Robo Advisor Bareksa di tengah gejolak pasar jelang rilis suku bunga acuan Bank Sentral AS. (Shutterstock)

Bareksa.com - Pada sesi I perdagangan hari ini (14/6/2022), pasar saham yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung bergerak mendatar, setelah sehari sebelumnya turun signifikan. IHSG ditutup naik tipis 0,015 persen di level 6.996,48. 

Data inflasi Amerika Serikat Mei 2022 yang dirilis pekan lalu, menunjukkan angka 8,6 persen, lebih tinggi dari ekspektasi, sehingga mendorong asumsi kenaikan suku bunga acuan AS akan lebih agresif dari perkiraan sebelumnya. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran potensi ancaman resesi semakin meningkat, sehingga menekan kinerja mayoritas pasar keuangan global, termasuk Indonesia.

Menurut analisis Bareksa, saat ini investor cenderung wait and see menunggu rilis data suku bunga acuan AS (Fed Rate) pada pekan ini yang diproyeksikan naik hingga 50 basis poin (bps) atau 0,5 persen. Seperti yang terjadi sebelumnya, jika Fed Rate naik, maka instrumen investasi saham dan obligasi global akan tertekan. Hal ini akan mengakibatkan penurunan mayoritas reksadana berbasis saham dan obligasi. Para pelaku pasar bahkan juga berasumsi Bank Sentral Negara Paman Sam bisa menaikkan suku bunga acuan 75 bps atau 0,75 persen bulan depan.

Baca juga : Terus Meroket, Pasar Robo Advisor Dunia Diprediksi Tembus Rp405 Triliun di 2022

Jurus Robo Advisor Bareksa

Selain itu, analisis Bareksa memperkirakan mayoritas suku bunga acuan bank sentral negara-negara di dunia berpeluang mengikuti kenaikan Fed Rate guna membendung lonjakan inflasi. Hal akan membuat rupiah berpotensi melemah, sebab Bank Indonesia belum menaikkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate (7DRRR) yang saat ini masih bertahan di 3,5 persen.

​Proyeksi penurunan pasar saham dan obligasi tersebut juga akan berdampak terhadap kinerja Robo Advisor Bareksa. Untuk menangkis dampak gejolak pasar saham dan obligasi dalam negeri, Robo Advisor Bareksa menyiapkan jurus jitu yakni melakukan strategi risk off kembali untuk menjaga imbal hasil para smart investor tetap atraktif. Selain itu Robo Advisor Bareksa juga secara aktif melakukan penyesuaian terhadap risk budget dalam setiap profil risiko yang dipilih oleh setiap nasabah. 

Produk reksadana yang dijadikan default Robo Advisor Bareksa juga masih sama. Untuk reksadana saham masih berfokus di sektor energi, serta saham kapitalisasi besar. Sementara untuk reksadana pendapatan tetap dipilih yang berbasis obligasi korporasi.

Baca : Suku Bunga Dolar AS akan Naik Lebih Agresif, Begini Strategi Robo Advisor Bareksa

Robo Advisor Bareksa adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. Robo advisor juga merupakan salah satu fasilitas yang sering digunakan dalam dunia investasi terutama di Amerika Serikat. Namun kini Bareksa telah menghadirkan robo advisor pertama yang berlisensi OJK. 

Keunggulan robo advisor yang dikembangkan Bareksa, ialah fitur ini menyediakan layanan perencanaan investasi otomatis, didukung oleh algoritma teori portofolio modern dan juga pengawasan manusia. Dengan pengawasan manusia inilah membuat Robo Advisor Bareksa bekerja sesuai dengan kondisi pasar terkini. 

Baca : Begini Jeroan Mandiri Investa Dana Utama, Reksadana Pendapatan Tetap Pilihan Robo Advisor Bareksa

Promo Robo Advisor Bareksa

Smart investor ingin memilih dan menghitung alokasi investasi di reksadana yang cocok dengan profil risiko? Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa di super app investasi Bareksa. 

Buat smart investor yang baru mau mencoba, atau sudah terbiasa rutin menggunakan fitur Robo Advisor Bareksa, sedang ada promo berhadiah voucher reksadana senilai Rp30.000 untuk investor setia dan Rp50.000 untuk investor baru yang berinvestasi reksadana memakai fitur Robo di aplikasi Bareksa.

Tertarik? Catat minimal pembelian dan kode promonya ya. 

Investor Baru Robo Advisor 

  • Hadiah Voucher reksadana Rp50.000

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi pertama sebesar Rp300.000

  • Kode Promo: COMBOJUNI300  

Investor Setia Robo Advisor

  • Hadiah Voucher reksadana Rp30.000

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi sebesar Rp 500.000

  • Kode Promo: COMBOJUNI500

Kalau sudah tahu kode promonya, simak juga syarat dan ketentuan berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo COMBO Juni 2022

  1. Periode promo berlaku dari tanggal 2 - 30 Juni 2022.

  2. Promo ini berlaku untuk pembelian reksadana melalui ROBO BAREKSA menggunakan metode pembayaran apa saja dengan memasukkan kode promo yang dipilih

  3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa.

  4. Dana tidak boleh dicairkan hingga 30 Juli 2022.

  5. Nasabah yang memenuhi persyaratan berhak memenangkan hadiah

  6. Pengumuman pemenang tanggal 18 Agustus 2022 melalui sosial media Bareksa dan email kepada pemenang tersebut.

  7. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan.

  8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

  9. Seluruh pajak hadiah atas promo ini akan ditanggung Bareksa.

  10. Bareksa memiliki hak untuk dapat membatalkan pemenang atas hadiah dari promo ini jika pemenang nasabah terbukti melakukan kecurangan, pelanggaran terhadap hukum sehubungan dengan keikutsertaannya dalam promo ini atau tidak dapat dihubungi.

Ayo terus investasi reksadana menggunakan Robo Advisor Bareksa dan raih hadiahnya.

Baca : Begini Jeroan Mandiri Investa Dana Utama, Reksadana Pendapatan Tetap Pilihan Robo Advisor Bareksa

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/AM)

​***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.