Begini Jeroan Mandiri Investa Dana Utama, Reksadana Pendapatan Tetap Pilihan Robo Advisor Bareksa

Reksadana pendapatan tetap Mandiri Investa Dana Utama memiliki skor 4 dari skala 5 dalam Barometer Bareksa
Abdul Malik • 09 Mar 2022
cover

Logo di Kantor Mandiri Manajemen Investasi. (dok. Mandiri Investasi)

Bareksa.com - Baru mau mulai investasi dan atau ingin melakukan diversifikasi investasi reksadana, tidak perlu kebinggungan lagi. Sebab Bareksa menyediakan fitur Robo Advisor Bareksa,yang membantu Anda mengatur portofolio.

Salah satu produk reksadana yang menjadi rekomendasi dalam Robo Advisor Bareksa adalah Mandiri Investa Dana Utama. Produk reksadana pendapatan tetap ini diterbitkan oleh Mandiri Manajemen Investasi (MMI) atau Mandiri Investasi pada 17 September 2007.

Apa alasan Mandiri Investa Dana Utama termasuk salah satu produk reksadana yang direkomendasikan oleh Robo Advisor Bareksa?

Tim Analis Bareksa mempertimbangkan pemilihan produk reksadana terutama berdasarkan Barometer Bareksa, yaitu penilaian produk reksadana berdasarkan data kinerja historikal, pandangan ke depan terkait aset underlying reksadana, serta tata kelola yang baik dari manajer investasi yang mengelola reksadana tersebut.

Menurut data per 7 Maret 2022, Mandiri Investa Dana Utama mencatat kinerja positif 1,12 persen dalam setahun terakhir dan 14,43 persen dalam 3 tahun terakhir. Sementara jika dilihat sejak pertama kali terbit, sudah tumbuh 144,44 persen.

Sumber: Bareksa

Reksadana pendapatan tetap Mandiri Investa Dana Utama memiliki skor 4 dari skala 5 dalam Barometer Bareksa, artinya mendekati sempurna. Di sisi lain menurut data per Februari 2022, nilai dana kelolaan (asset under management/AUM) reksadana pendapatan tetap ini mencapai Rp2,4 triliun, atau naik dibandingkan Januari yang senilai Rp2,35 triliun.

Sumber: Bareksa

Dalam fund fact sheet disebutkan Mandiri Investa Dana Utama bertujuan untuk memperoleh tambahan nilai yang maks imal dalam jangka panjang atas aktiva pemilik dana melalui strategi perdagangan aktif di pasar modal dan di pasar uang, sehingga diperoleh capital gain, diskonto, bunga maupun dividen dengan memperhatikan tingkat risiko atas suatu jenis investasi.

Produk reksadana pendapatan tetap yang memiliki bank kustodiannya Deutsche Bank AG ini, memiliki kebijakan investasi:

1. Minimum 80 persen dan maksimum 98 persen pada efek bersifat utang.
2. Minimum 2 persen dan maksimum 20 persen pada instrumen pasar uang.
3. Minimum 0 persen dan maksimum 18 persen pada efek bersifat ekuitas.

Adapun portofolio Mandiri Investa Dana Utama per Januari 2022 :

- Deposito Bank Maybank Indonesia Tbk.<br>- Deposito Bank Mega Tbk.
- Obligasi Bussan Auto Finance Tbk.<br>- Deposito Deutsche Bank Indonesia.
- Obligasi Indonesia Infrastructure Finance Tbk.<br>- Obligasi Pemerintah RI.
- Obligasi Permodalan Nasional Madani (Persero) Tbk.<br>- Obligasi Profesional Telekomunikasi Indonesia.
- Obligasi Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Tbk.
- Obligasi Tower Bersama Infrastructure Tbk.

Mandiri Investasi menetapkan minimum pembelian awal dan minimum penjualan kembali produk reksadana ini adalah Rp50.000.

Baca juga Pantau Porto Investasi Lebih Mudah, Ini Tampilan Baru Aplikasi Super App Bareksa

Robo Advisor adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. 

Robo Advisor Bareksa memberikan panduan dan pendampingan taktikal bagi investor berdasarkan algoritma dan fitur kecerdasan buatan yang dikombinasikan dengan strategi investasi yang dirumuskan tim analis Bareksa yang memiliki pengalaman panjang di bidang ini.

Investor akan mendapatkan rekomendasi alokasi produk reksadana dalam portofolio, yang disesuaikan dengan profil risikonya. Selain itu, pemilihan produk juga mempertimbangkan kondisi pasar. 

Pemilihan produk reksadana oleh Robo Advisor Bareksa berasal dari 15 manajer investasi (MI) terbaik. ​Robo Advisor Bareksa memberikan rekomendasi reksadana berdasarkan Barometer Bareksa Top 5 produk terbaik pada masing-masing kelasnya. 

Teknisnya, dari 15 MI tersebut kemudian dipilih produk terbaik per masing-masing kelas asetnya. Dalam pemilihan produk Bareksa juga secara aktif melakukan product due diligence dengan memperhatikan strategi dan portofolio reksadana untuk memperoleh produk terbaik.

Ke-15 manajer investasi tersebut yakni Schroder Investment Management Indonesia, Mandiri Manajemen Investasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia, BNP Paribas Asset Management, Danareksa Investment Management, Bahana TCW Investment Management, Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Principal Asset Management, Ashmore Asset Management Indonesia, BNI Asset Management, Sucor Asset Management, Sinarmas Asset Management, Eastspring Investments Indonesia, Trimegah Asset Management, Ciptadana Asset Management dan Syailendra Capital.

Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa sekarang mumpung ada Promo Combo. Buat investor baru maupun investor setia, ada hadiah OVO Points Rp30.000 dengan membeli reksadana menggunakan fitur Robo Advisor Bareksa.

(Martina Priyanti/AM)

* * * 

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.