Pasar Saham dan Obligasi Kompak Menguat, Investor Moderat - Agresif Cek Reksadana Ini

Penguatan terbatas IHSG seiring perkembangan kasus harian Covid-19 yang kembali menunjukkan penurunan dalam sepekan terakhir
Abdul Malik • 03 Aug 2021
cover

Ilustrasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang mempengaruhi kinerja pasar saham, SBN dan reksadana. (Shutterstock)

Bareksa.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas sekitar 0,43 persen ditutup di level 6.096,54. Menurut analisis Bareksa, penguatan terbatas IHSG seiring perkembangan kasus harian Covid-19 yang kembali menunjukkan penurunan dalam sepekan terakhir.

Hal tersebut mendorong kenaikan kinerja mayoritas reksadana saham dan reksadana indeks. Meski begitu, pemerintah juga kembali mengumumkan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021 yang diperkirakan masih akan memperlambat pemulihan ekonomi dan menahan pergerakan IHSG.

Di sisi lain, kenaikan tingkat daya beli masyarakat (inflasi) bulan Juli yang lebih baik dari perkiraan, yakni sekitar 1.52 persen secara tahunan (YoY), menjadi salah satu faktor pendorong kenaikan mayoritas harga obligasi. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 02/08/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat naik ke level 6,3 persen pada 02 Agustus 2021

Hal ini mendorong penguatan kinerja reksadana pendapatan tetap. Namun penurunan indeks manufaktur bulan Juli akibat implementasi PPKM Darurat mengindikasikan melambatnya aktivitas ekonomi, masih membayangi pergerakan pasar keuangan Indonesia.

Seiring kompaknya penguatan pasar saham dan obligasi, investor dengan profil risiko moderat dan agresif bisa mempertimbangkan beberapa produk reksadana saham, reksadana indeks dan reksadana pendapatan tetap berikut ini :

Imbal Hasil Reksadana 1 Tahun (per 2 Agustus 2021)

Reksadana Saham

BNP Paribas Pesona Syariah : 7,29 persen
Batavia Dana Saham Syariah : 2,25 persen

Reksadana Indeks

Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund : 2,32 persen
Principal Index IDX30 : -0,91 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

TRAM Strategic Plus : 9,05 persen
Schroder Dana Mantap Plus II : 5,43 persen

(Sigma Kinasih/AM)

​***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.