BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

Suku Bunga USD Turun, Investasi Reksa Dana USD Lebih Optimal

Hanum Kusuma Dewi16 Desember 2025
Tags:
Suku Bunga USD Turun, Investasi Reksa Dana USD Lebih Optimal
Ilustrasi investasi reksa dana Mandiri Money Market USD. (Photo by Karola G: Pexels)

Mandiri Money Market USD mencatat return 3,03% setahun terakhir (per 10 Desember 2025), empat kali lipat deposito dolar

Bareksa - Keputusan The Federal Reserve (The Fed) menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi momentum penting bagi investor yang memegang dana dalam denominasi US Dollar (USD). Penurunan ini membuat imbal hasil berbagai instrumen berbasis USD ikut melandai, terutama deposito. Karenanya, investor kini membutuhkan alternatif investasi dengan risiko rendah tetapi mampu memberikan potensi imbal hasil lebih optimal.

Salah satu pilihan menarik adalah reksa dana pasar uang USD, seperti Mandiri Money Market USD. Produk investasi ini menawarkan potensi return lebih tinggi dibanding deposito USD—bahkan di tengah penurunan suku bunga The Fed.

Mandiri Money Market USD

Dikelola oleh Mandiri Manajemen Investasi, salah satu manajer investasi terbesar dan berpengalaman di Indonesia, Mandiri Money Market USD berfokus pada instrumen pasar uang USD. Aset dasarnya terdiri dari deposito dolar berkualitas, instrumen pasar uang jangka pendek berdenominasi USD, serta efek bersifat utang jangka pendek dengan risiko relatif rendah.

Promo Terbaru di Bareksa

Karena berinvestasi di instrumen jangka pendek dan likuid, reksa dana pasar uang USD cocok untuk investor yang ingin menyimpan dolar dengan risiko minim, sambil tetap mengejar potensi hasil lebih baik dari deposito.

Grafik Pertumbuhan NAB Reksa Dana Mandiri Money Market USD

Illustration

Sumber: Bareksa, per 10 Desember 2025

Kinerja Reksa Dana Mandiri USD vs Deposito USD

Dalam setahun terakhir, return deposito USD berada di kisaran 1% per tahun sebelum pajak. Setelah dikurangi pajak bunga deposito (20%), return bersih yang diterima investor hanya sekitar 0,8% per tahun. Dengan penurunan suku bunga The Fed, peluang deposito USD naik menjadi semakin kecil, bahkan cenderung menurun.

Bagi investor yang mengandalkan deposito sebagai tempat penyimpanan dana USD, kondisi ini tentu kurang ideal. Di situlah reksa dana pasar uang USD dapat menjadi pilihan.

Sementara itu, dalam 12 bulan terakhir, Mandiri Money Market USD membukukan return bersih 3,03% (per 10 Desember 2025), jauh lebih tinggi dibanding deposito USD yang hanya menghasilkan 0,8% (net) setahun.

Illustration

Deposito Valas di Bank BUMN setelah pajak, data per 10 Desember 2025, Sumber: Bareksa

Perbedaan ini sangat signifikan, terutama bagi investor yang memegang dana USD dalam jumlah besar. Momentum penurunan Fed Rate juga berpotensi menjaga selisih kinerja ini tetap menarik, karena deposito USD kemungkinan tidak kembali menawarkan tingkat bunga yang tinggi dalam waktu dekat.

Keunggulan Mandiri Money Market USD

Produk ini menawarkan sejumlah manfaat yang membuatnya menarik sebagai alternatif deposito:

1. Potensi imbal hasil lebih tinggi

Return historis mengungguli deposito USD yang masih rendah, apalagi setelah dipotong pajak.

2. Risiko rendah dan likuiditas tinggi

Instrumen pasar uang USD memiliki volatilitas rendah serta bisa dicairkan kapan saja melalui aplikasi reksa dana Bareksa.

3. Tidak ada pajak final 20% seperti deposito

Seluruh return yang tercatat di reksa dana merupakan imbal hasil bersih (net) yang secara langsung tercermin pada nilai investasi investor.

4. Pengelolaan profesional

Dikelola oleh tim berpengalaman dari Mandiri Investasi dengan strategi konservatif namun optimal.

Cocok untuk Investor yang Mana?

Mandiri Money Market USD sangat cocok untuk:

  • Investor yang memegang dana USD dan menginginkan return lebih baik dari deposito

  • Investor konservatif hingga moderat yang membutuhkan instrumen rendah risiko

  • Investor yang menunggu momentum untuk masuk ke instrumen USD lain seperti obligasi USD

  • Investor yang punya tujuan investasi dalam nilai tukar USD, seperti liburan atau pendidikan ke luar negeri

  • Investor yang butuh instrumen “parkir dana” dalam USD sebelum mengambil keputusan investasi lebih besar

Fed Rate Turun, Saatnya Optimalkan Aset Dolar Kamu

Penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 bps membuat return deposito USD cenderung menurun dan kurang menarik. Di tengah kondisi tersebut, Mandiri Money Market USD menjadi pilihan yang lebih cermat untuk mengelola dana USD. Dengan return 3,03% dalam setahun dan risiko rendah, reksa dana pasar uang USD ini menawarkan keseimbangan ideal antara stabilitas, likuiditas, dan imbal hasil.

Saatnya optimalkan dana USD kamu dengan pilihan yang lebih menarik.

Beli Mandiri Money Market USD

(ADV)

***

DISCLAIMER

Konten bersponsor. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksa dana. PT Mandiri Manajemen Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.209,86

Up0,28%
Up4,73%
Up0,28%
Up9,35%
Up19,65%
Up10,89%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.190,02

Up0,44%
Up4,06%
Up0,44%
Up8,86%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.161,96

Up0,58%
Up4,46%
Up0,58%
Up8,86%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.048,61

Up0,10%
-
Up0,10%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua