Baru 2 Bulan Diluncurkan, OVO Invest Diserbu 250.000 Investor

Investor memilih untuk berinvestasi di OVO Invest karena mengunggulkan fitur pencairan dana yang mudah
Abdul Malik • 31 Mar 2021
cover

Fitur OVO Invest di aplikasi OVO. (Bareksa)

Bareksa.com - OVO, platform pembayaran digital mencatat jumlah investor baru yang cukup signifikan di masa pandemi Covid-19, yakni sebanyak 250.000 orang. Hal ini seiring dengan peningkatan literasi keuangan di industri reksadana.

Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit mengatakan, sebagai salah satu platform pembayaran digital, OVO bersama dengan Bareksa memasarkan produk reksadana pasar uang milik PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Manulife OVO Bareksa Likuid.

Produk ini bisa dibeli dengan modal hanya Rp10.000 dan dapat diakses di layanan OVO Invest.

Harumi menyebutkan, investor memilih untuk berinvestasi di OVO Invest karena mengunggulkan fitur pencairan dana yang mudah. Selain itu, 61 persen nasabah memilih layanan tersebut karena pergerakan transaksinya dapat dengan mudah dimonitor di aplikasi OVO.

“Kami sangat gembira melihat performa reksadana pasar uang MOBLI sejak pertama diluncurkan di akhir Januari 2021 hingga kini, di mana jumlah investor telah menembus 250.000 orang hanya dalam kurun waktu dua bulan," jelas Harumi dalam keterangan resmi, Rabu (31/3).

Harumi melanjutkan, kebanyakan investor yang menggunakan fitur 'Invest' di aplikasi OVO dan membeli MOBLi adalah investor pemula dengan usia rata-rata 26 tahun. Mereka adalah tipe investor dengan risiko rendah dan dananya dikelola oleh manajer investasi yang terkemuka dan handal.

“Ketika berinvestasi tujuan investor tentunya untuk memperoleh keuntungan. Keuntungan, baik itu tinggi maupun rendah berbanding lurus dengan risikonya. Hal ini berarti apabila keuntungan yang didapat tinggi, maka risikonya pun tinggi. Begitupun sebaliknya, untuk para investor pemula yang cenderung lebih memilih investasi risiko rendah, produk reksadana pasar uang MOBLI bisa menjadi pilihan yang tepat,” lanjut Harumi.  

Tepat Bagi Investor Pemula

Di sisi lain, Pakar Keuangan Dani Rachmat menjelaskan, berinvestasi di reksadana pasar uang bisa menjadi pilihan yang tepat untuk investor pemula.

Namun, Dani mengingatkan investor juga harus paham profil risiko dahulu sebelum berinvestasi. Pasalnya, hal ini penting untuk menjadi panduan bagi investor untuk berinvestasi ke depannya.

“Investasi itu kan hitungan dari untung dan rugi. Profil risiko penting untuk mengetahui bagaimana perasaan kita saat berinvestasi bisa senang karena bisa beli di harga yang lebih murah atau takut karena investasinya malah turun. Dengan memahami profil risiko bisa menjadi panduan untuk menentukan besaran dan produk investasi yang dipilih. Selain itu, tujuan memahami profil risiko adalah untuk kita menentukan portofolio kita ke depannya,” jelas Dani.

Menurut Dani, ada enam profil risiko dari seorang investor, yakni ekstra konservatif, konservatif, moderat, seimbang, agresif dan ekstra agresif.

Untuk investor ekstra konservatif bisa menempatkan sekitar 90 persen dananya di instrumen pasar uang dan 10 persen di pendapatan tetap. Sementara untuk yang ekstra agresif bisa memilih 80 persen hingga 100 persen di saham.

Namun Dani juga mengingatkan agar investor tetap berhati-hati dalam memilih manajer investasi karena dana yang ditempatkan di reksadana akan dikelola oleh manajer investasi.

Apabila salah dalam memilih manajer investasi, investor malah mendapatkan buntung bukan untung. Karena itu, Dani menilai penting kiranya untuk mengecek riwayat manajer investasi, berapa dana yang mereka kelola dan perkembangan NAB dan kinerja secara historis.

“Risiko tidak bisa dihilangkan, hanya bisa diminimalisir. Semua investasi itu ada risikonya apapun jenis investasinya. Risiko dan keuntungan itu berjalan beriringan. Beberapa tips analisa risiko bagi pemula dari saya antara lain ketahui profil risiko, tentukan horizon investasi, pergunakan jasa profesional dan pilih produk yang sesuai,” papar dia.

Guna semakin mendorong pengguna untuk mulai mencoba berinvestasi, OVO juga menghadirkan promo pada layanan Investasinya berupa cashback hingga 120 ribu OVO Points yang mulai berlaku dari 25 Maret hingga 5 April 2021.

Detil lengkap dan ketentuan promo tersebut dapat dilihat langsung oleh pengguna melalui aplikasi OVO.

(K09/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa, klik di sini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.