Berita / SBN / Artikel

SBR011 Segera Terbit Mei 2022, Apa Beda SBN Ritel Seri SBR dan ORI?

SBR dan ORI sama-sama 100 persen dijamin oleh negara sehingga bebas risiko gagal bayar
Bareksa • 11 May 2022
cover

Ilustrasi investor wanita muda sedang berpikir tentang investasi dan belajar dari buku. (shutterstock)

Bareksa.com -Surat Berharga Negara (SBN) diterbitkan oleh pemerintah untuk membiayai anggaran negara. SBN bisa menjadi instrumen investasi bagi pemegangnya (investor), karena bisa memberikan keuntungan atau imbal hasil.

Buat investor ritel atau individu, SBN diterbitkan dengan cara penawaran (non-lelang) terbuka bagi publik, sehingga disebut sebagai SBN ritel. Ada dua jenis SBN ritel dengan pengelolaan konvensional, yakni Savings Bond Ritel (SBR) dan Obligasi Nasional Ritel Indonesia (ORI).

Terbaru, SBR011 akan ditawarkan oleh pemerintah selama periode 25 Mei - 16 Juni 2022 (tentatif). SBR akan memberikan keuntungan berupa kupon atau imbal hasil dengan sistem floating with floor, alias bisa naik tetapi tidak bisa turun dari batas minimal. 

Baca juga Jangan Habiskan THR Lebaran, SBN Ritel Seri SBR011 Segera Terbit

Apa perbedaan SBR dan ORI?

Kedua instrumen ini sama-sama diterbitkan oleh pemerintah karena termasuk dalam jenis SBN ritel. Baik pokok maupun kuponnya 100 persen dijamin oleh negara sehingga bebas risiko gagal bayar. Berikut sejumlah perbedaan fitur SBR dan ORI:

1. Tenor

Jangka waktu SBR lebih pendek yaitu hanya 2 tahun, sedangkan jangka waktu ORI adalah 3 tahun.

2. Kupon

SBR memiliki tingkat kupon mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) yang mengacu pada BI 7-Day (Reverse) Repo Rate + selisih atau spread dan disesuaikan setiap 3 bulan, sedangkan ORI memberikan kupon tetap (fixed) hingga jatuh tempo.

3. Perdagangan di pasar sekunder

SBR tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi memiliki fasilitas early redemption. Sementara itu, ORI dapat diperdagangkan di pasar sekunder antar investor domestik (WNI) baik kepada individu maupun institusi.

4. Potensi Capital Gain

Karena ORI diperdagangkan di pasar sekunder, ada potensi keuntungan dari selisih harga untuk investor yang membeli di harga rendah dan menjual di harga tinggi. Potensi capital gain ini tidak ada pada SBR.

Namun, pemerintah menyediakan fasilitas pencairan dana sebelum jatuh tempo atau early redemption untuk SBR bagi investor yang berminat. Early redemption adalah pilihan dan bisa diambil dengan sejumlah syarat.

Fasilitas early redemption hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal pembelian Rp2 juta, dan jumlah maksimal yang dapat diajukan untuk early redemption adalah 50 persen dari setiap pemesanan pembelian.

Tabel Perbedaan SBR dan ORI

 


SBR

ORI

Sifat instrumen

Surat Berharga Negara (pernyataan surat utang)

Surat Berharga Negara (pernyataan surat utang)

Tenor (jatuh tempo)

2 tahun

3 tahun

Kupon/bunga

floating with floor, dibayar tiap bulan

tetap, dibayar tiap bulan

Perdagangan di pasar sekunder

tidak bisa, tapi ada opsi early redemption

bisa diperdagangkan

Potensi Capital gain

Tidak ada

Ada

Jaminan pemerintah

ada 100%

ada 100%

 Sumber: Kemenkeu, diolah Bareksa

Baca juga Tutorial Cara Jual SBN ORI021 di Pasar Sekunder

(hm)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Investasi Sekarang

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan ​penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.

Baca juga Siap-Siap Beli SBR011, Daftar SBN Ritel di Bareksa Sekarang