Berita / SBN / Artikel

Tutorial Cara Jual SBN ORI021 di Pasar Sekunder

Bareksa bekerja sama dengan Binaartha Sekuritas untuk Perdagangan SBN
Hanum Kusuma Dewi • 21 Apr 2022
cover

Ilustrasi investor SBN sedang melakukan penjualan ORI021 di pasar sekunder secara online. (shutterstock)

Bareksa.com - Ada dua jenis Surat Berharga Negara (SBN) ritel yang bersifat tradable, alias bisa diperdagangkan di pasar sekunder, yaitu Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Negara Ritel (SR). Sehingga, smart investor yang memiliki ORI atau SR tidak perlu menunggu jatuh tempo 3 tahun setelah pembelian untuk mencairkannya. 

Seri terbaru yang baru saja dapat diperdagangkan pada tahun ini adalah ORI021. Setelah penawaran pada 24 Januari - 17 Februari 2022, setelmen ORI021 adalah pada 23 Februari 2022. Pembayaran kupon pertama ORI021 pada 15 April 2022 (long coupon). 

Setelah pembayaran kupon pertama ORI021, smart investor Bareksa bisa langsung menjual ORI021 di pasar sekunder. Untuk perdagangan ORI dan SBN ritel tradable lainnya, Bareksa bekerja sama dengan Binaartha Sekuritas. 

Baca juga SBN Ritel Pertama 2022, Ini Jadwal Penetapan Kupon hingga Masa Penawaran ORI021

Bagaimana cara menjual ORI021 atau SBN ritel tradable lainnya di pasar sekunder? Berikut tutorial cara menjual SBN ritel tradable di pasar sekunder. 

Ada dua langkah yang perlu dipahami smart investor Bareksa untuk dapat memperjualbelikan SBN di pasar sekunder. Langkah pertama, smart investor perlu membuat RDN (Rekening Dana Nasabah) yang akan digunakan untuk bertransaksi efek di Binaartha Sekuritas.

Langkah kedua, setelah memiliki RDN, smart investor bisa masuk (login) ke platform perdagangan SBN yang dikelola Binaartha dan selanjutnya bisa melakukan penjualan SBN secara online. 

Baca juga Ini Jadwal Penawaran hingga Kupon Pertama Sukuk Ritel SR016

Tutorial Penjualan SBN di Pasar Sekunder

Langkah Pertama: Membuat RDN

1. Email Permohonan Penjualan

Smart investor Bareksa perlu mengirimkan email ke CS Bareksa ([email protected]) dan menginformasikan berminat menjual SBN. Smart investor juga perlu melengkapi data berupa nama, NIK, Nomor CIF, dan Nomor SID. 

Template email permohonan penjualan SBN seperti berikut: 

To: [email protected] 

Subject: Penjualan SBN (ORI021)

Body text: 

Dear Tim CS, 

Mohon dibantu untuk memproses penjualan SBN ritel ORI021 saya di pasar sekunder

Nama: 

NIK: 

Nomor CIF:

Nomor SID:

2. Konfirmasi CS

Di hari yang sama, CS Bareksa akan membalas permintaan penjualan SBN dengan membuatkan RDN terlebih dahulu. Pembuatan RDN membutuhkan waktu maksimal dua hari kerja. 

3. Email e-statement

Investor akan menerima email e-statement pembukaan RDN BCA beserta nomor rekening. 

4. Terima User ID

Dalam e-mail terpisah, setelah pembukaan RDN, investor akan menerima credentials yaitu User ID dan password untuk masuk ke platform perdagangan SBN di Binaartha Fixed Income Trading System (fitsonline.binaartha.com). Selain itu, investor juga menerima passkey/secret key yang khusus digunakan untuk bertransaksi di dalam platform fitsonline.binaartha.com. 



​​
Langkah Kedua: Transaksi SBN di Pasar Sekunder

Setelah investor memiliki RDN, investor dapat mengakses ​https://fitsonline.binaartha.com/ dan melakukan transaksi penjualan SBN

1. Login

Akses halaman https://fitsonline.binaartha.com/ 

Lalu, masukkan User ID dan password



​​
2. Cek Portofolio

Di halaman Home, investor bisa melihat seri SBN yang dimiliki yang berwarna hijau, dan seri SBN yang tersedia untuk dibeli berwarna biru. 

Investor juga dapat mengecek kepemilikan SBN di halaman My Portfolio. Pilih seri SBN yang ingin dijual, lalu klik tombol Sell.

3. Isi Form Penjualan

Isi form penjualan berupa face value atau nilai nominal SBN yang ingin dijual. Minimal penjualan SBN adalah 1 unit atau dengan face value Rp1 juta. Setelah itu, klik tombol Check Quote



​​4. Cek Harga

Berdasarkan form yang telah diisi sebelumnya, akan tampil harga SBN yang dalam hal ini ditunjukkan dalam persen. Misalnya harga 100,0000 artinya 100 persen dari harga par (harga saat penawaran). Artinya, bila investor menjual 1 unit, harganya sama dengan Rp1 juta. 

Bila harga 101,0000 artinya 101 persen dari harga par, sehingga harganya menjadi Rp1.010.000. 

Kemudian, interest adalah kupon berjalan dalam rupiah, dan akan ditambahkan dalam nilai transaksi. 

Setelah mengetahui harga, investor bisa memasukkan Secret Key dan klik Process. Maka, penjualan SBN akan diproses. 

5. Setelmen

Setelah transaksi penjualan SBN diproses, setelmen untuk SBN ritel yang dilakukan pada hari kerja (pukul 9:00 - 15:00 WIB) akan dilakukan pada hari yang sama (T+0). Transaksi SBN ritel di luar hari dan jam kerja akan dilakukan setelmen pada T+1, atau satu hari kerja bursa setelah transaksi. Bila investor ingin menarik dana tersebut, bisa melakukan withdraw dari RDN dan akan ditransfer ke rekening investor. 

Investasi Sekarang

***
Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan ​penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional). Baca juga ​Siap-siap ORI021 Akan Segera Terbit, Ini Cara Daftar SBN Ritel di Bareksa

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.