BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: SGER, TOWR & PWON, IHSG Berpeluang Lanjut Menguat?

12 Oktober 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: SGER, TOWR & PWON, IHSG Berpeluang Lanjut Menguat?
Ilustrasi menara telekomunikasi milik PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). (Dok. Perusahaan)

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 12 Oktober 2026 menyoroti SGER, TOWR, dan PWON sebagai pilihan quick trade jangka pendek. IHSG diprediksi berpeluang ditutup lebih tinggi.

Bareksa – Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (12/10/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,04% ke 6.094 pada Jumat (9/10/2026), diiringi beli bersih (net buy) investor asing Rp30 miliar.

Penguatan dipimpin sektor industri (1,51%), infrastruktur (1,15%), serta transportasi dan logistik (1,08%). AMMN, TLKM, dan BBRI menjadi penggerak utama indeks, sementara rupiah menguat 15 poin ke Rp17.883/US$.

Dari global, bursa saham AS menguat ditopang optimisme laba emiten kuartal III 2026, meski indeks keyakinan konsumen Universitas Michigan turun ke level terendah lima bulan dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun naik ke 5,24%. Harga emas naik 1,49% ke US$4.194,2 per ons, sementara Brent naik 0,42% ke US$104,7 per barel. Untuk Senin (12/10/2026), IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5.995–6.216 dengan bias positif.

Promo Terbaru di Bareksa

Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.

Strategi: Quick Trade Memanfaatkan Momentum Kenaikan Jangka Pendek

1. SGER – PT Sumber Global Energy Tbk

  • Harga Terakhir: Rp775 (9/10/2026)

  • Target Harga: Rp815–840

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp725

  • Range Beli: Rp740–765

  • Prioritas Entry: Rp740–745

Analisis: Saham SGER naik 1,97% dan ditutup di level tertinggi 20 hari dengan volume transaksi 1,9 kali rata-rata 20 hari. Harga berada di atas MA20 (rata-rata harga 20 hari) Rp725 dan MA50 Rp655, mengindikasikan tren naik terkonfirmasi. RSI (indikator kekuatan momentum harga) di level 54,73 mencerminkan ruang kenaikan yang masih terbuka.

Beli Saham SGER di Sini

2. TOWR – PT Sarana Menara Nusantara Tbk

  • Harga Terakhir: Rp458 (9/10/2026)

  • Target Harga: Rp482–496

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp396

  • Range Beli: Rp440–452

  • Prioritas Entry: Rp440–442

Analisis: Saham TOWR melonjak 5,53% ke level tertinggi 20 hari dan sudah menguat 10,1% dalam 5 hari. Harga berada di atas MA20 Rp420 dan MA50 Rp430, mengindikasikan tren naik terkonfirmasi. RSI 60,1 mencerminkan momentum beli yang kuat, namun belum masuk area jenuh beli (overbought).

Beli Saham TOWR di Sini

3. PWON – PT Pakuwon Jati Tbk

  • Harga Terakhir: Rp268 (9/10/2026)

  • Target Harga: Rp282–290

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp246

  • Range Beli: Rp256–264

  • Prioritas Entry: Rp256–258

Analisis: Saham PWON naik 0,75% dan menguat 4,69% dalam 5 hari dengan volume 1,4 kali rata-rata 20 hari. Harga berada di atas MA20 Rp264 dan tipis di atas MA50 Rp266, mengindikasikan tren naik mulai terkonfirmasi. RSI 54,69 menunjukkan ruang kenaikan masih terbuka, dengan resistance terdekat di Rp278.

Beli Saham PWON di Sini

Ringkasan Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa 12/10/2026

Kode Saham

Strategi

Harga Terakhir

Target Harga

Batas Rugi (Stop Loss)

SGER

Quick Trade

Rp775

Rp815–840

Rp725

TOWR

Quick Trade

Rp458

Rp482–496

Rp396

PWON

Quick Trade

Rp268

Rp282–290

Rp246

Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 9/10/2026

Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar

Berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas Asia (12/10/2026), IHSG masih berada dalam tren turun yang lebih besar dan bergerak di bawah rata-rata 55 hari yang menjadi resistance di sekitar 6.400–6.450. Namun, indeks mendekati area pembentukan dasar di sekitar 5.970–6.000. Untuk 12/10/2026, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5.995–6.216 dengan peluang ditutup lebih tinggi.

Dari sisi makro, defisit APBN hingga September 2026 melebar ke 1,24% PDB. Ciptadana memperkirakan penerimaan pajak berpotensi di bawah target dan memproyeksikan defisit 2026 mencapai 2,9% PDB.

Dari komoditas, ekspor minyak sawit Agustus naik 12,56% secara bulanan dan permintaan biodiesel meningkat, yang dinilai dapat menopang harga CPO. Ciptadana mempertahankan rekomendasi buy untuk LSIP dengan target harga Rp2.170.

Dari emiten, MEDC sepakat mengakuisisi 10% hak partisipasi di empat blok migas Cekungan Kutai dari Eni, yang dinilai Ciptadana positif secara strategis. Sementara itu, BUMI disebut menjadi kandidat terkuat untuk mengakuisisi 91% saham Kideco milik INDY dengan nilai lebih dari US$1 miliar.

Faktor Risiko Utama

  • Tren besar IHSG masih turun. Pembentukan dasar belum terkonfirmasi, dan penembusan di bawah 5.970 dapat membuka risiko penurunan lanjutan.

  • Rawan aksi ambil untung. TOWR sudah naik 10,1% dalam sepekan, sementara SGER dan TOWR berada di level tertinggi 20 hari.

  • Sektor properti sensitif terhadap suku bunga. PWON termasuk saham properti, sektor yang paling terdampak jika suku bunga bertahan tinggi.

Kesimpulan

Tim Analis Bareksa menyoroti SGER, TOWR, dan PWON sebagai pilihan quick trade jangka pendek pada 12 Oktober 2026. Area prioritas entry yang dapat dicermati adalah Rp740–745 untuk SGER, Rp440–442 untuk TOWR, dan Rp256–258 untuk PWON. Disiplin menerapkan batas rugi tetap menjadi kunci pengelolaan risiko.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

***

D​ISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Mengapa SGER, TOWR, dan PWON dipilih hari ini?

Ketiganya bergerak di atas MA20 dan MA50 dengan RSI di kisaran 54–60, yang mengindikasikan tren naik dan momentum beli yang menguat.

Mengapa IHSG diprediksi berpeluang menguat hari ini?

Ciptadana menilai IHSG mendekati area pembentukan dasar di sekitar 5.970–6.000, dengan bias positif dalam kisaran 5.995–6.216.

Apa arti defisit APBN 1,24% PDB?

Artinya belanja negara lebih besar dari pendapatan, dengan selisih setara 1,24% dari produk domestik bruto. Ciptadana memperkirakan defisit akhir 2026 mencapai 2,9% PDB, masih di bawah batas 3%.

Apa yang dimaksud prioritas entry?

Prioritas entry adalah area harga di kuartal bawah range beli. Membeli di area ini memberi rasio potensi untung terhadap risiko (risk/reward) yang lebih baik.

Mengapa harga CPO berpeluang menguat?

Ekspor minyak sawit dan permintaan biodiesel yang meningkat dapat memperketat pasokan, meski pertumbuhan produksi menjadi faktor penahan.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WMI dan WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.258,96

Up0,80%
Up3,71%
Up4,35%
Up6,05%
Up23,71%
Up19,62%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.211,61

Up0,53%
Up3,51%
Up4,88%
Up6,33%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.217,48

Up0,50%
Up1,70%
Up2,76%
Up4,12%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.040,97

Down-0,13%
Down-0,77%
Down-0,63%
Up2,06%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua