ST017 T4

Sukuk Tabungan • Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)
06 Nov 2026
Pembukaan Seri*
02 Des 2026
Penutupan Seri*
Mengambang
Tipe Kupon
*Tanggal tentatif mengikuti keputusan Kemenkeu.

Yuk, beli SBN online via aplikasi Android dan iOS Bareksa! Mudah dan cepat 👍🏽

Google PlayApp Store
img

Cara Beli ST017 T4 di Bareksa

Selengkapnya
Pilih SBN di Homepage Bareksa
  • 1) Klik Icon SBN
  • 2) Klik Beli Sekarang
  • 3) Masukkan Nominal
  • 4) Lakukan Pembayaran

Mengenal Sukuk Tabungan (ST)

ST adalah obligasi pemerintah yang dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur judi dan riba, serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional MUI. Dana hasil penerbitan digunakan untuk pembelian hak manfaat barang milik negara dan pengadaan proyek. Imbalan (kupon) berasal dari keuntungan hasil kegiatan investasi tersebut.
Sesuai Prinsip Syariah

Sesuai Prinsip Syariah

Menggunakan akad wakalah, pernyataan halal dari DSN-MUI.
Bisa Early Redemption

Bisa Early Redemption

Dengan minimal kepemilikan Rp 2 juta, maksimal 50% dari totalnya.
Nilai Pemesanan

Nilai Pemesanan

Rp 1 juta - Rp 1 miliar. Maksimal pemesanan 1 miliar.
Penerimaan Kupon

Penerimaan Kupon

Kupon dengan floating rate (mengambang) dibayar tiap bulan.

Cara Kerja ST

Contoh kasus pembelian instrumen ST oleh Budi
1

Pembelian selama masa penawaran

Tiap instrumen memiliki periode masa penawaran. Budi membeli ST obligasi online sebanyak Rp 10.000.000.
2

Pencatatan SBN atas nama investor

Satu minggu setelah masa penawaran berakhir, Kemenkeu akan melakukan pencatatan surat berharga atas nama Budi.
3

Pengiriman surat kepemilikan

Paling lambat dua minggu setelah pencatatan, surat kepemilikan akan diterima oleh Budi melalui e-mail.
4

Pembagian kupon imbal hasil rutin

Kupon yang sudah dipotong pajak akan langsung dikirimkan ke rekening Budi rutin tiap bulannya hingga jatuh tempo selama 4 tahun.
5

Pencairan awal

Setelah setahun, Budi memiliki pilihan untuk mencairkan maksimal 50% dari total pembeliannya yaitu sebesar Rp 5.000.000.
6

Jatuh tempo

Pada tanggal jatuh tempo, sisa kepemilikan dan imbal hasil yang tersisa otomatis dikirimkan ke rekening Budi.

Sering Ditanyakan

Kapan ST017 dibuka?
ST017 ditawarkan mulai 6 November 2026 sampai 2 Desember 2026 (tentatif, mengikuti keputusan Kementerian Keuangan). Pemesanan di Bareksa dibuka sejak hari pertama penawaran.
Kupon resmi ST017 diumumkan Kementerian Keuangan saat pembukaan penawaran. Halaman ini diperbarui begitu kupon resmi keluar.
Minimal Rp1.000.000 dengan kelipatan Rp1.000.000. Maksimal Rp5 miliar untuk ST017T2 dan Rp5 miliar untuk ST017T4.
Bisa, melalui fasilitas early redemption pada periode yang ditetapkan pemerintah. Syaratnya memiliki ST017 minimal Rp2.000.000 (2 unit), dan yang bisa dicairkan maksimal 50% dari setiap pemesanan pembelian. ST017 tidak bisa diperjualbelikan di pasar sekunder.
Ya. ST017 adalah Surat Berharga Syariah Negara dengan akad wakalah (wakalah bil istitsmar): investor mewakilkan dananya kepada Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia untuk diinvestasikan pada kegiatan yang menghasilkan keuntungan. Pernyataan kesesuaian syariah dari DSN-MUI untuk ST017 diterbitkan bersama memorandum informasi.
Ya, kupon dikenakan PPh final 10%, lebih rendah dibanding pajak bunga deposito 20%. Kupon yang diterima sudah dipotong pajak.

Masih Bingung Soal SBN?