Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: PWON, ACES, SMRA, IHSG Berpeluang Lanjut Rebound
Tim Analis Bareksa merekomendasikan quick trade PWON, ACES, dan SMRA pada 21 Oktober 2026. Simak harga beli, target keuntungan, batas rugi, dan prediksi IHSG.

Tim Analis Bareksa merekomendasikan quick trade PWON, ACES, dan SMRA pada 21 Oktober 2026. Simak harga beli, target keuntungan, batas rugi, dan prediksi IHSG.
Bareksa – Tim Analis Bareksa merekomendasikan strategi perdagangan jangka pendek (quick trade) pada tiga saham, yakni Pakuwon Jati (PWON), Aspirasi Hidup Indonesia (ACES), dan Summarecon Agung (SMRA) untuk Rabu (21/10/2026). Ketiganya menunjukkan peluang pemulihan harga setelah tekanan pasar, meski kekuatan tren masing-masing masih berbeda.
Rekomendasi tersebut muncul setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 5,65% ke 5.279 pada Selasa (20/10). Namun, investor asing masih mencatat jual bersih Rp2,2 triliun, sehingga peluang kenaikan tetap perlu diimbangi pengelolaan risiko.
Menurut riset Ciptadana Sekuritas, IHSG hari ini diperkirakan bergerak dalam rentang support 5.125 dan resistance 5.405. IHSG masih berpeluang melanjutkan kenaikan dalam jangka pendek. Meski demikian, pemulihan tersebut belum sepenuhnya mengubah tren penurunan yang berlangsung sebelumnya.
Promo Terbaru di Bareksa
Investor perlu memperhatikan pergerakan IHSG di sekitar support 5.125. Jika tekanan jual kembali meningkat, risiko pelemahan lanjutan tetap terbuka. Sebaliknya, kemampuan IHSG mendekati dan menembus resistance 5.405 dapat menjadi tanda membaiknya momentum perdagangan jangka pendek.
Rekomendasi Saham PWON, ACES, dan SMRA
Berikut level perdagangan jangka pendek yang disusun Tim Analis Bareksa berdasarkan data penutupan 20 Oktober 2026.
Saham | Harga Terakhir | Area Beli | Target Jual | Batas Rugi |
|---|---|---|---|---|
PWON | Rp270 | Rp266 | Rp284–292 | Rp264 |
ACES | Rp334 | Rp320–330 | Rp352–362 | Rp312 |
SMRA | Rp244 | Rp242 | Rp256–264 | Rp238 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 20 Oktober 2026
PWON: Quick Trade di Rp266
Saham PWON naik 6,3% menjadi Rp270 pada perdagangan Selasa (20/10), setelah sempat tertekan dalam beberapa sesi sebelumnya. Secara teknikal, PWON kembali berada di atas rata-rata harga 20 hari (MA20) pada Rp266 dan sedikit di atas MA50 pada Rp268. Kondisi ini memberikan sinyal awal pemulihan, meskipun belum menunjukkan tren kenaikan yang kuat.
Indikator Relative Strength Index (RSI) sebesar 47,12 juga menunjukkan momentum mulai membaik, tetapi masih membutuhkan konfirmasi. Tim Analis Bareksa menyarankan quick trade ketika harga terkoreksi mendekati Rp266, dengan target keuntungan Rp284–292 dan batas rugi Rp264.
Area beli: Rp266
Support: Rp266–264
Resistance: Rp284–292, berikutnya Rp294
Target keuntungan: Rp284–292
Batas rugi: Rp264
Posisi batas rugi yang sangat dekat dengan area beli membuat PWON memerlukan disiplin eksekusi. Pergerakan harga yang cepat atau perbedaan harga transaksi dapat memengaruhi hasil perdagangan.
ACES: Quick Trade di Rp320–330
ACES menguat 3,73% menjadi Rp334 pada Selasa (20/10), melanjutkan kenaikan 3,09% dalam lima hari perdagangan. Harga saham kini sedikit di atas MA20 pada Rp332, tetapi masih berada di bawah MA50 pada Rp342. Artinya, tren jangka pendek mulai membaik, sementara tren menengah belum sepenuhnya pulih. RSI sebesar 53,09 menunjukkan momentum beli mulai menguat.
Tim Analis Bareksa merekomendasikan pembelian secara selektif saat harga turun ke kisaran Rp320–330, terutama di sekitar Rp320–322 untuk mendapatkan perbandingan potensi keuntungan dan risiko yang lebih baik.
Area beli: Rp320–330
Prioritas pembelian: Rp320–322
Support: Rp330–320
Resistance: Rp352–362, berikutnya Rp366
Target keuntungan: Rp352–362
Batas rugi: Rp312
Dari sisi kinerja usaha, Ciptadana Sekuritas melaporkan pertumbuhan penjualan gerai sejenis (same-store sales growth/SSSG) ACES sebesar 2,4% secara tahunan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Penjualan indikatif ACES juga mencapai sekitar Rp6,8 triliun, naik 7,1% secara tahunan, ditopang ekspansi gerai dan pertumbuhan penjualan toko yang sudah beroperasi.
SMRA: Quick Trade di Rp242
Saham SMRA melonjak 10,91% menjadi Rp244 pada perdagangan Selasa (20/10), setelah sebelumnya mengalami tekanan jual cukup besar. Namun, kenaikan tersebut belum cukup untuk mengubah tren menengah. Harga SMRA masih berada di bawah MA20 pada Rp246 dan MA50 pada Rp280.
RSI sebesar 45,31 menunjukkan momentum belum kuat. Karena itu, kenaikan harga saat ini lebih tepat dicermati sebagai peluang rebound teknikal. Tim Analis Bareksa merekomendasikan quick trade saat harga mendekati Rp242, dengan target Rp256–264 dan batas rugi Rp238.
Area beli: Rp242
Support: Rp242–238
Resistance awal: Rp246
Resistance berikutnya: Rp256–264
Target keuntungan: Rp256–264
Batas rugi: Rp238
Penembusan dan kemampuan bertahan di atas MA20 pada Rp246 menjadi salah satu konfirmasi awal yang perlu diperhatikan. Tanpa penguatan lanjutan, risiko koreksi tetap terbuka.
Kesimpulan
Tim Analis Bareksa mencermati peluang quick trade pada PWON di Rp266, ACES di Rp320–330, dan SMRA di Rp242 untuk perdagangan 21 Oktober 2026. ACES mulai menunjukkan perbaikan momentum jangka pendek, PWON memberikan sinyal awal pemulihan, sedangkan SMRA masih mengandalkan rebound teknikal di tengah tren yang belum pulih. Meski IHSG berpeluang bergerak ke area 5.405, jual bersih investor asing Rp2,2 triliun pada perdagangan sebelumnya menunjukkan bahwa risiko pasar masih perlu diperhatikan. arena itu, strategi pembelian sebaiknya tetap mengacu pada area masuk, target keuntungan, dan batas rugi yang telah ditentukan.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pertanyaan Umum
Apa rekomendasi saham Tim Analis Bareksa pada 21 Oktober 2026?
PWON untuk quick trade di Rp266, ACES di Rp320–330, dan SMRA di Rp242.
Berapa target jual PWON, ACES, dan SMRA?
PWON Rp284–292, ACES Rp352–362, dan SMRA Rp256–264.
Berapa batas rugi ketiga saham tersebut?
PWON Rp264, ACES Rp312, dan SMRA Rp238.
Bagaimana prediksi IHSG hari ini?
Menurut Ciptadana Sekuritas, IHSG berpeluang bergerak di rentang 5.125–5.405 pada 21 Oktober 2026.
Apakah kenaikan IHSG berarti tren sudah kembali positif?
Belum tentu. Penguatan sehari dapat menjadi rebound teknikal, sementara arah tren yang lebih panjang masih memerlukan konfirmasi.
Profil Penulis

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WMI dan WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.257,17 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.209,94 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.219,28 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.027,41 | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
