Rekomendasi Saham WIFI Tetap BUY, Internet Rakyat 5G Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Ciptadana Sekuritas Asia mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham WIFI dengan target harga Rp2.500. Bisnis internet rumah IRA berbasis 5G FWA dinilai jadi katalis utama pertumbuhan 2026.

Ciptadana Sekuritas Asia mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham WIFI dengan target harga Rp2.500. Bisnis internet rumah IRA berbasis 5G FWA dinilai jadi katalis utama pertumbuhan 2026.
Bareksa – Ciptadana Sekuritas Asia mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dengan target harga Rp2.500 per saham, meski menurunkan proyeksi pendapatan dan laba perseroan untuk 2026-2027.
Dalam riset yang diterbitkan pada 12 Juni 2026, analis Ciptadana menilai kinerja WIFI pada kuartal I 2026 menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat, terutama didorong oleh ekspansi bisnis telekomunikasi dan mulai berkontribusinya layanan internet rumah berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (5G FWA) melalui merek IRA.
Harga saham WIFI pada saat riset diterbitkan berada di level Rp1.535 per saham. Dengan target harga Rp2.500, terdapat potensi kenaikan sekitar 62,9%.
Promo Terbaru di Bareksa
Kinerja Kuartal I 2026 Tumbuh Signifikan
WIFI membukukan pendapatan Rp784 miliar pada kuartal I 2026, melonjak 238,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut turut mendorong peningkatan laba operasional dan laba bersih.
Ringkasan Kinerja Keuangan WIFI Kuartal I 2026
Indikator | Q1 2026 | YoY |
|---|---|---|
Pendapatan | Rp784 miliar | 238,4% |
EBITDA | Rp446 miliar | 160,0% |
Laba Operasi | Rp365 miliar | 165,5% |
Laba Bersih Entitas Induk | Rp165 miliar | 99,2% |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Menurut analis, pertumbuhan tersebut terutama berasal dari segmen telekomunikasi yang mencatat kenaikan pendapatan sebesar 440% secara tahunan. Pendorong utamanya adalah ekspansi jaringan fiber to the home (FTTH) serta mulai dikomersialkannya layanan IRA berbasis 5G FWA.
IRA 5G FWA Jadi Katalis Utama WIFI
Fokus utama analis bukan hanya pada pertumbuhan laba kuartalan, melainkan pada potensi bisnis IRA yang dinilai dapat menjadi mesin pertumbuhan baru WIFI dalam beberapa tahun ke depan.
IRA merupakan layanan internet rumah berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA), yaitu teknologi yang memungkinkan pelanggan memperoleh akses internet rumah menggunakan jaringan 5G tanpa perlu instalasi kabel fiber langsung ke rumah.
Dalam tiga bulan sejak peluncuran komersialnya, layanan IRA disebut telah mencatat lebih dari 1,1 juta pengguna yang melakukan pra-registrasi dan berhasil menghubungkan sekitar 378.000 pelanggan.
Perkembangan Bisnis IRA dan FTTH
Indikator Operasional | Realisasi Q1 2026 |
|---|---|
Home Pass | 2,7 juta rumah |
Home Connect | 1,7 juta pelanggan |
Take-up Rate | 63% |
Pra-registrasi IRA | >1,1 juta pengguna |
Pelanggan IRA Terkoneksi | 378.000 pelanggan |
Site Terintegrasi Saat Ini | >600 site |
Target Site Akhir 2026 | >6.000 site |
Potensi Jangkauan | >5,5 juta rumah |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Analis memperkirakan pertumbuhan pelanggan IRA akan terus berlanjut seiring percepatan pembangunan infrastruktur jaringan. Perseroan menargetkan penambahan 250 hingga 300 site per minggu dengan aktivasi pelanggan yang dapat mencapai 15.000 pelanggan per hari.
Selain IRA, bisnis FTTH WIFI juga terus berkembang. Jumlah home pass mencapai 2,7 juta rumah, sedangkan home connect meningkat menjadi 1,7 juta pelanggan dengan tingkat penetrasi (take-up rate) mencapai 63%.
Proyeksi Diturunkan, Tapi Rekomendasi Tetap BUY
Meski mempertahankan pandangan positif terhadap prospek jangka panjang WIFI, analis Ciptadana merevisi turun terhadap proyeksi kinerja 2026 dan 2027.
Revisi tersebut dilakukan untuk mencerminkan asumsi yang lebih konservatif terkait eksekusi proyek dan waktu monetisasi sejumlah pipeline bisnis perusahaan.
Revisi Proyeksi Ciptadana
Pos Keuangan | Estimasi Lama 2026 | Estimasi Baru 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
Pendapatan | Rp4,89 triliun | Rp3,50 triliun | -28,5% |
Laba Operasi | Rp2,88 triliun | Rp1,97 triliun | -31,6% |
Laba Bersih Entitas Induk | Rp1,71 triliun | Rp1,05 triliun | -38,6% |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Meski demikian, analis menilai revisi tersebut tidak mengubah prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Didukung Neraca yang Kuat
Analis juga menyoroti posisi keuangan WIFI yang dinilai masih solid untuk mendukung ekspansi agresif jaringan broadband.
Perseroan diperkirakan memiliki kas sekitar Rp5,4 triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio) sekitar 0,4 kali. Kondisi tersebut memberikan fleksibilitas yang cukup untuk membiayai pengembangan jaringan FTTH maupun IRA di berbagai wilayah Indonesia.
Valuasi dan Rekomendasi Ciptadana
Keterangan | Nilai |
|---|---|
Rekomendasi | BUY |
Harga Saham (12 Juni 2026) | Rp1.535 |
Target Harga | Rp2.500 |
Potensi Kenaikan | 62,9% |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Menurut analis, kombinasi pertumbuhan pelanggan IRA, ekspansi FTTH yang berkelanjutan, pengalaman pengguna yang kompetitif, serta pasar broadband Indonesia yang masih besar menjadi faktor utama yang mendukung prospek WIFI ke depan.
Namun demikian, analis mengingatkan sejumlah risiko yang perlu diperhatikan investor, antara lain perlambatan permintaan pelanggan, meningkatnya persaingan di industri broadband, serta potensi tekanan nilai tukar terhadap operasional perusahaan.
Kesimpulan
Analis Ciptadana tetap mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham WIFI dengan target harga Rp2.500 per saham. Meski memangkas proyeksi pendapatan dan laba, analis menilai bisnis internet rumah IRA berbasis 5G FWA berpotensi menjadi katalis pertumbuhan utama perseroan pada 2026 dan beberapa tahun mendatang, didukung ekspansi jaringan yang agresif serta posisi keuangan yang kuat.
FAQ
1. Mengapa Ciptadana tetap merekomendasikan BUY untuk saham WIFI?
Ciptadana menilai prospek pertumbuhan WIFI masih menarik, terutama didukung oleh ekspansi layanan internet rumah IRA berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA), pertumbuhan bisnis FTTH, serta potensi pasar broadband Indonesia yang masih besar. Target harga saham WIFI dipatok Rp2.500 per saham dengan potensi kenaikan sekitar 62,9% dari harga saat riset diterbitkan.
2. Apa itu IRA 5G FWA yang menjadi sorotan Ciptadana?
IRA merupakan layanan internet rumah berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA), yaitu akses internet menggunakan jaringan 5G tanpa perlu menarik kabel fiber langsung ke rumah pelanggan. Teknologi ini dinilai dapat mempercepat penetrasi layanan broadband ke wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber.
3. Bagaimana kinerja WIFI pada kuartal I 2026?
WIFI membukukan pendapatan Rp784 miliar pada kuartal I 2026 atau naik 238,4% secara tahunan (YoY). EBITDA meningkat 160%, laba operasi tumbuh 165,5%, dan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 99,2% menjadi Rp165 miliar.
4. Mengapa Ciptadana menurunkan proyeksi laba WIFI?
Ciptadana merevisi turun estimasi pendapatan dan laba WIFI untuk 2026-2027 guna mencerminkan asumsi yang lebih konservatif terkait eksekusi proyek dan waktu monetisasi sejumlah pipeline bisnis. Meski demikian, prospek jangka panjang perseroan tetap dinilai positif.
5. Apa saja risiko yang perlu diperhatikan investor WIFI?
Beberapa risiko utama meliputi pertumbuhan pelanggan yang lebih lambat dari perkiraan, persaingan yang semakin ketat di industri broadband, serta potensi tekanan nilai tukar yang dapat memengaruhi biaya operasional dan investasi perusahaan.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik
adalah Managing Editor Bareksa dengan
pengalaman lebih dari 20 tahun di
jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis
pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta
merupakan peraih
beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,56 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.168,64 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.193,9 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.025,2 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.



