BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Reli Wall Street dan IHSG Berlanjut, Emas Berkilau, Laba BREN Naik, MTEL Akuisisi Fiber Optik

Abdul Malik29 November 2023
Tags:
Reli Wall Street dan IHSG Berlanjut, Emas Berkilau, Laba BREN Naik, MTEL Akuisisi Fiber Optik
Ilustrasi pasar saham AS atau Wall Street dan pasar saham Indonesia atau IHSG sedang naik atau reli didorong beberapa sentimen positif. (Shutterstock)

CMRY, RAJA, BRPT, KLBF, PGAS dan SCMA direkomendasi beli, MDKA disarankan jual, harga minyak, rupiah dan CPO menguat, CPO melemah

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory ​dan Daily & Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia, dipublikasi Rabu (28/11/2023) :

Stocks Pick

CMRY

Harga saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) naik 2,78% atau bertambah 100 poin menjadi Rp3.700 pada Selasa (28/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham CMRY dengan target harga Rp4.000, stop rugi Rp3.550, support Rp3.690 ; Rp3.680 dan resisten Rp3.730 ; Rp3.750. Volume perdagangan saham CMRY pada Selasa lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan CMRY berpotensi menguji resisten Rp3.730, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp3.750.

RAJA

Harga saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melesat 5,03% atau bertambah 50 poin menjadi Rp1.045 pada Selasa (28/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham RAJA dengan target Rp1.150 dan stop rugi Rp950, support Rp1.030 ; 1.020 dan resisten Rp1.060 ; 1.070. Volume perdagangan saham RAJA pada Selasa lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham RAJA berpotensi menguji resisten Rp1.060, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.070.

Promo Terbaru di Bareksa

BRPT

Harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) meroket 6,88% atau bertambah 65 poin menjadi Rp1.010 pada Selasa (28/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham BRPT dengan target Rp1.200 dan stop rugi Rp900, support Rp1.000 ; Rp980 dan resisten Rp1.020 ; Rp1.040. Volume perdagangan saham BRPT pada Selasa lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham BRPT berpotensi menguji resisten Rp1.020, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.030.

Investasi Saham di Sini

KLBF : Menguji Level Support

Harga saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melemah 1,53% menjadi Rp1.605 pad Selasa (28/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham KLBF sedang konsolidasi dengan pola segitiga, sinyal teknikal netral dan bias bearish. Jika menembus Rp1.640, maka saham KLBF berpotensi masuk momentum bullish, dengan support terdekat Rp1.580. Saham KLBF direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp1.580 dengan stop rugi Rp1.540 dan ambil untung di Rp1.650.

Pergerakan Saham KLBF

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

MDKA : Menguji Level Resisten

Harga saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 6,22% menjadi Rp2.390 pada Selasa (28/11/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham MDKA mundur dari pembalikan arah harian di Rp2.230, seiring harganya bergerak menurun. Harga saham MDKA bergerak di bawah rata-rata dan garis support, dengan tren menurun. Saham MDKA membentuk pola marubozu bullish candlestick dengan bias bullish dan berpotensi menguat. Resisten terdekat saham MDKA di Rp2.430, jika ditutup lebih rendah maka bisa menuju Rp2.570. Saham MDKA direkomendasi jual saat menguat (SOS) di Rp2.460.

Pergerakan Saham MDKA

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

PGAS : Menguji Level Support

Harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melemh 1,31% menjadi Rp1.130 pada Selasa (28/11/2023). Ciptadana Sekuritas melihat saham PGAS bergerak mendatar dengan sinyal teknikl netral dan biar bearish. Jika menembus Rp1.155, maka saham PGAS berpeluang momentum bullish dengan support kuat di Rp1.105. Saham PGAS direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp1.105, dengan stop rugi Rp1.070 dan ambil untung di Rp1.150.

Pergerakan Saham PGAS

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

SCMA : Potensi Rebound

Harga saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melemah 1,24% menjadi Rp159 pada Selasa (28/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham SCMA tampak masuk momentum bullish setelah menembus Rp156. Saham SCMA berpeluang lanjut bullish untuk menguji resisten berikutnya di Rp168 dengan support terdekat di Rp157. Saham SCMA direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp157 dengan stop rugi di Rp150 dan ambil untung di Rp168.

Pergerakan Saham SCMA

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Saham di Sini

Wall Street

Indeks-indeks di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street menguat pada Selasa (28/11/2023), melanjutkan reli di bulan November, setelah komentar dari pejabat The Federal Reserve meningkatkan harapan bahwa bank sentral AS mungkin tidak perlu menaikkan suku bunga lebih lanjut. Dow Jones Industrial Average terkerek 83,51 poin (0,24%) menjadi 35.416,98. Sedangkan S&P 500 naik tipis 0,1% menjadi 4.554,89, serta Nasdaq Composite yang sarat teknologi menguat 0,29% di 14.281,76.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,39% atau bertambah 27,67 poin menjadi 7.041,07 pada Selasa (28/11/2023), dengan volume perdagangan lebih besar dari hari sebelumnya. D’Origin Financial menilai support IHSG di 7.020 ; 7.000 dan resisten 7.060 ; 7.080. Penguatan IHSG berpotensi menguji resisten 7.060, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 7.080.

Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,26 poin atau 0,14% ke posisi 925,39. Frekuensi perdagangan saham tercatat 1.233.902 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 19,95 miliar lembar senilai Rp11,95 triliun. Sebanyak 249 saham naik, 276 saham menurun, dan 237 saham stagnan.

Rupiah

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.436 per dolar AS pada Selasa (28/11) ini. Mata uang Garuda menguat 58 poin atau 0,38% dari hari sebelumnya. Sementara, kurs referensi Bank Indonesia Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah ke posisi Rp15.450 per dolar AS .

PNBP

Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga Oktober 2023 telah terealisasi Rp494,18 triliun atau mencapai 111,96% dari target APBN tahun ini. Realisasi tersebut tumbuh 3,72% secara tahunan, tetap positif di tengah harga komoditas yang termoderasi dan melandainya inflasi global.

Investasi Saham di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak naik karena pelemahan dolar AS dan optimisme produsen-produsen minyak utama dapat memperpanjang pemangkasan produksi yang sedang berlangsung pada pertemuan OPEC+ di akhir minggu ini mendorong sentimen. Harga minyak mentah berjangka AS naik 2,1% jadi US$76,41 per barel dan kontrak Brent naik 2,1% menjadi US$81,52 per barel. Persediaan minyak mentah AS turun 817.000 barel untuk pekan yang berakhir 24 November. Hal ini dibandingkan dengan kenaikan 9,1 juta barel yang dilaporkan oleh API minggu sebelumnya. Para ekonom memperkirakan penurunan sekitar 2 juta barel.

Batu Bara

Harga batu bara lagi-lagi tertekan kali ini akibat sentimen negatif dari India dan Eropa jadi biang kerok turunnya harga batu bara. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Desember 2023 melemah US$0,05 menjadi di US$127,45 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Januari 2024 turun US$1,2 menjadi US$127,9 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Februari 2024 melemah US$1,3 menjadi US$129,2 per ton.

CPO

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) mayoritas menguat berkat ekspektasi kenaikan ekspor CPO Malaysia. Kontrak berjangka CPO untuk Desember 2023 turun 10 ringgit Malaysia menjadi 3.756 ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Januari 2024 meningkat 4 ringgit Malaysia menjadi 3.849 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Harga emas naik untuk sesi keempat berturut-turut dan mencapai level tertinggi lebih dari enam bulan, didorong oleh melemahnya dolar dan ekspektasi bahwa Federal Reserve AS telah selesai menaikkan suku bunga. Emas spot naik 1,4% pada US$2.041,55 per ounce tertinggi sejak 10 Mei. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 1,4% lebih tinggi pada US$2.040.

Investasi Emas di Sini

DNAR

PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) berusaha keras menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) agar tetap rendah. Perseroan menargetkan rasio NPL tidak lebih tinggi dari 3% hingga akhir 2023. Sayangnya, saat ini rasio NPL gross Bank Oke naik dari 2,67% pada September 2022 menjadi 3,51% pada September 2023. Begitu juga dengan NPL nett yang menanjak dari 1,82% ke level 2,42%.

ADRO

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menargetkan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Mentarang Induk 1.375 MW dapat melakukan perjanjian pembelian tenaga listrik (Power Purchase Agreement/ PPA) dengan PT PLN (Persero) dalam 12 bulan ke depan. Dengan demikian, PLTA yang menelan investasi US$2,6 miliar tersebut dapat melakukan pemenuhan pembiayaan (financial close).

BREN

Barito Renewables Energy (BREN) per 30 September 2023 mencatat laba bersih US$84,47 juta, naik 12% dari periode sama tahun lalu US$75,15 juta. Lompatan laba bersih itu, seiring dengan performa positif pendapatan.

RAJA

PT Rukun Raharja Perseroan membukukan laba bersih US$12,6Juta, naik signifikan dari periode yang sama tahun lalu US$5,6Juta, atau naik sekitar 123% secara year on year.

GEMS

PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) menyampaikan bahwa dua anak usahanya yaitu PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Barasentosa Lestari (BSL) telah memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank BNI (Persero) Tbk (BBNI). BNI dan BIB menandatangani Perjanjian Kredit modal kerja Rp1,95 triliun dengan perjanjian bernomor 16 tanggal 24 November 2023.

Investasi Saham di Sini

PSGO

Palma Serasih (PSGO) mengantongi dana segar Rp574,64 miliar. Dana itu setara US$36,14 juta dengan kurs tengah Bank Indonesia per 31 Oktober 2023 senilai Rp15.897 per dolar Amerika Serikat. Transaksi telah dituntaskan pada 23 November 2023.

KLBF

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan menggelontorkan dana untuk belanja modal atau capital expenditure (CAPEX) pada tahun depan berkisar Rp1 triliun. Capex akan digunakan perseroan untuk pengembangan bisnis menghadapi tantangan 2024.

MTEL

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel, perusahaan infrastruktur digital (digital infraco) terbesar di Indonesia, mengakuisisi fiber optik milik PT Power Telecom sepanjang 967,1 kilometer dengan 1.144,7 km billable length.

JAST

PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) menyampaikan telah memenangkan tender pengadaan layanan Care Center 165 BPJS Kesehatan. Tender yang juga diikuti oleh 4 perusahaan telekomunikasi lainnya, melalui serangkaian proses dari pendaftaran hingga penyerahan dokumen pendukung.

BSDE

Bumi Serpong Damai (BSDE) triwulan III 2023 lalu membukukan pendapatan usaha Rp7,31 triliun. Kontribusi terbesar dari segmen penjualan tanah (lot), bangunan, dan strata title 82,57% dari total pendapatan usaha yaitu Rp6,03 triliun. Segmen itu, tumbuh 8,15% dari tahun lalu Rp5,58 triliun.

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.331,09

Up0,86%
Up4,09%
Up0,04%
Up5,01%
Up18,33%
-

Capital Fixed Income Fund

1.782,74

Up0,56%
Up3,37%
Up0,03%
Up6,88%
Up16,40%
Up43,31%

STAR Stable Income Fund

1.933,42

Up0,53%
Up3,01%
Up0,03%
Up6,01%
Up28,62%
Up59,38%

I-Hajj Syariah Fund

4.842,85

Up0,57%
Up3,14%
Up0,03%
Up6,13%
Up21,92%
Up40,58%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.143,46

Up0,39%
Up2,79%
Up0,03%
Up4,97%
Up14,35%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua