Indonesia Bisa Hindari Resesi, Ini Strategi Investasi Robo Advisor Bareksa

IMF menyatakan Indonesia merupakan salah satu negara yang aman dari potensi resesi
Abdul Malik • 19 Jul 2022
cover

Ilustrasi logo di kantor International Monetary Fund (IMF). IMF menyatakan Indonesia merupakan salah satu negara yang aman dari potensi resesi sehingga bisa berdampak positif bagi kinerja IHSG, reksadana, SBN dan Robo Advisor Bareksa. (Shutterstock)

Bareksa.com - Pada perdagangan sesi I di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini (19/7/2022), investor merespons positif kabar dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyatakan Indonesia merupakan salah satu negara yang aman dari potensi resesi, karena kondisi fundamental ekonomi yang kuat dan inflasi terjaga. Berdasarkan data yang dirilis IMF, peluang Indonesia masuk ke jurang resesi hanya 3 persen.

Indonesia yang merupakan negara eksportir komoditas juga mendapat keuntungan dari kenaikan harga beberapa komoditas seperti batu bara dan kelapa sawit pada semester I tahun ini. Dengan potensi tingginya harga batu bara dan kelapa sawit hingga akhir tahun membuat Indonesia diproyeksikan melanjutkan surplus neraca perdagangan.

IHSG pada sesi I hari ini ditutup menguat 0,74 persen di level 6.709. 

Baca juga : Bingung Lihat Arah Pasar dan Mau Investasi Apa? Cek Robo Advisor Bareksa

Secara keseluruhan, analisis Bareksa memproyeksikan pekan ini pergerakan IHSG masih akan cenderung mendatar dengan penguatan terbatas. Sementara untuk pasar obligasi, terutama Surat Berharga Negara (SBN) masih akan cenderung tertekan. Sebab investor masih menanti rilis suku bunga acuan Bank Indonesia pekan ini, serta hasil rapat Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) di pekan selanjutnya.

Menurut analisis Bareksa, sebagian besar kabar dari dalam negeri memberikan sentimen positif, meskipun kondisi global masih belum kondusif. Jika terdapat penurunan sementara di IHSG, maka investor dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk melakukan akumulasi investasi secara bertahap di reksadana saham dan reksadana indeks, maupun melalui fitur Robo Advisor Bareksa.

Lihat juga : Ancaman Resesi? Ini Solusi Atur Investasi Reksadana dengan Robo Advisor Bareksa

Selain itu, secara historis dalam 10 tahun terakhir, pada kuartal III biasanya IHSG memang mengalami penurunan dan kuartal IV umumnya akan mulai membaik. Sehingga, jika melihat level IHSG saat ini di kisaran 6.600 - 6.700 dan target konsensus IHSG di kisaran 7.300, maka masih ada potensi kenaikan yang cukup lebar.

Sentimen positif dapat menjadi pendorong kenaikan instrumen pasar modal seperti saham dan obligasi, dan tentunya dapat meningkatkan kinerja reksadana. Sehingga, investor Robo Advisor Bareksa dapat mempertimbangkan untuk berinvestasi secara bertahap sesuai profil risikonya untuk mendapatkan potensi imbal hasil optimal. Selain itu, alokasi investasi di Robo Advisor Bareksa juga akan otomatis menyesuaikan dengan kondisi dan fluktuasi pasar modal.

Simak juga : Pasar Saham Ambrol, Apa Strategi Robo Advisor Bareksa Agar Terus Cuan?

Robo Advisor Bareksa adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. Robo advisor juga merupakan salah satu fasilitas yang sering digunakan dalam dunia investasi terutama di Amerika Serikat. Namun kini Bareksa telah menghadirkan robo advisor pertama yang berlisensi OJK. 

Keunggulan robo advisor yang dikembangkan Bareksa, ialah fitur ini menyediakan layanan perencanaan investasi otomatis, didukung oleh algoritma teori portofolio modern dan juga pengawasan manusia. Dengan pengawasan manusia inilah membuat Robo Advisor Bareksa bekerja sesuai dengan kondisi pasar terkini. 

Baca juga : Pasar Sedang Anyep? Ini Strategi Robo Advisor Bareksa Agar Terus Cuan

Promo Robo Advisor Bareksa

Agar makin semangat berinvestasi, Bareksa mengadakan Promo Big Robo dengan hadiah smart TV dan voucher reksadana. Ada sebuah Smart TV Realme 43 inch untuk 1 orang investor dengan pembelian terbesar di Robo Advisor Bareksa, dan ada OVO Points senilai masing-masing Rp150.000 untuk 50 investor yang paling sering menggunakan Robo Advisor Bareksa. 

Saat membeli reksadana dengan Robo Advisor Bareksa, gunakan kode promo : BIGROBO

Syarat dan Ketentuan Promo Big Robo

1. Periode promo berlaku dari tanggal 18 - 31 Juli 2022.

2. Promo ini berlaku untuk pembelian reksadana melalui Robo Advisor Bareksa menggunakan metode pembayaran apa saja dengan memasukkan kode promo : BIGROBO

3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa.

4. Dana tidak boleh dicairkan hingga 30 September 2022.

5. Nasabah yang memenuhi persyaratan berhak memenangkan hadiah

6. Pengumuman pemenang tanggal 15 Oktober 2022 melalui akun media sosial Bareksa dan email kepada pemenang tersebut. 

7. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan.

8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

9. Seluruh pajak hadiah atas promo ini akan ditanggung Bareksa.

10. Bareksa memiliki hak untuk dapat membatalkan pemenang atas hadiah dari promo ini jika pemenang nasabah terbukti melakukan kecurangan, pelanggaran terhadap hukum sehubungan dengan keikutsertaannya dalam promo ini atau tidak dapat dihubungi.

Ayo segera berinvestasi menggunakan Robo Advisor Bareksa dan raih hadiahnya!

Lihat juga : Strategi Robo Advisor Bareksa Hadapi Fluktuasi Pasar Agar Investor Cuan Optimal

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.