Pasar Sedang Anyep? Ini Strategi Robo Advisor Bareksa Agar Terus Cuan

Pasar saham dan obligasi cenderung mendatar akibat investor cenderung wait and see pertumbuhan inflasi Indonesia dalam beberapa bulan mendatang
Abdul Malik • 28 Jun 2022
cover

Ilustrasi investasi di Robo Advisor Bareksa yang terus cuan, meskipun pasar sedang mendatar atau fluktuatif. (Shutterstock)

Bareksa.com - Dalam dua pekan terakhir, pergerakan pasar saham yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pasar obligasi cenderung mendatar atau dengan kata lain “anyep”. Padahal kebijakan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) The Fed maupun Bank Indonesia sudah dumumkan. 

Menurut analisis Bareksa, kondisi ini akibat investor cenderung wait and see pertumbuhan inflasi Indonesia dalam beberapa bulan mendatang yang akan menentukan arah kebijakan BI selanjutnya. Selain itu, ketidakpastian global saat ini masih cukup tinggi karena inflasi global telah mendorong kenaikan tingkat suku bunga acuan mayoritas negara-negara di dunia, yang berpotensi mengakibatkan  perlambatan ekonomi global.

Baca juga : Beli Reksadana di Bareksa Bayar Pakai OVO, Raih Cashback hingga Rp500 Ribu

Jika nantinya BI ikut menaikkan suku bunga acuannya, maka hal ini akan berdampak terhadap kenaikan biaya dana (cost of capital) dari perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), serta penurunan harga obligasi, terutama yang berbasis SBN. 

Sehingga, dampaknya diproyeksikan akan kurang baik terhadap pasar saham maupun obligasi, meskipun saat ini perekonomian dalam negeri memang sudah cukup baik. Namun, dampak kenaikan suku bunga acuan akan cukup positif terhadap kenaikan suku bunga deposito yang menjadi basis dari reksadana pasar uang.

Strategi Robo Advisor Bareksa

Mempertimbangkan hal tersebut, Robo Advisor Bareksa menyesuaikan porsi alokasi reksadana berdasarkan fluktuasi pasar. Jika kondisi pasar kurang kondusif dan fluktuasi tinggi, Robo akan menambah porsi alokasi investasi ke instrumen yang lebih defensif, seperti menaikkan alokasi di reksadana pasar uang. Lalu porsi yang seimbang antara reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham, menyesuaikan profil risiko. 

Namun ketika pasar sudah lebih kondusif, porsi aset reksadana saham akan kembali dinaikkan menyesuaikan profil risiko. Sehingga, investor tidak perlu khawatir terhadap fluktuasi di pasar keuangan dan tetap dapat melakukan akumulasi investasi secara berkala di Robo Advisor Bareksa.

Baca juga : Terus Meroket, Pasar Robo Advisor Dunia Diprediksi Tembus Rp405 Triliun di 2022

Robo Advisor Bareksa adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. Robo advisor juga merupakan salah satu fasilitas yang sering digunakan dalam dunia investasi terutama di Amerika Serikat. Namun kini Bareksa telah menghadirkan robo advisor pertama yang berlisensi OJK. 

Keunggulan robo advisor yang dikembangkan Bareksa, ialah fitur ini menyediakan layanan perencanaan investasi otomatis, didukung oleh algoritma teori portofolio modern dan juga pengawasan manusia. Dengan pengawasan manusia inilah membuat Robo Advisor Bareksa bekerja sesuai dengan kondisi pasar terkini. 

Lihat juga : Strategi Robo Advisor Bareksa Hadapi Fluktuasi Pasar Agar Investor Cuan Optimal

Promo OVO Shoptakuler

Investasi reksadana di super appBareksa kini sangat mudah, apalagi didukung dengan cara pembayaran yang antiribet karena bisa memakai uang elektronik OVO. Beli reksadana di Bareksa dengan pembayaran OVO mudah dan murah karena tanpa biaya transaksi. Selain itu, terverifikasi otomatis sehingga user/investor tidak perlu upload bukti pembayaran reksadana lagi. 

Baca juga :  OVO Juara Platform Pembayaran Digital di Kalangan Milenial dan Gen Z

Tak ada lagi alasan menunda investasi untuk mencapai tujuan finansial, karena sekarang ada promo OVO Shoptakuler di Bareksa untuk pembelian reksadana, Robo Advisor, dan Umroh di Bareksa menggunakan pembayaran OVO. Hadiahnya cashback langsung OVO poin dan voucher reksadana senilai hingga Rp500.000. 

Menarik, kan? Catat minimal transaksi reksadana dengan OVO berikut ini untuk mendapatkan reward-nya. 

Minimal Pembelian Reksadana

Hadiah Langsung OVO Points

Extra Voucher Reksadana setelah holding period

Rp1.500.000

37.500

Rp37.500

Rp5.000.000

37.500

Rp250.000

Rp10.000.000

37.500

Rp500.000

Kalau sudah tahu minimal pembelian reksadananya, simak juga syarat dan ketentuannya berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo OVO Shoptakuler

  1. Periode promo hanya 24 - 30 Juni 2022   

  2. Berlaku untuk pembelian reksadana apa saja di Bareksa, Robo Advisor ataupun Umroh min. Rp1,5 juta, Rp5 juta dan Rp10 juta

  3. Pembayaran wajib menggunakan OVO Cash  

  4. Pastikan nomor OVO sama dengan nomor HP yang terdaftar di Bareksa  

  5. Dapatkan hadiah langsung sebesar Rp37.500 berupa OVO Points 

  6. Kuota 750 per hari pada jam transaksi 06.00-23.00 WIB selama masa periode promo berlangsung 

  7. Dapatkan hadiah tambahan sebesar Rp37.500, Rp250.000 dan Rp500.000 berupa Reksadana dengan syarat tidak melakukan penjualan produk hingga 30 Agustus 2022  

  8. Hadiah tambahan akan diumumkan pada tanggal 22 September 2022  

  9. Satu OVO User berhak mendapatkan maksimal 1x (satu kali) hadiah OVO Points dan Reksadana dalam satu periode selama kuota tersedia

Baca : Pasar Saham & Obligasi Cemerlang, Robo Advisor Bareksa Kinclong

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/AM)

​***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.