Bingung Lihat Arah Pasar dan Mau Investasi Apa? Cek Robo Advisor Bareksa

Robo Advisor Bareksa memudahkan investor dalam menentukan alokasi investasi di reksadana
Abdul Malik • 12 Jul 2022
cover

Ilustrasi Robo Advisor Bareksa. (Shutterstock)

Bareksa.com - Setelah turun signifikan, pasar saham nasional yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) biasanya akan cenderung bergerak mendatar. Selain itu, sentimen yang beragam saat ini juga cukup menyulitkan investor dalam menentukan keputusan investasinya, terutama di reksadana.

Meski kondisi ekonomi dalam negeri masih cukup baik, menurut analisis Bareksa, sejumlah sentimen global seperti perlambatan ekonomi China, potensi resesi Amerika Serikat (AS), serta krisis energi di Eropa memberatkan kinerja pasar modal global, termasuk Indonesia. 

Baca juga : Ancaman Resesi? Ini Solusi Atur Investasi Reksadana dengan Robo Advisor Bareksa

Para pelaku pasar keuangan global juga menunggu data inflasi AS yang akan rilis pada Kamis dini hari lusa. Para investor global masih menilai inflasi AS pada Juni 2022 akan naik dan lonjakan inflasi itu diprediksi akan berlangsung hingga Juli dan Agustus. 

​Kondisi tersebut membuat investor ragu dalam membuat keputusan untuk kembali berinvestasi di instrumen investasi yang berisiko. Sehingga pergerakan pasar saham dan obligasi saat ini cenderung mendatar.

Alokasi investasi yang kurang tepat dan tidak menyesuaikan profil risiko juga akan menjadi bumerang bagi investor, sebab risiko dan keuntungan yang didapat tidak sesuai ekspektasi.

Lihat juga : Pasar Saham Ambrol, Apa Strategi Robo Advisor Bareksa Agar Terus Cuan?

Hal tersebut tentu akan menyebabkan kinerja portofolio investasi tidak optimal. Karena itu, investor dapat menggunakan fitur Robo Advisor Bareksa agar porsi alokasi portofolio investasinya tetap terjaga, dengan risiko yang terukur dan potensi keuntungan tetap optimal sesuai dengan profil risikonya. 

Sehingga, jika pasar modal mengalami penurunan maupun kenaikan, investor dapat tetap mendapatkan alokasi investasi reksadana terbaik, menyesuaikan kondisi pasar.

Simak juga : Pasar Sedang Anyep? Ini Strategi Robo Advisor Bareksa Agar Terus Cuan

Robo Advisor Bareksa adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. Robo advisor juga merupakan salah satu fasilitas yang sering digunakan dalam dunia investasi terutama di Amerika Serikat. Namun kini Bareksa telah menghadirkan robo advisor pertama yang berlisensi OJK. 

Keunggulan robo advisor yang dikembangkan Bareksa, ialah fitur ini menyediakan layanan perencanaan investasi otomatis, didukung oleh algoritma teori portofolio modern dan juga pengawasan manusia. Dengan pengawasan manusia inilah membuat Robo Advisor Bareksa bekerja sesuai dengan kondisi pasar terkini. 

Lihat juga : Strategi Robo Advisor Bareksa Hadapi Fluktuasi Pasar Agar Investor Cuan Optimal

Promo Robo Advisor Bareksa

Smart investor ingin memilih dan menghitung alokasi investasi di reksadana yang cocok dengan profil risiko? Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa di aplikasi Bareksa. Buat smart investor yang baru mau mencoba, atau sudah terbiasa rutin menggunakan fitur Robo Advisor Bareksa, sedang ada promo berhadiah voucher reksadana senilai Rp30.000 untuk investor setia dan Rp50.000 untuk investor baru yang berinvestasi reksadana memakai fitur Robo di aplikasi Bareksa.

Tertarik? Catat minimal pembelian dan kode promonya ya. 

Investor Baru Robo Advisor 

  • Hadiah Voucher reksadana Rp50.000

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi pertama sebesar Rp300.000

  • Kode Promo: COMBOJULI300  

Investor Setia Robo Advisor

  • Hadiah Voucher reksadana Rp30.000

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi sebesar Rp 500.000

  • Kode Promo: COMBOJULI500

Kalau sudah tahu kode promonya, simak juga syarat dan ketentuan berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo COMBO Juli 2022

  1. Periode promo berlaku dari tanggal 5 - 31 Juli 2022.

  2. Promo ini berlaku untuk pembelian reksadana melalui ROBO BAREKSA menggunakan metode pembayaran apa saja dengan memasukkan kode promo yang dipilih

  3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa.

  4. Dana tidak boleh dicairkan hingga 30 Agustus 2022.

  5. Nasabah yang memenuhi persyaratan berhak memenangkan hadiah

  6. Pengumuman pemenang tanggal 15 September 2022 melalui sosial media Bareksa dan email kepada pemenang tersebut.

  7. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan.

  8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

  9. Seluruh pajak hadiah atas promo ini akan ditanggung Bareksa.

  10. Bareksa memiliki hak untuk dapat membatalkan pemenang atas hadiah dari promo ini jika pemenang nasabah terbukti melakukan kecurangan, pelanggaran terhadap hukum sehubungan dengan keikutsertaannya dalam promo ini atau tidak dapat dihubungi.

Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa. Investasi mudah sekaligus bisa raih hadiah. 

Lihat juga : Strategi Robo Advisor Bareksa Hadapi Fluktuasi Pasar Agar Investor Cuan Optimal

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.