Pasar Saham Ambrol, Apa Strategi Robo Advisor Bareksa Agar Terus Cuan?

Mengawali Juli 2022, pasar IHSG turun signifikan hingga ke kisaran 6.700
Abdul Malik • 05 Jul 2022
cover

Ilustrasi Robo Advisor Bareksa. (Shutterstock)

Bareksa.com - Mengawali Juli 2022, pasar saham Tanah Air yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun signifikan hingga kembali ke kisaran level 6.700 dari pekan lalu masih sempat berada di level 7,000. 

Menurut analisis Bareksa, kenaikan harga bahan pokok yang mendorong lonjakan inflasi pada Juni 2022, membuat investor berspekulasi bahwa Bank Indonesia bisa menaikkan suku bunga acuan lebih cepat dari perkiraan. Hal ini diproyeksikan berdampak kurang baik terhadap kinerja emiten. 

Di sisi lain, tingginya fluktuasi pasar saham di Indonesia membuat permintaan terhadap Obligasi Negara dalam jangka pendek meningkat, untuk menjaga imbal hasil portofolio investor. ​

Menanggapi hal tersebut, BI menyatakan tidak akan buru-buru menaikkan suku bunga acuan karena inflasi inti masih cukup terjaga. Namun di sisi lain, jika dibandingkan dengan negara lain yang sudah menaikkan suku bunga acuannya, maka investor cenderung mencari imbal hasil yang lebih tinggi. 

Hal inilah yang jadi salah satu penyebab melemahnya rupiah serta mendorong aliran dana asing keluar dari pasar modal Indonesia. Dampaknya, kinerja mayoritas reksadana saham dan reksadana pendapatan tetap juga masih tertahan.

Baca juga : Pasar Sedang Anyep? Ini Strategi Robo Advisor Bareksa Agar Terus Cuan

Kinerja reksadana saham yang menjadi produk default Robo Advisor Bareksa pun ikut mengalami penurunan, namun tidak sebesar penurunan di indeks saham maupun indeks reksadana saham. 

Sebab dampak penurunan pasar saham tersebut ditahan oleh kinerja reksadana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang yang dalam portofolio Robo Advisor Bareksa​. Strategi ini jadi salah satu keunggulan fitur Robo Advisor Bareksa, yakni diversifikasi investasi

Sehingga, investor tidak perlu khawatir nilai investasinya turun dalam jangka pendek, karena biasanya akan menyesuaikan kembali dalam waktu yang lebih panjang. Perlu dicatat, jika profil risiko semakin agresif, maka risiko akan semakin besar, namun potensi keuntungan yang akan didapat juga bisa lebih tinggi.

Lihat juga : Beli Reksadana di Bareksa Bayar Pakai OVO, Raih Cashback hingga Rp500 Ribu

Robo Advisor Bareksa adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. Robo advisor juga merupakan salah satu fasilitas yang sering digunakan dalam dunia investasi terutama di Amerika Serikat. Namun kini Bareksa telah menghadirkan robo advisor pertama yang berlisensi OJK. 

Keunggulan robo advisor yang dikembangkan Bareksa, ialah fitur ini menyediakan layanan perencanaan investasi otomatis, didukung oleh algoritma teori portofolio modern dan juga pengawasan manusia. Dengan pengawasan manusia inilah membuat Robo Advisor Bareksa bekerja sesuai dengan kondisi pasar terkini. 

Lihat juga : Strategi Robo Advisor Bareksa Hadapi Fluktuasi Pasar Agar Investor Cuan Optimal

Promo Robo Advisor Bareksa

Smart investor ingin memilih dan menghitung alokasi investasi di reksadana yang cocok dengan profil risiko? Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa di aplikasi Bareksa. Buat smart investor yang baru mau mencoba, atau sudah terbiasa rutin menggunakan fitur Robo Advisor Bareksa, sedang ada promo berhadiah voucher reksadana senilai Rp30.000 untuk investor setia dan Rp50.000 untuk investor baru yang berinvestasi reksadana memakai fitur Robo di aplikasi Bareksa.

Tertarik? Catat minimal pembelian dan kode promonya ya. 

Investor Baru Robo Advisor 

  • Hadiah Voucher reksadana Rp50.000

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi pertama sebesar Rp300.000

  • Kode Promo: COMBOJULI300  

Investor Setia Robo Advisor

  • Hadiah Voucher reksadana Rp30.000

  • Untuk 150 pemenang

  • Minimal transaksi sebesar Rp 500.000

  • Kode Promo: COMBOJULI500

Kalau sudah tahu kode promonya, simak juga syarat dan ketentuan berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo COMBO Juli 2022

  1. Periode promo berlaku dari tanggal 5 - 31 Juli 2022.

  2. Promo ini berlaku untuk pembelian reksadana melalui ROBO BAREKSA menggunakan metode pembayaran apa saja dengan memasukkan kode promo yang dipilih

  3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa.

  4. Dana tidak boleh dicairkan hingga 30 Agustus 2022.

  5. Nasabah yang memenuhi persyaratan berhak memenangkan hadiah

  6. Pengumuman pemenang tanggal 15 September 2022 melalui sosial media Bareksa dan email kepada pemenang tersebut.

  7. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan.

  8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

  9. Seluruh pajak hadiah atas promo ini akan ditanggung Bareksa.

  10. Bareksa memiliki hak untuk dapat membatalkan pemenang atas hadiah dari promo ini jika pemenang nasabah terbukti melakukan kecurangan, pelanggaran terhadap hukum sehubungan dengan keikutsertaannya dalam promo ini atau tidak dapat dihubungi.

Ayo gunakan fitur Robo Advisor Bareksa. Investasi mudah sekaligus bisa raih hadiah. 

Lihat juga : Strategi Robo Advisor Bareksa Hadapi Fluktuasi Pasar Agar Investor Cuan Optimal

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.