BeritaArrow iconReksadanaArrow iconArtikel

Punya BBCA, BBRI, dan BBNI, Cuan Reksadana Saham Sucor dan Sinarmas Melesat Saat IHSG Naik

Hanum Kusuma Dewi21 Februari 2024
Tags:
Punya BBCA, BBRI, dan BBNI, Cuan Reksadana Saham Sucor dan Sinarmas Melesat Saat IHSG Naik
Ilustrasi meroketnya kinerja pasar saham yang tercermin dari IHSG yang didorong aksi borong investor asing, sehingga turut mendorong kinerja reksadana reksadana saham dan reksadana indeks. (Shutterstock)

Sucorinvest Maxi Fund dan Simas Saham Unggulan mencetak imbal hasil 1,62% dan 1,51% dalam sehari

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 20 Februari 2024) :

Reksadana Saham

IHSG : 1,73%

Indeks Reksadana Saham : 0,67%
Reksa Dana Syailendra Equity Opportunity Fund Kelas A : 1,88%

​Indeks Reksadana Saham Syariah : -0,91%
BNP Paribas Pesona Syariah : -0,64%

Promo Terbaru di Bareksa

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 0,29%
Schroder Dana Terpadu II : 0,95%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,19%
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,55%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : 0,22%
BNP Paribas Omega : 0,24%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,23%
Trimegah Dana Tetap Syariah : 0,65%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,35%
Capital Money Market Fund : 0,50%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,33%
Bahana Likuid Syariah Kelas G : 0,49%

​Reksadana Ind​eks​

​BNP Paribas IDX Growth30 : 4,7%
BRI Indeks Syariah : -0,37%

Investasi Reksadana di Sini

​Ringkasan Informasi Pasar​

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (20/02/2024) naik 0,77% ke level 7.352,601. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat naik ke level 6,613% pada Selasa (20/02/2024) pukul 16.00 WIB.

Seiring dengan kenaikan IHSG, di super app investasi Bareksa terdapat reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,62% dan 1,51% dalam sehari pada 20 Februari 2024. Reksadana itu ialah Sucorinvest Maxi Fund dan Simas Saham Unggulan.

Reksadana Sucorinvest Maxi Fund yang dikelola oleh PT Sucor Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 1,62% dalam sehari pada perdagangan 20 Februari 2024. Berdasarkan fund fact sheet periode Januari 2024, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN).

Sedangkan reksadana Simas Saham Unggulan yang dikelola oleh PT Sinarmas Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 1,51% dalam sehari pada perdagangan 20 Februari 2024. Berdasarkan fund fact sheet periode Januari 2024, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), Deposito Bank Tabungan Negara, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Investasi Reksadana di Sini

(Romainah/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.313,18

Up0,15%
Up3,81%
Up0,02%
Up5,82%
Up18,30%
-

Capital Fixed Income Fund

1.766,42

Up0,60%
Up3,41%
Up0,02%
Up7,32%
Up17,24%
Up43,22%

STAR Stable Income Fund

1.917,41

Up0,56%
Up2,94%
Up0,02%
Up6,33%
Up30,71%
Up60,33%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.753

Down- 0,46%
Up3,74%
Up0,01%
Up4,38%
Up18,76%
Up47,23%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.035,73

Down- 0,22%
Up1,77%
Up0,01%
Up2,68%
Down- 2,15%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua