Lima Reksadana Saham Ini Untung hingga 35 Persen Setahun, Begini Portofolionya

Mayoritas reksadana saham di Bareksa bisa dibeli dengan modal Rp100.000 saja
Bareksa • 24 Sep 2018
cover

Ilustrasi investor reksadana saham obligasi

Bareksa.com – Berinvestasi  adalah cara yang efisien bagi seseorang yang ingin mendapatkan keuntungan maksimal. Kini, di era serba canggih ini, sudah banyak platform yang menawarkan berbagai jenis cara untuk berinvestasi. Tak terkecuali, berinvestasi dengan reksadana. 

Di marketplace Bareksa, terdapat jenis reksadana saham, pasar uang, campuran, dan pendapatan tetap serta yang bisa dipilih untuk jangka waktu yang berbeda. 

Setiap jenis reksadana di marketplace Bareksa dapat memberikan keuntungan yang maksimal. Contohnya, lima reksadana saham terbaik ini bisa memberikan imbal hasil (return) 13 persen hingga 35 persen dalam satu tahun terakhir (per 20 September 2018).

Lima reksadana saham terbaik di Bareksa dari sisi return dalam satu tahun terakhir adalah Simas Saham Unggulan, Simas Syariah Unggulan, Sucorinvest Maxi Fund, Sucorinvest Sharia Equity Fund, dan TRIM Kapital. 

Top 5 Reksadana Saham Return Tertinggi 1 Tahun Terakhir

Sumber :Bareksa 
 
Apa saja isi portofolio 5 reksadana pasar uang tersebut? Berikut ulasannya:

1.Simas Saham Unggulan

Reksadana saham Simas Saham Unggulan merupakan salah satu produk dari PT Sinarmas Asset Management. Dana kelolaan Simas Saham Unggulan ini mencapai Rp1,96 triliun per Agustus 2018.

Reksadana yang dirilis pada 18 Desember 2012 ini memiliki return dalam 1 tahun 35,73 persen dengan minimum pembelian Rp100.000.

Berdasarkan fund fact sheet per Agustus 2018, reksadana saham yang dikelola PT Sinarmas Asset Management ini mengalokasikan portofilo investasinya di saham Bank BRI Syariah (BRIS), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Erajaya Swasembada (ERAA), Indah Kiat Pulp & Paper (INKP), dan Wijaya Karya (WIKA). 

Dana Kelolaan Simas Saham Unggulan hingga Agustus 2018

Sumber : Bareksa

Simas Saham Unggulan bertujuan untuk memperoleh pendapatan yang optimal dalam jangka panjang dengan tingkat fleksibilitas investasi yang cukup tinggi.

Produk  ini juga bertujuan mengurangi risiko dengan berbagai jenis investasi portofolio efek yang terdiri dari efek bersifat ekuitas, utang dan/atau efek beragun aset serta instrumen pasar uang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Grafik Kinerja Simas Saham Unggulan Per Agustus 2018

Sumber :Fund Fact Sheet Agustus 2018

2.Simas Syariah Unggulan

Reksadana yang dirilis 8 Agustus 2014 dan memiliki dana kelolaan Rp116,91 miliar per Agustus 2018 ini bertujuan untuk memperoleh pendapatan yang optimal dalam jangka panjang dengan tingkat fleksibilitas investasi yang cukup tinggi.

Selain itu, produk ini bertujuan mengurangi risiko dengan berbagai jenis portofolio efek yang terdiri dari efek ekuitas dan efek bersifat utang serta instrumen pasar uang sesuai prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Produk dari  Sinarmas AM ini memberikan return hingga 35,67 persen dalam setahun dengan nilai minimum pembelian awal Rp200.000.

Sumber: Bareksa 

Beberapa saham yang menjadi top holding dalam portofolio reksadana Sinarmas Syariah Unggulan antara lain saham PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT Eraja Swasembada Tbk (ERAA), PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Grafik Kinerja Simas Syariah Unggulan


 
Sumber : Fund Fact Sheet Agustus 2018

3.Sucorinvest Maxi Fund 

Reksadana saham Sucorinvest Maxi Fund  dikelola oleh PT Sucor Asset Management. Berdasarkan fund fact sheet Agustus 2018, reksadana ini membenamkan portofolio investasinya di saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), deposit on call rupiah, serta saham PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA). 

Reksadana yang diluncurkan sejak 1 Oktober 2014 kini telah memiliki dana kelolaan Rp262,9 miliar dengan return selama 1 tahun sebesar 24,27 persen. 

Sumber : Bareksa

Sucorinvest Maxi Fund bertujuan untuk memberikan apresiasi modal dan tingkat keuntungan yang optimal dalam jangka panjang dengan mengkapitalisasi pasar modal Indonesia. Reksadana ini bisa dibeli dengan minimum modal Rp100.000. 

4.Sucorinvest Sharia Equity Fund 

Sama seperti Sucorinvest Maxi Fund, Sucorinvest Shariah Equity Fund ini juga dikelola oleh PT Sucor Asset Management. Reksadana ini bertujuan untuk mengoptimalkan tingkat keuntungan dalam jangka panjang pada saham berbasis syariah dengan melakukan investasi minimum 25 persen dari net asset value (NAV)  diinvestasikan pada saham-saham berkapitalisasi kecil – menengah yang memiliki pertumbuhan bisnis yang baik.

Sumber :Bareksa 

Per 20 September 2018, Sucorinvest Shariah Equity Fund menerima return 24,36 persen selama satu tahun dengan dana kelolaan sebesar Rp209,7 miliar. Bila investor ingin membeli reksadana ini, cukup menyiapkan pembelian minimum Rp100.000. 

Sumber: Bareksa 

Berdasarkan Fund Fact Sheet per Agustus 2018, reksadana ini mengalokasikan portofolio investasinya pada PT Aneka Tambang (PERSERO) Tbk (ANTM), PT Bisi International Tbk (BISI), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT KMI Wire & Cable (KBLI), PT Samindo Resources Tbk (MYOH).

5.TRIM Kapital

Reksadana saham  yang dikelola PT Trimegah Asset Management  ini diluncurkan sejak 20 Maret 1997 dan memiliki return sebesar 13,34 persen setahun terakhir.  Saat ini reksadana Trim Kapital  membukukan dana kelolaan Rp183,7  miliar.

Nilai minimum pembelian awal reksadana ini Rp100.000. Alokasi portofolio investasi reksadana ini per Agustus 2018 adalah PT Astra International, Tbk (ASII), PT Bank Central Asia, Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BBCA), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), dan PT United Tractors Tbk (UNTR). 

Grafik Kinerja TRIM Kapital 
 

Sumber : Fund Fact Sheet Agustus 2018

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(hm)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.