BeritaArrow iconBelajar InvestasiArrow iconArtikel

Tahun Baru Imlek 2026 Bursa Libur, Ini Penyesuaian Transaksi Saham, Reksadana, Emas Digital & ORI029

Abdul Malik13 Februari 2026
Tags:
Tahun Baru Imlek 2026 Bursa Libur, Ini Penyesuaian Transaksi Saham, Reksadana, Emas Digital & ORI029
Ilustrasi seorang investor perempuan yang membagikan angpao saat merayakan Hari Raya Imlek. (Shutterstock)

Bursa Efek Indonesia libur saat Imlek 16–17 Februari 2026. Simak dampaknya pada settlement saham, pencairan reksadana, transaksi emas digital, dan pembelian ORI029 bagi investor.

Bareksa – Libur dan cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada 16–17 Februari 2026 menjadi hari libur operasional Bursa Efek Indonesia (BEI). Selama periode ini, perdagangan saham tidak berlangsung dan penghitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana tidak dilakukan karena hanya dihitung pada hari Bursa.

Meski demikian, layanan investasi lainnya tetap tersedia. Transaksi emas digital di Super App Investasi Bareksa tetap dapat dilakukan sesuai ketentuan masing-masing mitra.

Selain itu, pemesanan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, khususnya Obligasi Negara Ritel ORI029 yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, tetap dapat dilakukan secara online 24 jam sehari dan 7 hari seminggu selama masa penawaran masih berlangsung.

Promo Terbaru di Bareksa

Berikut jadwal libur dan cuti bersama bursa terkait perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili:

Bulan
Hari
Tanggal
Keterangan

Februari


Senin

16

Cuti Bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

Selasa

17

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Seiring jadwal libur bursa tersebut, investor perlu memperhatikan bahwa seluruh transaksi saham dan reksadana akan mengikuti kalender hari bursa. Sementara itu, transaksi emas digital dan pemesanan SBN Ritel seperti ORI029 tetap dapat dilakukan secara fleksibel melalui platform investasi online seperti Bareksa.

Bareksa merupakan platform e-investasi terintegrasi di Indonesia yang telah beroperasi sejak 2016 dan berizin serta diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Agen Penjual Reksa Dana. Melalui aplikasi Bareksa, investor dapat mengakses berbagai produk investasi dalam satu platform, seperti reksadana, saham, Surat Berharga Negara (SBN), dan emas digital.

1. Transaksi Saham

  • Mengikuti jadwal BEI; tidak ada perdagangan saat libur bursa.
  • Transaksi yang dilakukan sebelum libur akan diselesaikan (settlement) pada hari kerja bursa berikutnya.
  • Investor tetap bisa memasang order menggunakan fitur Auto Order (GTC/GTD) agar transaksi terkirim otomatis saat Bursa dibuka kembali.

Karena BEI tidak beroperasi pada 16-17 Februari 2026, maka tidak ada aktivitas perdagangan di Bursa, maka proses settlement dan transaksi investasi akan menyesuaikan hari kerja Bursa berikutnya.

Sehingga, transaksi beli atau jual saham yang dilakukan pada:

  • Jumat, 13 Februari 2026, akan diselesaikan (settle) pada Kamis, 19 Februari 2026.

Contoh Penjualan Saham

Sebagai contoh, jika kamu melakukan penjualan saham pada 13 Februari 2026, maka dana hasil penjualan akan masuk ke rekening dana nasabah (RDN) pada 19 Februari 2026.

Jadwal Pencairan Dana Saham ke Rekening Pribadi

Selain settlement, pencairan dana RDN ke rekening pribadi juga mengikuti cut-off time

Pencairan dana di 13 Februari 2026

  • Sebelum pukul 15.00 WIB maka dana masuk ke rekening pribadi pada 18 Februari 2026
  • Setelah pukul 15.00 WIB maka dana masuk pada 19 Februari 2026

2. Transaksi Reksadana

  • Mengikuti hari kerja Bursa; NAB dihitung pada hari bursa dengan cut-off time pukul 13.00 WIB.
  • Transaksi setelah cut-off time atau saat libur Bursa akan diproses pada hari bursa berikutnya.
  • Pembelian & switching masuk portofolio setelah NAB efektif.
  • Penjualan (redemption) cair sesuai ketentuan T+7 hari kerja Bursa (namun umumnya lebih cepat tergantung jenis reksadana).

Dalam transaksi investasi reksa dana, baik pembelian (subscription), pengalihan (switching), maupun penjualan (redemption), berlaku batas waktu transaksi (cut off time) dalam penghitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB). NAB reksadana hanya dihitung pada hari kerja Bursa, dengan cut off time pukul 13.00 WIB.

A. Transaksi Pembelian (Subscription) & Pengalihan (Switching)

Transaksi pembelian atau switching yang dilakukan pada Jumat, 13 Februari 2026 sebelum pukul 13.00 WIB akan menggunakan NAB 13 Februari 2026 dan masuk ke portofolio paling lambat Rabu, 18 Februari 2026.

Transaksi yang dilakukan setelah pukul 13.00 WIB pada 13 Februari 2026 hingga Rabu, 18 Februari 2026 sebelum pukul 13.00 WIB akan menggunakan NAB 18 Februari 2026 dan masuk ke portofolio pada Selasa, 19 Februari 2026.

Jadwal Transaksi Pembelian & Switching Reksadana

Waktu Transaksi (Order & Pembayaran Selesai)
NAB yang Digunakan
Estimasi Masuk Portofolio

Jumat, 13 Februari 2026 sebelum 13.00 WIB

13 Februari 2026

Paling lambat 18 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 setelah 13.00 WIB – Rabu, 18 Februari sebelum 13.00 WIB

18 Februari 2026

19 Februari 2026

Sumber: Bareksa

B. Transaksi Penjualan (Redemption)

Penjualan reksadana yang dilakukan pada Jumat, 13 Februari 2026 sebelum pukul 13.00 WIB, akan menggunakan NAB tanggal 13 Februari 2026. Dana hasil penjualan akan masuk ke rekening investor maksimal T+7 hari kerja Bursa, yaitu 26 Februari 2026.

Penjualan yang dilakukan pada 13 Februari 2026 setelah pukul 13.00 WIB hingga 18 Februari 2026 sebelum pukul 13.00 WIB akan menggunakan NAB tanggal 18 Februari 2026, dengan pencairan dana maksimal T+7 hari kerja Bursa, yaitu 27 Februari 2026.

Meski demikian, pencairan dana umumnya dapat lebih cepat, terutama untuk reksadana pasar uang dan pendapatan tetap, yang biasanya cair dalam T+1 hingga T+2 hari kerja Bursa atau 1-2 hari kerja, tergantung kebijakan manajer investasi dan bank kustodian.

Jadwal Penjualan Reksadana

Waktu Penjualan
NAB yang Digunakan
Estimasi Dana Cair

13 Februari 2026 sebelum 13.00 WIB

NAB 13 Februari 2026

Maks 26 Feb 2026 (T+7)

13 Jan 2026 setelah 13.00 WIB – 18 Feb sebelum 13.00 WIB

NAB 18 Februari 2026

Maks 27 Feb 2026 (T+7)

Sumber: Bareksa

Dengan memperhatikan jadwal libur bursa dan cut off time, investor disarankan melakukan transaksi reksadana lebih awal agar proses berjalan lebih cepat dan sesuai rencana.

3. Transaksi Emas

Bareksa bekerja sama dengan Pegadaian, Treasury, dan Indogold untuk menyediakan fitur Bareksa Emas yang aman dan terpercaya.

Transaksi emas fisik digital di fitur Bareksa Emas juga bisa dilakukan kapan saja, 24 jam sehari dan 7 hari seminggu sesuai kebutuhan dan keinginanmu, tanpa terpengaruh hari libur. Nilai transaksi pembelian emas fisik digital langsung dapat dilihat saat kamu melakukan pembayaran.

Transaksi pembelian emas selama libur cuti bersama bisa menggunakan e-money & virtual account. Sebab untuk metode transfer bank, selama libur tidak tersedia.

Untuk transaksi penjualan emas, tetap bisa kamu lakukan selama libur melalui aplikasi. Namun pencairan dana atas penjualan kamu baru akan di proses di hari kerja Bursa.

4. Transaksi Pembelian ORI029 Tetap Tersedia Saat Libur Bursa

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia menawarkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 dengan masa penawaran pada 26 Januari hingga 19 Februari 2026. Selama periode tersebut, investor tetap dapat melakukan pemesanan secara online 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, termasuk saat hari libur bursa, selama kuota nasional masih tersedia.

ORI029 merupakan Surat Berharga Negara (SBN) ritel yang diterbitkan dan dijamin 100% oleh negara, serta ditawarkan khusus kepada individu Warga Negara Indonesia (WNI). Instrumen ini dapat diperdagangkan di pasar sekunder mulai 16 April 2026 setelah melewati masa minimum holding period. Minimum pembelian ditetapkan sebesar Rp1 juta, dengan maksimum pemesanan mencapai Rp15 miliar per investor.

ORI029 terdiri dari dua pilihan tenor, yaitu:

  • ORI029T3 (tenor 3 tahun): kupon tetap 5,45% per tahun
  • ORI029T6 (tenor 6 tahun): kupon tetap 5,80% per tahun

Kupon bersifat tetap (fixed rate) dan dibayarkan setiap bulan. Setelah dikenakan pajak 10%, imbal hasil bersih per tahun menjadi sekitar:

  • ORI029T3: ±4,91%

  • ORI029T6: ±5,22%

Dengan karakteristik kupon tetap, jaminan negara, dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder, ORI029 menjadi salah satu instrumen investasi yang relatif stabil dan tetap bisa dibeli selama masa penawaran, termasuk saat periode libur bursa.

Kesimpulan

Libur Bursa Efek Indonesia pada 16–17 Februari 2026 membuat perdagangan saham dan proses NAB reksadana berhenti sementara, sehingga settlement dan pencairan dana menyesuaikan hari bursa berikutnya. Investor tetap dapat mengakses alternatif investasi seperti emas digital dan SBN Ritel ORI029 yang tersedia secara online selama masa penawaran. Memahami jadwal libur bursa penting agar investor dapat merencanakan likuiditas, waktu transaksi, dan strategi investasi secara lebih optimal tanpa mengganggu kebutuhan dana maupun peluang investasi.

FAQ

1. Kapan transaksi kembali normal setelah libur Imlek 2026?
Transaksi saham dan reksadana kembali normal pada hari bursa berikutnya setelah periode libur berakhir, sesuai kalender resmi Bursa Efek Indonesia.

2. Apakah harga saham berubah selama libur bursa?
Harga saham tidak berubah selama bursa libur, namun berpotensi mengalami penyesuaian saat bursa dibuka kembali mengikuti sentimen pasar terbaru.

3. Apakah investor tetap bisa melihat portofolio saat bursa libur?
Ya, investor tetap dapat memantau portofolio dan nilai investasi melalui aplikasi, meskipun transaksi terten ke tu diproses pada hari bursa berikutnya.

4. Apakah ada risiko likuiditas selama libur bursa?
Risiko likuiditas bisa meningkat jika investor membutuhkan dana cepat, karena pencairan saham dan reksadana mengikuti hari kerja bursa.

5. Apa keuntungan membeli SBN seperti ORI029 saat libur bursa?
Investor tetap bisa mengamankan kuota investasi lebih awal dan memperoleh kupon tetap, tanpa harus menunggu bursa kembali beroperasi.

Beli ORI029 di Sini

Beli Emas di Sini

(Adam N/Rahmat H/S Diandini/AM)

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua