Investor, Ini 10 Keuntungan Investasi di Reksadana

Investasi reksadana memiliki berbagai macam jenis yang bisa Anda pilih sesuai dengan tingkat toleransi Anda terhadap risiko
Abdul Malik • 27 Jul 2021
cover

Ilustrasi perempuan investor yang meraih keuntungan dari hasil investasinya di reksadana dan SBN. (Shutterstock)

Bareksa.com - Apakah Anda ingin menjadikan investasi sebagai gaya hidup tapi merasa belum memiliki uang banyak untuk berinvestasi? Jika iya, tenang, karena reksadana bisa jadi pilihan bijak.

Seperti Anda ketahui, reksadana merupakan salah satu instrumen investasi yang cukup banyak digandrungi masyarakat saat ini. Bagaimana tidak, kemudahan serta potensi imbal hasil (return) yang lebih tinggi dibandingkan produk perbankan menjadi salah satu alasan banyak orang yang tertarik di instrumen pasar modal tersebut.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi atau deposito.

Selain itu, reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Nah, ada beberapa fakta menarik mengenai reksadana dibandingkan dengan berbagai instrumen investasi yang lain.

Berikut 10 keuntungan berinvestasi di reksadana :

1. Potensi return menarik

Saat berinvestasi yang Anda lakukan, tentu Anda selalu mengharapkan imbal hasil (return) yang tinggi. Sebagai contoh, berikut beberapa produk reksadana yang memiliki kinerja tertinggi dalam 5 tahun terakhir di Bareksa.

10 Reksadana Return Tertinggi 5 Tahun Terakhir per 26 Juli 2021

Sumber: Bareksa

2. Jumlah minimal investasi yang kecil

Untuk memulai sebuah investasi, biasanya memerlukan dana awal cukup besar. Untuk memulai investasi di reksadana membutuhkan uang yang jauh lebih kecil dibandingkan dua instrumen investasi tadi. Saat ini Anda sudah bisa memulai berinvestasi di reksadana hanya dengan nominal Rp10.000.

3. Jenis beragam

Investasi reksadana memiliki berbagai macam jenis yang bisa Anda pilih sesuai dengan tingkat toleransi Anda terhadap risiko. Sehingga hal ini akan menawarkan alternatif bagi Anda untuk memilih jenis reksadana mana yang paling cocok untuk Anda pilih sesuai dengan tujuan investasi Anda.

4. Tidak memiliki risiko kehilangan

Aset-aset investasi seperti emas atau properti tentu memiliki risiko kehilangan atau risiko kebakaran jika kita tidak menjaganya dengan baik-baik. Sedangkan reksadana tidak memiliki bentuk fisik, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan aset yang Anda miliki.

Segala yang berhubungan dengan aset reksadana seperti bunga dan dividen, akan dikelola dan disimpan dengan baik oleh bank kustodian sehingga akan dijamin dengan aman dari risiko kehilangan.

5. Investasi yang fleksibel

Reksadana memberikan kemudahan bagi Anda untuk dapat membeli dan menjualnya kapan saja anda inginkan, baik sebagian maupun seluruhnya. Lain halnya jika Anda menempatkan uang anda di deposito yang memiliki waktu jatuh tempo sehingga akan merugikan Anda, jika dicairkan sebelum waktu jatuh tempo karena tidak akan mendapatkan bunga.

6. Kemudahan mengelola investasi

Pada reksadana, semua kegiatan dikelola langsung oleh manajer investasi yang telah profesional dalam bidangnya. Jadi, Anda tidak harus susah payah untuk melakukan analisis atau membaca situasi pasar yang sedang terjadi.

Hal tersebut tentu sangat cocok bagi Anda yang memiliki keterbatasan waktu serta pengetahuan tentang dunia investasi. Anda hanya perlu rutin untuk menyisihkan uang anda dan biarkan uang anda tumbuh dalam jangka panjang.

7. Bebas Pajak

Keuntungan yang anda dapatkan dari hasil investasi di reksadana telah bebas dari pajak, sehingga akan lebih menguntungkan Anda.

8. Diversifikasi investasi

Hal ini merupakan salah satu keunggulan penting reksadana. Mengingat dengan modal yang relatif kecil, Anda telah mampu untuk menciptakan diversifikasi ke berbagai jenis instrumen investasi di pasar modal sehingga akan menyebarkan risiko menjadi lebih konservatif.

9. Kemudahan bertransaksi

Saat ini Anda bisa melakukan investasi reksadana secara mudah dan cepat secara online menggunakan telepon pintar, seperti melalui Bareksa. Jadi, Anda tidak perlu lagi repot-repot untuk mendatangi langsung ke perusahaan manajer investasi untuk bertransaksi reksadana.

10. Diawasi oleh pemerintah

Segala kegiatan investasi di reksadana diawasi secara langsung oleh pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penipuan dan penyalahgunaan dana nasabah, sehingga akan membuat investasi Anda jauh lebih aman.

(Martina Priyanti/AM)

​***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.