Berita / SBN / Artikel

Besok Penawaran Ditutup, Berapa Perkiraan Total Penjualan SBR011?

Masa penawaran SBR011 dijadwalkan akan ditutup pada 16 Juni 2022 pada pukul 10.00 WIB
Hanum Kusuma Dewi • 15 Jun 2022
cover

Ilustrasi perempuan investor yang bahagia karena sudah membeli SBR011. (Shutterstock)

Bareksa.com - Minat investor yang terus memborong Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Savings Bond Ritel (SBR) Seri SBR011 jelang masa penawaran, sudah diperkirakan pemerintah. Masa penawaran SBR011 sendiri dijadwalkan akan ditutup pada 16 Juni 2022 pada pukul 10.00 WIB.

Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Deni Ridwan menyampaikan fenomena yang umum terjadi dalam penerbitan SBN Ritel, yakni pemesanan dari investor meningkat menjelang penutupan. 

"Hari Senin dan Rabu besok (hari ini red) diperkirakan order masuk di kisaran Rp1 triliun per hari," kata Deni kepada Bareksa, Selasa sore (14/6/2022).

Hingga Rabu pagi (14/6/2022) nilai pemesanan SBR011 tembus Rp12,15 trilun, atau tersisa Rp848,64 miliar dari kuota pemesanan SBR011 sebesar Rp13 triliun.

"Kamis (16/6/2022) hari penutupan kan cuma sampai 10.00 WIB, kemungkinan total order antara Rp13 triliun sampai Rp13,5 triliun sampai penutupan," kata Deni.

Sebelumnya secara terpisah Deni mengatakan SBR011 sangat menarik termasuk bagi investor pemula sekalipun yang cenderung masih menghindari risiko dalam berinvestasi. "Dengan fitur floating with floor, investasi yang mereka tanamkan akan terlindungi dari gerusan inflasi," kata Deni.

Sebagai catatan, menurut jadwal SBR011, total penjualan SBR011 resmi akan diumumkan pada tanggal penetapan 20 Juni 2022 oleh Kementerian Keuangan. Kemudian, kepemilikan SBR011 secara resmi oleh investor dan perhitungan kupon, akan dimulai pada tanggal setelmen yaitu pada 22 Juni 2022. 

Baca juga Catat! Tanggal-tanggal Penting Terkait Penerbitan SBR011

15 Pokok dan Persyaratan SBR011

Rincian pokok-pokok ketentuan dan persyaratan SBR011 adalah sebagai berikut :

1

Periode Registrasi

Setiap saat pada Mitra Distribusi yang telah ditetapkan

2

Masa Penawaran

Pembukaan : 25 Mei 2022 pukul 09.00 WIB

Penutupan : 16 Juni 2022 pukul 10.00 WIB

3

Bentuk dan Karakteristik Obligasi

- Obligasi Negara tanpa warkat; Tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder; Tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada masa

- Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption)

4

Tanggal Penetapan Hasil Penjualan

20 Juni 2022

5

Tanggal Setelmen

22 Juni 2022

6

Tanggal Jatuh Tempo

10 Juni 2024

7

Minimum Pemesanan

Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah)

8

Maksimum Pemesanan

Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah)

9

Jenis Kupon

Mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) dengan suku bunga acuan adalah BI 7-Day Reverse Repo Rate.

10

Tingkat Kupon

- Tingkat Kupon untuk periode 3 bulan pertama (tanggal 22 Juni 2022 s.d. 10 September 2022) adalah sebesar 5,50%, berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yaitu sebesar 3,50% ditambah spread tetap 200 bps (2,00%).
- Tingkat Kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada Tanggal Penyesuaian Kupon sampai dengan Jatuh Tempo.
- Penyesuaian Tingkat Kupon didasarkan pada suku bunga acuan (BI-7DRR Rate) ditambah spread tetap 200 bps (2,00%).
- Tingkat kupon sebesar 5,50% adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo.

11

Pembayaran Kupon

Tanggal 10 setiap bulan

12

Pembayaran Kupon Pertama Kali

10 Agustus 2022* (long coupon)

*Dalam hal tanggal pembayaran kupon bukan pada hari kerja, maka pembayaran kupon dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi bunga.

13

Periode Pengajuan Early Redemption

Pembukaan: 26 Juni 2023 pukul 09.00 WIB

Penutupan: 4 Juli 2023 pukul 15.00 WIB

14

Tanggal Setelmen Early Redemption

10 Juli 2023

15

Nilai Maksimal Early Redemption

50% dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan pada masing-masing Mitra Distribusi

Sumber : Kementerian Keuangan

Deni melanjutkan SBR011 memiliki tenor dua tahun dengan fitur early redemption akan menjadi pilihan yang tepat bagi investor pemula. Serta adanya kemudahan berinvestasi dan dengan nominal minimum hanya Rp1 juta, Deni menilai SBR011 juga bisa jadi pilihan pas bagi investor dalam membelanjakan disposable income-nya.

Sumber: Kementerian Keuangan

Keuntungan Berinvestasi di SBR011

Lalu, kira-kira apa saja kentungan berinvestasi di SBR011? Berikut 8 keuntungan berinvestasi di SBR011 seperti disebutkan dalam Memorandum Informasi Savings Bond Ritel Republik Indonesia Seri SBR011 :

Pertama, pembayaran Kupon dan pokok sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh Undang-Undang SUN dan dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya.

Kedua, pada saat diterbitkan (Pasar Perdana Domestik), Kupon ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN.

Ketiga, kupon mengambang dengan jaminan Kupon minimal (floor) sampai dengan jatuh tempo, artinya kupon bisa naik kalau acuan naik, tetapi tidak bisa turun dari batas minimal.

Keempat, kupon dibayar setiap bulan.

Kelima, terdapat fasilitas Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) tanpa dikenakan redemption cost. Syaratnya, periode investasi telah setahun dan minimal saldo saat pembelian Rp2 juta.

Keenam, kemudahan akses untuk melakukan Transaksi Pembelian dan pengajuan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) melalui Sistem Elektronik.

Ketujuh, dapat dipinjamkan atau dijaminkan kepada pihak lain, antara lain jaminan dalam pengajuan pinjaman pada bank umum, lembaga keuangan lainnya, atau jaminan dalam rangkatransaksi Efek. Kebijakan peminjaman atau penjaminan SBR mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku pada masing-masing pihak.

Kedelapan, memperoleh kesempatan untuk turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Ingin investasi di SBR011? Anda bisa melakukan pemesanan SBR011 melalui mitra distribusi SBN Ritel yang telah ditunjuk pemerintah melalui Kementerian Keuangan, salah satunya Bareksa.

Baca juga Last Week Deal, Serbu SBR011 dan Raih Hadiah Reksadana hingga Rp200 Ribu

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Investasi Sekarang

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.

Baca juga : SBR011 Segera Terbit, Ini Pengertian SBR dan Cara Daftarnya di Bareksa