Berita / SBN / Artikel

Penjualan SR016 Tembus Rp14 Triliun, Ayo Beli Sebelum Tutup

​SR016 merupakan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel kedua yang ditawarkan pemerintah tahun ini
Hanum Kusuma Dewi • 15 Mar 2022
cover

Banner Sukuk Negara Ritel seri SR016. (Kemenkeu)

Bareksa.com - Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR016 makin laris diburu investor ritel jelang berakhirnya masa penawaran. Pemerintah akan menutup masa penawaran SR016 pada 17 Maret 2020, atau tersisa 2 hari lagi.

SR016 merupakan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel kedua yang ditawarkan pemerintah tahun 2022 dan mulai ditawarkan sejak 25 Februari 2022.

Hingga Selasa pagi (14/3/2022), pemesanan SR016 tercatat telah menembus Rp14,13 triliun atau tersisa sekitar Rp1,86 triliun lagi dari target tambahan SR016 menjadi Rp16 triliun. Sebelumnya, pemerintah menetapkan target awal penerbitan SR016 sebesar Rp10 triliun, namun pemerintah lewat Kementerian Keuangan membuka opsi penambahan kuota penerbitan SR016 hingga batas Rp25 triliun.

Minat investor yang besar pada SR016 bisa dimaklumi. Alasannya di tengah gejolak pasar terdampak konflik Rusia - Ukraina, meroketnya harga energi dan komoditas, dan rencana penaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed Rate) yang rencananya diumumkan pekan ini, investor sedang memburu instrumen investasi yang aman serta cuan.

Baca juga: Begini Alasan Sukuk Ritel SR016 Sangat Menarik untuk Dikoleksi

SR016 menawarkan imbal hasil 4,95 persen dan pajak imbal hasilnya hanya 10 persen. Besaran imbal hasil dimaksud, jauh lebih menguntungkan dibandingkan deposito yang saat ini menawarkan bunga di kisaran 3,5 persen dan pajak bunga deposito 20 persen.

Sukuk Negara Ritel seri SR016 ini memiliki tenor 3 tahun namun bisa diperdagangkan sebelum jatuh tempo, sehingga sangat cocok jadi bagian pos dana darurat.

Bagaimana, tertarik investasi di SR016? Segera pesan SR016 di Bareksa biar tidak kehilangan kesempatan investasi aman sekaligus mendapatkan cuan.

Promo Beli SR016 di Bareksa

Investasi SR016 dapat dilakukan di mitra distribusi yang telah ditunjuk pemerintah, salah satunya Bareksa. Untuk yang investasi SR016 bahkan bisa berpeluang dapat hadiah. Dengan layanan serba online, investasi SR016 di Bareksa dapat dilakukan dengan mudah baik dari sisi pendaftaran untuk pembelian serta bisa dilakukan kapan dan di manapun.

Smart investor yang ingin memiliki investasi aman dijamin negara SR016 secara online di Bareksa berpeluang dapat hadiah.

Selama sepekan terakhir penawaran SR016 ini, smart investor Bareksa berkesempatan meraih voucher reksadana senilai Rp50.000 atau Rp100.000 bila memesan SR016 di Bareksa. Pilih nominal voucher reksadana yang ingin diraih, catat kode promonya berikut ini. 

Baca juga : SR016 Diborong Rp6,1 Triliun, Kuota Kian Menipis, Ayo Buruan Pesan!

Hadiah unit Reksadana @Rp 100.000 

  • untuk 25 orang pemenang

  • pembelian SR016 minimal Rp 3 juta

  • kode promo 100LASTSR16 

Hadiah unit Reksadana @Rp 50.000 

  • untuk 50 orang pemenang

  • pembelian SR016 minimal Rp 1 juta.

  • kode promo 50LASTSR16 

Kalau sudah catat kode promonya, simak juga syarat dan ketentuannya berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo Last Week Deals SR016

  1. Periode promo 9 - 17 Maret 2022

  2. Promo berlaku untuk pembelian produk SBN seri SR016 dengan memasukkan kode promo yang dipilih

  3. Pembelian tidak berlaku kelipatan

  4. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa

  5. Pembeli tercepat berhak memenangkan hadiah

  6. Bareksa akan mengumumkan pemenang pada tanggal 31 Maret 2022 melalui sosial media Bareksa dan email.

  7. Hadiah tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan.

  8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

  9. Seluruh pajak hadiah ditanggung Bareksa.

  10. Bareksa dapat membatalkan pemenang jika nasabah terbukti melakukan kecurangan, atau tidak dapat dihubungi.

Siapa cepat  yang dapat hadiahnya ya.

Baca juga Siap-siap! SR016 Segera Terbit, Ini Jadwal Penawaran dan Cara Daftarnya

Investasi Sekarang

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

SR016 merupakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel yang dikelola sesuai prinsip syariah dan memiliki fitur bisa diperdagangkan dengan tenor 3 tahun. Nilai investasi minimal Rp1 juta dan maksimal Rp2 miliar, kupon bersifat tetap dan aman karena baik kupon maupun pokoknya dijamin oleh negara dan Undang-Undang.

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan cuan, namun  juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara. SR016 bisa dipesan melalui Bareksa.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBSN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan ​penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Investor Bareksa yang sudah pernah membeli SBN Ritel di Bareksa setelah Juni 2021 bisa langsung memesan ORI021. Adapun investor Bareksa yang sudah pernah membeli seri SBN Ritel sebelum Juni 2021 perlu melakukan registrasi ulang.

Daftar ulang akun SBN di Bareksa ini untuk memudahkan dalam melakukan trading (jual-beli) SBN di pasar sekunder, karena Bareksa sudah bermitra dengan sekuritas yaitu Binaartha Sekuritas. Lengkapnya baca ​cara daftar ulang akun SBN Ritel di Bareksa. 

Investor Bareksa yang sudah investasi reksadana tapi belum pernah membeli SBN perlu melengkapi data, agar bisa dibuatkan rekening sub-registry untuk SBN. Data yang dibutuhkan untuk membeli SBN adalah rekening bank yang digunakan untuk menerima kupon.

Segera daftar SBN Ritel sekarang di Bareksa agar bisa memesan SR016 pada masa penawaran. Jangan ketinggalan karena kuota terbatas.