Berita / SBN / Artikel

ORI021 Seri SBN Ritel yang Pertama Terbit di 2022, Ini Karakteristiknya

Investor Bareksa perlu registrasi ulang sebelum bisa ikut masa penawaran ORI021
Bareksa • 04 Jan 2022
cover

Ilustrasi perempuan investor yang gembira melihat hasil investasinya di reksadana dan SBN melalui ponsel. (Shutterstock)

Bareksa.com - Masyarakat investor punya pilihan investasi yang aman dijamin negara, yaitu melalui Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel). SBN Ritel seri pertama yang rencananya akan ditawarkan mulai Januari 2022 ini adalah Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI021

Menurut informasi dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan kepada para mitra distribusi, yang salah satunya adalah Bareksa, kick off meeting ORI021 akan dilakukan pada 13 Januari 2022. Rencananya, masa penawaran ​ORI021 akan dibuka pada 24 Januari hingga 17 Februari 2022 tapi, jadwal pastinya akan segera diumumkan oleh Kementerian Keuangan.

Baca juga DJPPR Kemenkeu: Realisasi Penerbitan SBN Ritel 2021 Rp97,2 Triliun, Ini Rencana 2022

Apa itu ORI?

ORI adalah bagian dari Surat Berharga Negara yang khusus untuk investor individual atau ritel. Selain untuk membiayai Anggaran Negara, tujuan diterbitkannya ORI adalah untuk memberi kesempatan kepada investor individual untuk secara langsung memiliki dan memperdagangkan secara aktif dalam perdagangan Obligasi Negara. 

Keuntungan ORI berupa kupon yang besaranannya tetap dan dibayarkan setiap bulan. ORI dapat diperjualbelikan di pasar sekunder setelah investor mendapatkan kupon perdana sehingga investor yang membeli ORI tidak harus memegangnya hingga jatuh tempo tetapi bisa menjualnya di pasar sekunder. 

Sebelum memutuskan untuk membeli ORI, kita perlu mengetahui sifat atau karakteristik dari instrumen investasi ini. Berikut penjelasan mengenai karakteristik ORI :

1. Dapat diperdagangkan, tanpa warkat

ORI bersifat tradable alias bisa diperdagangkan di pasar sekunder. Jadi, jika investor membeli ORI, investor bisa menjualnya setelah kupon pertama diberikan. 

Saat ini dengan sistem online (e-SBN), ORI ditetapkan tanpa warkat (scriptless). Bukti kepemilikan investor adalah berupa Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) yang didapatkan ketika melakukan pembelian di pasar perdana. Di pasar sekunder, kepemilikan akan tampil dalam portofolio masing-masing investor. 

2. Kupon tetap (fixed rate

Besaran kupon (imbal hasil) ORI adalah tetap berdasarkan tingkat suku bunga acuan yang berlaku pada saat itu. Kupon tidak akan disesuaikan bila suku bunga acuan naik atau turun selama jangka waktu ORI berlaku. 

3. Minimal pembelian terjangkau 

ORI020 misalnya, bisa dibeli dengan modal Rp1 juta, kelipatan Rp1 juta hingga maksimal Rp2 miliar per investor. 

4. Potensi naik/turun harga 

Terkait sifatnya yang bisa diperjualbelikan di pasar sekunder, ORI memiliki potensi peningkatan dan penurunan harga (capital gain/loss). 

Cara Daftar Akun SBN Ritel di Bareksa

Investor Bareksa yang sudah pernah membeli SBN Ritel di Bareksa setelah Juni 2021 bisa langsung memesan ​ORI021 pada masa penawaran dibuka nanti. 

Adapun investor Bareksa yang sudah pernah membeli seri SBN Ritel sebelum Juni 2021 perlu melakukan registrasi ulang. Daftar ulang akun SBN di Bareksa ini untuk memudahkan dalam melakukan trading (jual-beli) SBN di pasar sekunder, karena Bareksa sudah bermitra dengan sekuritas yaitu Binaartha Sekuritas. Lengkapnya baca ​cara daftar ulang akun SBN Ritel di Bareksa. 

Investor Bareksa yang sudah investasi reksadana tapi belum pernah membeli SBN perlu melengkapi data, agar bisa dibuatkan rekening sub-registry untuk SBN. Data yang dibutuhkan untuk membeli SBN adalah rekening bank yang digunakan untuk menerima kupon. 

Berikut cara daftar akun SBN di aplikasi Bareksa. 

1. Login

Login aplikasi Bareksa menggunakan email dan password terdaftar. 

2. Pilih Investasi Lainnya SBN

Dari halaman utama (home), lihat bagian Investasi Lainnya dan klik SBN. 

3. Mulai Investasi SBN

Akan tampil deskripsi mengenai SBN. Investor bisa pilih Pelajari Dulu, atau bila sudah yakin bisa langsung klik Mulai Investasi SBN. 

4. Verifikasi/Tambah Rekening

Akan tampil data rekening investor. Investor bisa memilih rekening yang ada atau menambah rekening baru.

5. Konfirmasi

Bila menambah rekening baru, pastikan nama pemilik rekening sama dengan nama pada e-KTP. Setelah itu centang kesepakatan dan klik Konfirmasi. 

6. Tunggu verifikasi

Pembukaan akun SBN sedang diproses dan butuh waktu sekitar 2x24 jam. Investor akan mendapatkan notifikasi setelah proses selesai. 

***

Investasi Sekarang

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan ​penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021.