Berita / SBN / Artikel

Duit Rp2,5 Miliar Diinvestasikan di ORI021 dan ORI019, Dapat Cuan Berapa?

Dengan berinvestasi di ORI, kita akan mendapatkan imbal hasil atau pendapatan pasif per bulan
Bareksa • 26 Jan 2022
cover

Ilustrasi investor sedang menghitung imbal hasilnya dari investasi di ORI019 dan ORI021. (Shutterstock)

Bareksa.com - Masih ingat kisah Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur? Warga di kampung itu mendadak jadi miliarder usai mendapat ganti rugi atas tanah pertanian mereka yang digunakan untuk proyek Pertamina.

Warga kampung tersebut sempat viral pada Februari 2021 karana membeli mobil secara beramai-ramai. Saat itu, Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu dikenal sebagai kampung miliarder. Bahkan seorang warga mendapatkan ganti rugi hingga Rp2,5 miliar dari hasil penjualan tahanya 2,4 hektare ke PT Pertamina,

Namun kini, sejumlah warga kampung miliarder itu justru menyesal telah menjual tanahnya. Sebab mereka tidak memiliki pekerjaan. Beberapa warga bahkan harus menjual ternaknya untuk bertahan hidup.

Dilansir Kompas.com, sejumlah warga kampung miliarder Tuban tersebut melakukan unjuk rasa di kantor PT Pertamina Grass Root Revenery (GRR) Tuban, Tuban, Senin (24/1/2022). Warga menuntut agar Pertamina menepati janji untuk memberikan mereka pekerjaan setelah lahan milik warga dijual ke Pertamina.

Simulasi imbal hasil investasi di ORI021 dan ORI019

Misalkan kita berandai-andai punya uang Rp2,5 miliar kemudian kita investasikan di Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI021 dan ORI019 kira-kira bisa dapat untung berapa ya?

Untuk diketahui, ORI019 adalah salah satu seri SBN Ritel yang ditawarkan pada 25 Januari 2021 hingga 18 Februari 2021 dengan menawarkan kupon 5,57 persen. Februari tahun lalu merupakan waktu di mana warga Tuban berbondong-bondong memborong mobil karena telah menerima uang ganti rugi pembebasan lahan dari PT Pertamina. 

Adapun ORI021 saat ini sedang dalam masa penawaran berlangsung mulai 24 Januari dan berakhir pada 17 Februari 2022 dengan imbalan 4,9 persen. ORI021 dan ORI019 sama-sama instrumen investasi rendah risiko atau hampir tidak ada risiko, sehingga cocok buat investor pemula. 

Baik ORI019 maupun ORI021 sama-sama memiliki kupon tetap hingga jatuh tempo dan bersifat bisa diperdagangkan (tradable). Sehingga ketika sewaktu-waktu butuh dana darurat, investor bisa menjualnya di pasar sekunder.

Kemudian, baik pokok investasi maupun kuponnya sama-sama dijamin oleh negara melalui Undang-Undang. Sehingga ORI019 dan ORI021 merupakan produk investasi yang hampir tidak ada risiko atau risk free.

Andaikan dari dana kita Rp2,5 miliar tersebut, kemudian sebagian atau Rp1,5 miliar kita investasikan di ORI019, maka setiap bulan kita akan menerima imbal hasil berikut ini : 

Keterangan

Cara Perhitungan

Nilai (Rp)

Nilai Investasi


1.500.000.000

Kupon/tahun

1.500.000.000 x 5,57%

83.550.000

Kupon/bulan

83.550.000 : 12

6.962.500

Pajak/bulan

6.962.500 x 15%

1.044.375

Kupon bersih/bulan

6.962.500 - 1.044.375

5.918.125

Sumber: Kemenkeu, diolah Bareksa

Dari hasil simulasi, dengan kita berinvestasi di ORI019 senilai Ro1,5 miliar, maka setiap bulan kita mendapatkan imbal hasil bersih setelah dipotong pajak Rp5,91 juta. Perlu diketahui sejak 30 Agustus 2021, pajak SBN dan obligasi turun dari sebelumnya 15 persen jadi 10 persen seiring target pemerintah untuk semakin meningkatkan minat masyarakat berinvestasi di SBN. 

Dengan begitu, sejak September 2021 dengan berinvestasi Rp1,5 miliar di ORI019 maka imbalan bersih yang diterima investor per bulan naik jadi Rp6.266.250.

Investor tidak perlu bingung soal bagaimana cara mendapatkan imbal hasil ini. Sebab Kementerian Keuangan melalui Bank Indonesia yang akan mentransfer dana imbal hasil investasi di ORI019 ke rekening investor secara langsung, tanpa harus datang ke bank atau perantara lain. 

Jadi kita tinggal duduk manis di rumah, sementara setiap bulan kita menerima transferan dana Rp6.266.250 dari pemerintah karena kita berinvestasi di ORI019. Nilai yang cukup lumayan untuk menghidupi kebutuhan  bulanan kita.

Kupon ORI019 tersebut bisa jadi pendapatan pasif tanpa kita bekerja, artinya bukan kita yang bekerja mencari uang, melainkan uang yang bekerja untuk kita. Adapun dana pokok Rp1,5 miliar tetap utuh akan masuk rekening kita saat jatuh tempo. Menarik bukan?

Nah, setelah tahun lalu, kita investasikan sebagian dana kita yakni Rp1,5 miliar di ORI019, maka dari total dana kita Rp2,5 miliar, kini masih tersisa Rp1 miliar.

Seiring masa penawaran ORI021, dan kita investasikan dana Rp1 miliar tersebut, kira-kira berapa ya imbal hasilnya per bulan? Berikut simulasinya :

Keterangan

Cara Perhitungan

Nilai (Rp)

Nilai Investasi


1.000.000.000

Kupon/tahun

1.000.000.000 x 4,9%

49.000.000

Kupon/bulan

49.000.000 : 12

4.083.333

Pajak/bulan

4.083.333x 10%

408.333

Kupon bersih/bulan

4.083.333 - 408.333

3.674.999

Sumber: Kemenkeu, diolah Bareksa

Dari hasil simulasi, jika kita investasi di ORI021 senilai Rp1 miliar maka per bulannya kita akan mendapatkan imbal hasil Rp3,67 juta yang ditransfer langsung oleh pemerintah ke rekening kita. 

Jika imbal hasil bersih antara ORI019 yang senilai Rp6,26 juta dan imbalan bersih ORI021 yang senilai Rp3,67 juta digabungkan, maka kita mendapatkan pendapatan pasif cukup lumayan atau sekitar Rp9,5 juta per bulan untuk membiayai kebutuhan hidup kita.

Selain itu dana kita Rp2,5 miliar tidak berkurang sedikitpun dan akan kembali ke rekening kita secara utuh saat jatuh tempo. Tertarik? segara  investasi ORI021 di Bareksa!

Investasi Sekarang

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

ORI021 merupakan salah satu jenis SBN Ritel yang memiliki fitur bisa diperdagangkan dengan tenor 3 tahun. Nilai investasi minimal Rp1 juta dan maksimal Rp2 miliar.

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan imbal hasil tetapi juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.