BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Laba BMRI 4 Bulan Pertama 2026 Tumbuh 19% YoY Lampaui Estimasi, Ini Rekomendasinya

Abdul Malik19 Mei 2026
Tags:
Laba BMRI 4 Bulan Pertama 2026 Tumbuh 19% YoY Lampaui Estimasi, Ini Rekomendasinya
Ilustrasi seorang nasabah PT Bank Mandiri Tbk atau BMRI melakukan penarikan uang di mesin anjungan tunai mandiri. (Shutterstock)

BMRI cetak laba bersih Rp18,05 triliun di 4 bulan pertama 2026, tumbuh 19% YoY dan lampaui estimasi. CoC turun ke 0,5%, kredit tumbuh 18% YoY. Analis Ciptadana pertahankan Buy dengan target harga Rp6.150/saham.

Bareksa - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kembali mencatatkan kinerja yang solid di empat bulan pertama 2026. Laba bersih bank-only BMRI tercatat Rp18,05 triliun, tumbuh 19% secara tahunan (YoY) dan melampaui estimasi analis maupun konsensus pasar di level 31% dari target 2026, jauh di atas rata-rata historis 27%.

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (18/5), Cost of Credit (CoC) BMRI kembali menjadi pendorong utama pertumbuhan laba, turun ke 0,5% dari 0,7% di periode yang sama tahun lalu, sejalan dengan penurunan beban provisi sebesar 17% YoY.

NII tumbuh 10% YoY ditopang ekspansi kredit solid 18% YoY, meskipun NIM terkompresi 30 basis poin YoY ke level 4,5% akibat tekanan biaya dana. PPoP tumbuh 14% YoY. Dari sisi neraca, pertumbuhan kredit tetap solid di 18% YoY dengan kenaikan 1% MoM. LDR naik 260 basis poin secara bulanan ke level 94% per April dari 91% per Maret.

Promo Terbaru di Bareksa

Analis Ciptadana Sekuritas menilai kinerja BMRI di empat bulan pertama 2026 sebagai kinerja yang solid, dengan CoC yang terus melampaui panduan manajemen dan NIM yang tetap resilient berkat efisiensi pada sisi biaya dana. Rekomendasi Buy BMRI dipertahankan dengan target harga Rp6.150 per saham.

Ringkasan Kinerja Keuangan BMRI 4 Bulan Pertama 2026

Indikator (Rp bn)
4M 2025
4M 2026
YoY
Feb 2026
Mar 2026
Apr 2026
YoY
MoM

Pendapatan Bunga

39.590

41.962

6%

9.810

10.911

10.318

3%

-5%

Beban Bunga

14.173

14.047

-1%

3.321

3.436

3.579

-3%

4%

NII

25.416

27.915

10%

6.489

7.475

6.739

6%

-10%

Pendapatan Operasi Lain

10.420

11.125

7%

2.708

2.837

2.853

15%

1%

Opex

14.016

14.254

2%

3.367

3.786

3.356

-10%

-11%

PPoP

21.820

24.786

14%

5.829

6.526

6.236

22%

-4%

Beban Provisi

3.017

2.502

-17%

642

706

710

-8%

1%

Laba Operasi

18.803

22.285

19%

5.187

5.820

5.526

28%

-5%

Pajak

3.614

4.233

17%

984

1.100

1.049

35%

-5%

Laba Bersih

15.189

18.052

19%

4.203

4.719

4.477

26%

-5%

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

Rasio Keuangan Utama BMRI 4 Bulan Pertama 2026

Rasio (%)
4M 2025
4M 2026
YoY
Feb 2026
Mar 2026
Apr 2026
YoY
MoM

NIM

4,7

4,5

-0,3

4,1

4,7

4,2

-0,5

-0,5

CASA to Deposits

78,0

71,2

-6,7

72,1

71,7

71,2

-6,7

-0,5

Cost-to-Income

39,1

36,5

-2,6

36,6

36,7

35,0

-7,2

-1,7

Credit Cost

0,7

0,5

-0,2

0,5

0,6

0,6

-0,2

0,0

LDR

92,5

94,0

1,5

92,0

91,3

94,0

1,5

2,6

LLR to Loans

3,0

2,4

-0,6

2,4

2,4

2,4

-0,6

0,0

ROA

2,4

2,4

0,0

2,3

2,5

2,4

0,2

-0,1

ROE

18,7

21,5

2,8

18,8

20,8

20,8

2,1

0,0

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

Kesimpulan

BMRI kembali mencetak kinerja solid di empat bulan pertama 2026 dengan laba tumbuh 19% YoY melampaui estimasi, didorong penurunan CoC dan ekspansi kredit 18% YoY. CoC terus melampaui panduan manajemen sementara NIM tetap resilient. Analis Ciptadana mempertahankan rekomendasi Buy dengan target harga Rp6.150 per saham.

FAQ

1. Berapa laba bersih BMRI di empat bulan pertama 2026?
Rp18,05 triliun, tumbuh 19% YoY, setara 31% dari target 2026, di atas rata-rata historis 27%.

2. Apa pendorong utama laba BMRI di empat bulan pertama 2026?
Penurunan Cost of Credit (CoC) ke 0,5% dari 0,7% di periode yang sama tahun lalu, dengan beban provisi turun 17% YoY.

3. Bagaimana pertumbuhan kredit dan NIM BMRI?
Kredit tumbuh solid 18% YoY, namun NIM terkompresi 30 bps YoY ke 4,5% akibat tekanan biaya dana. LDR naik ke 94% per April.

4. Berapa target harga saham BMRI dari Ciptadana?
Rp6.150 per saham dengan rekomendasi Buy.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.203,25

Down- 0,97%
Up0,27%
Down- 0,26%
Up5,83%
Up18,23%
Up12,07%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.160,62

Down- 0,95%
Up0,79%
Up0,47%
Up5,55%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.193,95

Down- 0,64%
Up1,09%
Up0,77%
Up6,21%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.015,07

Down- 3,01%
Down- 1,94%
Down- 3,10%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua