BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

ADRO akan Bagi Dividen Final US$197,5 juta, Yield Tembus Berapa?

Abdul Malik17 April 2026
Tags:
ADRO akan Bagi Dividen Final US$197,5 juta, Yield Tembus Berapa?
Ilustrasi aplikasi PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), emiten milik Boy Thohir. (Shutterstock)

ADRO bagikan 99,96% laba 2025 sebagai dividen, dividen final Rp3,39 triliun, yield total diprediksi ±10,44% (harga Rp2.510).

Bareksa - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), perusahaan energi terintegrasi, dalam RUPST Jumat (17/4), memutuskan akan membagikan dividen final US$197,5 juta (±Rp3,39 triliun).

Keputusan ini diambil karena perseroan memilih membagikan hampir seluruh laba, tepatnya 99,96% dari US$447,69 juta kepada pemegang saham, meski kinerja laba mengalami penurunan signifikan secara tahunan.

Mengutip hasil RUPST, total dividen yang dibagikan mencapai US$447,5 juta, di mana US$250 juta telah dibayarkan sebagai dividen interim pada 15 Januari 2026, dan sisanya US$197,5 juta akan dibagikan sebagai dividen final. Sementara itu, hanya sekitar US$194,22 ribu (0,04%) yang ditahan sebagai saldo laba.

Promo Terbaru di Bareksa

Estimasi Dividen & Yield

Dengan asumsi harga penutupan Rp2.510 (16 April 2026):

Komponen
Nilai
Keterangan

Dividen interim

Rp145,14/saham

Sudah dibayar

Dividen final (estimasi)

Rp117/saham

Sisa

Total dividen

±Rp262/saham

Interim + final

Yield final

±4,66%

Dari Rp117

Yield total

±10,44%

Dari Rp262

Sumber: ADRO, diolah Bareksa

Yield dua digit ini tergolong tinggi untuk saham big cap dan menjadi daya tarik utama bagi investor income.

Kinerja Keuangan 2025

Meski dividen jumbo, kinerja ADRO justru melemah:

  • Laba bersih: turun 67,55% YoY menjadi US$447,69 juta (~Rp7,59 triliun)
  • Pendapatan: turun 9,86% YoY menjadi US$1,87 miliar (~Rp31,79 triliun)

Rincian pendapatan:

  • Jasa pertambangan: US$1 miliar

  • Perdagangan batu bara: US$968,8 juta

  • Lainnya: US$60,52 juta

Sementara itu:

  • Beban pokok turun 2,67% menjadi US$1,23 miliar

  • Total aset naik 1,71% menjadi US$6,81 miliar (~Rp115,62 triliun)

Historis Dividen ADRO

Tahun Buku
Total Dividen
Dividend Payout Ratio

2021

US$650 juta

69,63%

2022

US$1 miliar

40,00%

2023

US$800 juta

48,74%

2024

US$500 juta

36,23%

2025

US$447,5 juta

99,96%

Sumber: ADRO, diolah

Apa Artinya untuk Investor?

Kebijakan payout hampir 100% di tengah penurunan laba menunjukkan:

  • Fokus pada return ke pemegang saham

  • Upaya menjaga daya tarik yield

  • Didukung aksi buyback hingga Rp5 triliun

Namun, investor perlu mencermati bahwa:

  • Laba turun tajam → potensi dividen ke depan bisa berubah

  • Sangat dipengaruhi harga batu bara dan siklus energi

Kesimpulan

ADRO tetap membagikan dividen jumbo meski laba turun, dengan payout 99,96% dan yield total ±10,44%. Ini menarik bagi investor income, tetapi keberlanjutan dividen akan sangat bergantung pada pemulihan kinerja dan harga komoditas.

FAQ

1. Kenapa dividen tetap besar saat laba turun?
Karena perusahaan memilih payout hampir penuh.

2. Apakah yield 10% ini berkelanjutan?
Belum tentu, tergantung laba ke depan.

3. Apa dampak penurunan laba ke saham?
Bisa menekan valuasi jika berlanjut.

4. Kapan dividen final dibagikan?
Menunggu jadwal resmi dari perusahaan.

5. Apa risiko utama ADRO?
Fluktuasi harga batu bara dan permintaan global.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.218,75

Up1,49%
Up2,31%
Up1,02%
Up8,65%
Up20,83%
Up15,67%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.198,34

Up0,27%
Up2,29%
Up1,14%
Up7,97%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.173,31

Up0,87%
Up2,64%
Up1,57%
Up8,11%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.055,92

Up1,31%
Up3,25%
Up0,80%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua