BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

ADRO Hentikan Buyback, Ada Apa? Ini Penjelasannya

Abdul Malik17 April 2026
Tags:
ADRO Hentikan Buyback, Ada Apa? Ini Penjelasannya
ilustrasi logo PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) yang diakses melalui ponsel dan pergerakan saham ADRO yang melesat. (Shutterstock)

ADRO hentikan buyback 2025 lebih awal. Simak alasan resmi, rencana buyback 2026, dan dampaknya bagi investor.

Bareksa - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menghentikan program pembelian kembali saham (buyback) periode 2025 efektif 16 April 2026, lebih cepat dari jadwal semula 2 Juni 2026.

Keputusan ini diambil untuk menghindari tumpang tindih dengan rencana buyback periode 2026 yang akan dimintakan persetujuan dalam RUPST 17 April 2026.

Informasi ini disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan pada 16 April 2026.

Promo Terbaru di Bareksa

Ringkasan Aksi Korporasi ADRO

Keterangan
Detail

Emiten

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk

Aksi

Penghentian Buyback 2025

Tanggal Efektif

16 April 2026

Jadwal Awal Berakhir

2 Juni 2026

Dasar Regulasi

POJK No. 29 Tahun 2023

Alasan

Hindari overlap dengan buyback 2026

RUPST

17 April 2026

Buyback Baru

Mulai 18 April 2026 (bertahap 12 bulan)

Dampak

Tidak signifikan

Sumber: ADRO

Analisis Singkat

Penghentian ini bersifat administratif dan mengikuti ketentuan POJK 29/2023, agar dua periode buyback tidak berjalan bersamaan. Secara umum, buyback digunakan emiten untuk menjaga likuiditas saham atau meningkatkan nilai pemegang saham, namun implementasinya tetap harus sesuai regulasi.

Kesimpulan

Langkah ADRO menghentikan buyback 2025 lebih awal bukan sinyal negatif, melainkan penyesuaian strategi agar program buyback 2026 berjalan optimal dan sesuai ketentuan regulator. Investor tetap perlu mencermati detail lanjutan dari hasil RUPST.

FAQ

1. Apa itu buyback saham?
Buyback adalah aksi emiten membeli kembali sahamnya di pasar untuk tujuan seperti menjaga harga atau meningkatkan nilai pemegang saham.

2. Apakah penghentian buyback berdampak ke harga saham ADRO?
Secara langsung tidak signifikan, karena penghentian ini bersifat administratif, bukan perubahan fundamental.

3. Kapan buyback baru ADRO dimulai?
Direncanakan mulai 18 April 2026, setelah mendapat persetujuan RUPST.

4. Berapa lama periode buyback 2026?
Dilaksanakan bertahap hingga 12 bulan setelah disetujui.

5. Apa yang perlu diperhatikan investor dari aksi ini?
Investor sebaiknya mencermati hasil RUPST dan detail pelaksanaan buyback baru sebagai referensi keputusan investasi.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Adam Nugoroho/AM)

Tentang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.218,75

Up1,49%
Up2,31%
Up1,02%
Up8,65%
Up20,83%
Up15,67%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.198,34

Up0,27%
Up2,29%
Up1,14%
Up7,97%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.173,31

Up0,87%
Up2,64%
Up1,57%
Up8,11%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.055,92

Up1,31%
Up3,25%
Up0,80%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua