BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: MAPA, MAPI & JPFA, IHSG Bisa Lanjut Rebound Terbatas

Abdul Malik09 April 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: MAPA, MAPI & JPFA, IHSG Bisa Lanjut Rebound Terbatas
Kantor PT Japfa Compeed Indonesia Tbk (JPFA) di Jakarta. (Shutterstock)

Rekomendasi saham hari ini: MAPA, MAPI, dan JPFA untuk trading jangka pendek. IHSG diprediksi lanjut rebound terbatas, simak target harga dan strategi dari analis Bareksa.

Bareksa - Tim Analis Bareksa merekomendasikan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek hari ini, 9 April 2026. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi lanjutkan rebound terbatas.

1. MAPA – Buy on Weakness di Rp625-700

Saham MAPA naik 6,77% ke Rp710 pada 8 April 2026. Tim Analis Bareksa merekomendasikan buy on weakness di area Rp625–700. Target harga ambil untung berada di Rp745–765, dengan batas stop loss di Rp620. Strateginya adalah menunggu koreksi ke area bawah agar risk-reward lebih optimal, seiring momentum yang masih cukup kuat untuk mendorong potensi rebound lanjutan.

2. MAPI – Buy on Weakness di Rp1.170 - 1.310

Saham MAPI menguat 3,94% ke Rp1.320 pada 8 April 2026. Rekomendasi buy on weakness berada di kisaran Rp1.170–1.310. Target harga ambil untung di Rp1.385–1.425, dengan stop loss di Rp1.155. Saham ini masih dalam fase uptrend, sehingga strategi yang disarankan adalah menjaga posisi selama tidak terjadi breakdown pada area support.

Promo Terbaru di Bareksa

3. JPFA – Trading Buy di Rp2.340 - 2560

Saham JPFA naik 5,28% ke Rp2.590 pada 8 April 2026. Rekomendasi trading buy berada di area Rp2.340–2.560. Target harga ambil untung di Rp2.720–2.800, dengan stop loss di Rp2.310. Strateginya fokus pada trading jangka pendek, memanfaatkan momentum rebound yang mulai terbentuk dengan tetap disiplin terhadap manajemen risiko.

Highlight Pasar

Pasar saham Indonesia (IHSG) naik 4,42% ke level 7.279 pada hari Rabu (8/4), dengan investor asing mencatatkan beli bersih sekitar Rp633 miliar. Kenaikan paling besar datang dari sektor bahan baku (naik 8,79%), infrastruktur (naik 6,27%), dan industri (naik 6,06%).

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (9/4), beberapa saham yang paling mendorong kenaikan indeks antara lain BBCA yang naik 3,85% ke 6.750, AMMN melonjak 13,45% ke 5.525, dan BBRI naik 3,41% ke 3.340.

Nilai tukar rupiah juga menguat sekitar 85 poin ke level 17.010 per dolar AS.

Secara teknikal, pergerakan IHSG diperkirakan akan berada di kisaran 7.119 sebagai batas bawah (support) dan 7.324 sebagai batas atas (resistance), dengan peluang ditutup di level yang lebih tinggi hari ini (9/4).

Kesimpulan

MAPA, MAPI, dan JPFA layak dicermati untuk trading jangka pendek dengan strategi buy on weakness dan trading buy. IHSG berpeluang melanjutkan rebound, namun masih terbatas sehingga tetap perlu disiplin pada level risiko.

FAQ

1. Apa arti buy on weakness?
Strategi beli saat harga saham sedang turun di area support.

2. Apa itu trading buy?
Beli saham untuk jangka pendek dengan target keuntungan cepat.

3. Kenapa perlu stop loss?
Untuk membatasi kerugian jika harga bergerak tidak sesuai prediksi.

4. Apakah IHSG sudah bullish?
Belum sepenuhnya, saat ini masih dalam fase rebound terbatas.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.211,67

Up0,10%
Up2,04%
Up0,43%
Up8,38%
Up20,21%
Up14,69%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.196,99

Up0,05%
Up2,40%
Up1,03%
Up7,99%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.168,78

Up0,12%
Up2,62%
Up1,17%
Up7,88%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.047,62

Up0,07%
Up2,72%
----

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua