BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: MAPI & ESSA, IHSG Diprediksi Menguat

24 Juni 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: MAPI & ESSA, IHSG Diprediksi Menguat
Gerai Foot Locker di Filipina milik PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). (Dok. Perusahaan)

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 24 Juni 2026 menyoroti MAPI dan ESSA sebagai pilihan quick trade jangka pendek. IHSG diprediksi berpeluang ditutup lebih tinggi dalam kisaran 5.993–6.227.

Bareksa — Tim Analis Bareksa merekomendasikan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) sebagai saham pilihan untuk quick trade jangka pendek hari ini, 24 Juni 2026. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat.

1. MAPI: Hold / Quick Trade di Rp1.460–1.500

MAPI direkomendasikan hold atau quick trade di area Rp1.460–1.500. Harga terakhir saham MAPI naik 0,33% ke Rp1.520 pada perdagangan 23 Juni 2026.

Secara teknikal, MAPI berada di atas MA20 Rp1.496 dan MA50 Rp1.437, mengkonfirmasi tren naik dengan breakout MA50 yang telah terlampaui. RSI di level 53,05 mencerminkan momentum beli yang menguat dengan ruang kenaikan yang masih luas. Support terdekat berada di Rp1.500–1.496, sementara resistance di kisaran Rp1.600–1.645.

Promo Terbaru di Bareksa

Sebagai emiten ritel olahraga dan gaya hidup terbesar di Indonesia, MAPI dapat dicermati di tengah tren pemulihan konsumsi kelas menengah. Perseroan tengah dalam proses akuisisi oleh Pacific Universal Investments yang merupakan afiliasi CVC Capital Partners, salah satu manajer investasi swasta terbesar di dunia dengan aset kelolaan sekitar €205 miliar.

Strategi: Quick trade atau buy saat pullback ke area Rp1.460–1.500. Investor disarankan memprioritaskan entry di kisaran Rp1.460–1.496 untuk memperoleh rasio risk/reward yang lebih optimal. Target ambil untung: Rp1.600–1.645, batas rugi: Rp1.445.

2. ESSA: Hold / Quick Trade di Rp605–650

ESSA direkomendasikan hold atau quick trade di area Rp605–650. Harga terakhir saham ESSA naik 2,33% ke Rp660 pada perdagangan 23 Juni 2026.

Secara teknikal, ESSA berada di atas MA20 Rp634 dan mendekati MA50 Rp734, mencerminkan momentum rebound yang terbentuk dengan potensi breakout MA50 yang terbuka. RSI di level 57,32 mencerminkan momentum beli yang menguat dengan ruang kenaikan yang masih tersedia. Support terdekat berada di Rp650–634, sementara resistance di kisaran Rp695–715.

Sebagai emiten LPG dan petrokimia, ESSA dapat dicermati di tengah harga Brent crude yang tercatat turun 4,33% ke US$77,1/bbl pada 23 Juni 2026 berdasarkan data dalam riset Ciptadana Sekuritas Asia (24/6/2026). Koreksi harga minyak yang mencerminkan meredanya kekhawatiran pasokan menjadi konteks yang perlu dicermati sebelum menentukan titik masuk.

Strategi: Quick trade atau buy saat pullback ke area Rp605–650. Investor disarankan memprioritaskan entry di kisaran Rp605–634 untuk memperoleh rasio risk/reward yang lebih optimal. Target ambil untung: Rp695–715, batas rugi: Rp600.

Tabel Ringkasan Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa

Saham
Rekomendasi
Entry Area
Prioritas Entry
Target Harga
Stop Loss

MAPI

Hold / Quick Trade

Rp1.460–1.500

Rp1.460–1.496

Rp1.600–1.645

Rp1.445

ESSA

Hold / Quick Trade

Rp605–650

Rp605–634

Rp695–715

Rp600

Sumber: Tim Analis Bareksa, harga penutupan 23 Juni 2026

IHSG Diprediksi Berpeluang Ditutup Lebih Tinggi

Illustration

Sumber: Ciptadana Sekuritas

IHSG ditutup turun 15 poin atau 0,25% ke level 6.101 pada perdagangan Selasa (23/6), dengan asing mencatat net sell Rp312 miliar. Pelemahan dipimpin Technology (-1,05%), Financials (-0,62%), dan Energy (-0,61%), sementara BBCA (-1,61%), BMRI (-2,37%), dan MDKA (-3,40%) menjadi penekan utama. Rupiah melemah 13 poin ke Rp17.845 per dolar AS.

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (24/6/2026), IHSG masih menunjukkan fase koreksi minor setelah rebound dari level rendah 5.318 dan menghadapi resistance di 6.377. Indeks masih di bawah area moving average jangka pendek dengan stochastic yang berbalik turun dari area atas — mengindikasikan momentum terbatas. Resistance terdekat berada di 6.250–6.377, sementara support di 6.000–5.900 diikuti 5.700–5.318.

Untuk 24 Juni 2026, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5.993–6.227 dengan peluang ditutup lebih tinggi.

Kesimpulan

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa hari ini menempatkan MAPI dan ESSA sebagai pilihan quick trade jangka pendek di tengah IHSG yang masih dalam fase koreksi minor. MAPI menjadi pilihan utama dengan sinyal teknikal paling solid — breakout di atas kedua MA dan RSI 53,05 yang masih memiliki ruang kenaikan luas, didukung katalis korporasi dari proses akuisisi CVC Capital Partners. Investor disarankan memprioritaskan entry di area bawah range — Rp1.460–1.496 untuk MAPI dan Rp605–634 untuk ESSA — dan disiplin pada batas rugi masing-masing saham.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

1. Mengapa rekomendasi Bareksa hari ini hanya dua saham?

Berdasarkan hasil screening teknikal harian tim analis Bareksa dari data penutupan 23 Juni 2026, hanya MAPI dan ESSA yang memenuhi kriteria sinyal rebound jangka pendek dengan posisi di atas MA20, RSI yang belum memasuki zona overbought, dan profil risiko yang terukur. Jumlah rekomendasi ditentukan oleh kualitas sinyal teknikal, bukan kuantitas.

2. Apa katalis korporasi MAPI yang mendukung rekomendasi hari ini?

PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPI) tengah dalam proses akuisisi oleh Pacific Universal Investments yang merupakan afiliasi CVC Capital Partners dengan aset kelolaan sekitar €205 miliar. Proses akuisisi oleh investor institusional global kelas atas umumnya memberikan sentimen positif terhadap harga saham perseroan dalam jangka pendek.

3. Bagaimana dampak perpanjangan review MSCI hingga November 2026 terhadap rekomendasi hari ini?

MSCI memperpanjang review klasifikasi Indonesia hingga November 2026 dengan risiko penurunan ke Frontier Markets yang masih terbuka berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas Asia (24/6/2026). Kondisi ini berpotensi menahan aliran modal asing masuk secara signifikan dalam jangka pendek, sehingga strategi buy on pullback ke area entry prioritas menjadi lebih relevan dibanding mengejar harga di level saat ini.

4. Apa risiko utama ESSA di tengah penurunan harga minyak global?

Harga Brent crude turun 4,33% ke US$77,1/bbl pada 23 Juni 2026, mencerminkan meredanya kekhawatiran pasokan. Penurunan harga minyak berpotensi memengaruhi margin operasional ESSA sebagai emiten LPG dan petrokimia dalam jangka pendek. Investor disarankan menunggu pullback ke area prioritas Rp605–634 untuk memperoleh risk/reward yang lebih terukur.

5. Mengapa batas atas range buy MAPI Rp1.500, bukan Rp1.505?

Batas atas range buy MAPI disesuaikan menjadi Rp1.500 mengikuti aturan fraksi harga BEI untuk saham di kisaran Rp1.000–2.000 yang menggunakan fraksi Rp10. Angka Rp1.505 bukan kelipatan fraksi yang tepat sehingga dibulatkan ke bawah menjadi Rp1.500 sesuai ketentuan perdagangan BEI.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.214,12

Up0,11%
Up0,81%
Up0,63%
Up6,25%
Up19,29%
Up14,18%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.171,52

Up0,18%
Up1,53%
Up1,42%
Up6,08%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.195,71

Down-0,68%
Up1,01%
Up0,91%
Up6,05%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.018,53

Down-1,52%
Down-2,42%
Down-2,47%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua