BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Berita Saham Hari Ini : Inflasi RI Semakin Terkendali, IPO AKSL Bidik Dana Rp358 Miliar

Abdul Malik04 Juli 2023
Tags:
Berita Saham Hari Ini : Inflasi RI Semakin Terkendali, IPO AKSL Bidik Dana Rp358 Miliar
Ilustrasi inflasi Indonesia yang semakin terkendali dan sesuai dengan target pemerintah bisa jadi sentimen pasar modal, IHSG, reksadana dan SBN. (Shutterstock)

TAPG, CPIN, UNVR, EMTK, GOTO dan MEDC direkomendasi beli, IMF dinilai terapkan standar ganda, saham TESLA topang Wall Street, NCKL bangun pabrik stainless steel US$1 miliar

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Ciptadana Daily and Technical Updates oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Selasa (4/7/2023) :

Stock Picks

TAPG

Harga saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) naik 2,73% jadi Rp565 pada Senin (3/7/2023). D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham TPAG dengan target Rp640 dan stop rugi Rp500, support Rp550 ; Rp540 dan resisten Rp580 ; Rp600.

Volume perdagangan saham TPAG pada Senin lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham TAPG berpotensi menguji resisten Rp580, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp600.

Promo Terbaru di Bareksa

CPIN

Harga saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menguat 2,84% jadi Rp5.425 pada Senin (3/7/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham CPIN dengan target Rp6.000 dan stop rugi Rp5.000, support Rp5.350 ; Rp5.300 dan resisten Rp5.500 ; Rp5.550.

Volume perdagangan saham CPIN pada Senin lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham CPIN berpotensi menguji resisten Rp5.500, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp5.550.

UNVR

Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 1,17% jadi Rp4.310 pada Senin (3/7/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham UNVR dengan target Rp4.600 dan stop rugi Rp4.150, support Rp4.300 ; Rp4.280 dan resisten Rp4.350 ; Rp4.380.

Volume perdagangan saham UNVR pada Senin lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham UNVR berpotensi menguji resisten Rp4.350, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp4.380.

Beli Reksadana di Sini

BBNI : Menguji Level Resisten

Harga saham PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau Bank BNI menguat 0,82% jadi Rp9.225 pada Senin (3/7/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, tren saham BBNI tampak bullish (naik) setelah menembus level resisten Rp9.125 dan membentuk pola bullish candlestick dalam grafik harian, sehingga ada ruang penguatan lebih lanjut.

Target bullish harga saham BBNI berikutnya di Rp9.300 dengan level support terdekat di Rp9.150.

EMTK : Potensi Rebound

Harga saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Grup Emtek naik 2,11% jadi Rp725 pada Senin (3/7/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham EMTK melanjutkan tren mendatar dengan bias teknikal bullish (tren naik).

Saham EMTK membentuk pola marubozu candlestick dalam grafik harian, sehingga ada ruang penguatan lebih lanjut. Saham EMTK memiliki level support kuat di Rp675 dan level resisten kunci Rp790.

GOTO : Menguji Level Support

Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 1,82% jadi Rp112 pada Senin (3/7/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham GOTO telah berbalik arah dari level support hariannya di Rp109 dan membentuk pola bullish candlestick pada hari sebelumnya. Secara teknikal, saham GOTO berpotensi naik dengan target Rp119.

MEDC : Menguji Level Support

Harga saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 0,56% jadi Rp895 pada Senin (3/7/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham MEDC melanjutkan tren mendatar dengan bias teknikal netral.

Saham MEDC membentuk pola spinning candlestick dalam grafik harian, menunjukkan ada ruang penguatan lebih lanjut. Jika menembus Rp905, maka saham MEDC berpeluang punya momentum kenaikan dengan target potensi rebound di Rp945 dan level support terdekat Rp875.

Beli Reksadana di Sini

Wall Street

Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street menguat tipis pada Senin (3/7/2023) di tengah sesi perdagangan yang singkat pada awal semester II menjelang libur hari kemerdekaan Negara Paman Sam. Kinerja bursa Wall Street dibantu lonjakan harga saham Tesla dan penguatan saham bank, ketika paruh kedua tahun ini dimulai dengan catatan lemah.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,03% menjadi 34.418,47, indeks S&P 500 menguat 0,12% jadi 4.455,59 dan indeks Nasdaq Composite menguat 0,21% jadi 13.816,77.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,52% jadi 6.696,72 pada Senin (3/7/2023), dengan volume perdagangan lebih kecil dari hari sebelumnya. Menurut D’Origin Financial, IHSG bergerak di kisaran 6.650 - 6.750, support 6.670 ; 6.650 dan resisten 6.720 ; 6.750. Penguatan IHSG berpotensi menguji resisten 6.720, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 6.750.

Investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham RI senilai Rp 253,09 miliar, terbesar di saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp237,81 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp106,63 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp75.68 miliar, PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) Rp74,01 miliar, dan PT Superkrane Tbk (SKRN) Rp45,14 miliar.

Inflasi RI

Badan Pusat Statistik mencatat inflasi secara bulanan pada Juni 2023 sebesar 0,14% atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 114,84 pada Mei 2023 menjadi 115,00 pada Juni 2023. Inflasi secara tahunan 3,52% dan tingkat inflasi tahun kalender Juni 2023 sebesar 1,24%.

Industri Manufaktur

Purchasing Managers’ Index atau PMI Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&P Global pada Juni menyentuh level 52,5. Angka tersebut naik signifikan dibandingkan bulan sebelumnya di 50,3.

Beli Reksadana di Sini

Rupiah

Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Bank Indonesia di Rp15.034 per dolar AS pada Senin(3/7), melemah 0,23% dari Selasa (27/6) lalu yang ada di Rp 15.000 per dolar AS. Pergerakan rupiah di Jisdor BI tak sejalan dengan rupiah spot, di mana rupiah ditutup pada level Rp 15.030 per dolar AS, menguat 0,24% dari penutupan pekan lalu di Rp 15.066 per dolar AS.

Hilirisasi Industri

Dana Moneter Internasional (IMF) melalui Article IV Consultation meminta Indonesia untuk mempertimbangkan potensi manfaat jangka panjang dari kebijakan hilirisasi. Dalam laporan itu, IMF menyatakan tujuan hilirisasi untuk mendorong transformasi struktural, namun IMF menentang kebijakan larangan ekspor.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menilai IMF menjalankan standar ganda terhadap kebijakan hilirisasi Indonesia. Sebab, pada saat yang sama AS juga memberlakukan embargo bahan dan alat pembuatan semikonduktor ke Tiongkok namun tidak dilarang.

Minyak Mentah

Harga minyak mentah dunia turun pada Senin karena kekhawatiran investor mengenai prospek permintaan terkait perlambatan ekonomi global. Serta adanya kemungkinan kenaikan suku bunga AS melebihi pemotongan produksi tambahan dari Arab Saudi dan Rusia. Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus tertekan 1,2%, dan ditutup di harga US$69,79 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, kontrak minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun 76 sen atau 1,01% dan ditutup di harga US$74,65 per barel di London ICE Futures Exchange.

Emas

Harga emas menguat tipis, memperpanjang keuntungan kuat akhir pekan lalu, karena pedagang masuk dan keluar posisi menjelang liburan Hari Kemerdekaan AS ketika pasar menunggu lebih banyak isyarat tentang ekonomi AS minggu ini. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange naik tipis $0,10 atau 0,01% jadi US$1.929,50 per ounce, setelah menyentuh posisi tertinggi di US$1.939,90 dan terendah US$1.917,70.

Beli Emas di Sini

NCKL

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel kian ekspansif dengan berencana membangun pabrik baja nirkarat (stainless steel) untuk melengkapi proyek hilirisasi. Perseroan diperkirakan menyiapkan anggaran lebih dari US$1 miliar untuk mendukung ekspansi tersebut. Presiden Direktur Harita Nickel Roy A Arfandy mengungkapkan, secara kalkulasi, nilai investasi untuk pembangunan pabrik stainless steel tersebut di atas US$1 miliar dengan kapasitas pabrik mencapai dua sampai 3 juta ton.

SBMA

PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) meningkatkan kapasitas produksi gas miliknya hingga 5 kali lipat dengan mengoperasikan penambahan unit air separation plant (ASP) di pabrik yang berlokasi di Balikpapan senilai Rp39 miliar, di mana Rp18 miliar berasal dari dana IPO. Beroperasinya penambahan unit di pabrik Balikpapan ini dapat berkontribusi meningkatkan kapasitas hingga 50 ton per hari.

Beli Emas di Sini

IRSC

PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) bersinergi dengan Solusi Koperasi Digital Indonesia hadirkan Solusi Koperasi Digital Indonesia untuk memudahkan pengurus koperasi dalam pengelolaan koperasi hingga meningkatkan pendapatan koperasi serta memberikan kemudahan dan banyak manfaat bagi para anggotanya.

SKRN

PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) melakukan akuisisi 70% saham Gunanusa Utama Fabricators senilai Rp 213,21 miliar ini dilakukan SKRN pada 26 Juni 2023.

TRST

PT Trias Sentosa Tbk (TRST) akan membagikan dividen Rp14,04 miliar. Setiap pemegang satu saham TRST akan mendapat dividen senilai Rp5. Cum dividen untuk perdagangan pada pasar reguler dan negosiasi pada 10 Juli 2023 dan pembayaran dilakukan pada 28 Juli 2023.

AKSL

PT Akselerasi Usaha Indonesia Tbk (Group Akseleran) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham AKSL. Emiten keuangan ini akan menawarkan harga initial public offering (IPO) Rp 100 - Rp 120 per saham. Group CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Nikolas Tambunan mengatakan, dalam IPO ini, AKSL menawarkan 2,98 miliar lembar saham sehingga berpotensi meraup dana Rp358 miliar.

Beli Reksadana di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini​​

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.748,29

Up0,58%
Up3,53%
Up0,01%
Up7,70%
Up17,67%
Up43,61%

STAR Stable Income Fund

1.898,99

Up0,50%
Up2,86%
Up0,01%
Up6,45%
Up29,99%
Up62,18%

I-Hajj Syariah Fund

4.754,41

Up0,54%
Up2,81%
Up0,01%
Up6,47%
Up22,16%
Up40,57%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.753,99

Up0,56%
Up2,15%
Up0,01%
Up5,48%
Up20,25%
Up50,17%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.034,33

Up0,65%
Up1,63%
Up0,01%
Up2,65%
Down- 2,82%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua