BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Berita Saham Hari Ini : IMF Ramal Suku Bunga Tinggi hingga 2025, BBNI Bidik UMKM

Hanum Kusuma Dewi07 September 2023
Tags:
Berita Saham Hari Ini : IMF Ramal Suku Bunga Tinggi hingga 2025, BBNI Bidik UMKM
Ilustrasi Dana Moneter Internasional (IMF) yang memprediksi tren suku bunga tinggi hingga 2025. (Shutterstock)

INTP, UNVR dan PGAS direkomendasi beli, Wall Street, rupiah dan emas melemah, IHSG dan minyak menguat

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Ciptadana Sekuritas yang dipublikasi Kamis (7/9/2023) :

Stock Picks

ADRO : Menguji level resistance

ADRO naik 4,74% lebih tinggi dan ditutup di Rp2.780. Saham telah membentuk pola marubozu bullish dalam grafik harian, mengindikasikan penguatan. Support jangka pendek terlihat di Rp2.780. Ciptadana Sekuritas merekomendasikan jual saat menguat (sell on strength) di sekitar Rp2.970.

BBTN : Menguji level support

Harga saham BBTN turun 0,40% lebih rendah dan ditutup di Rp1.245. Saham bank ini melanjutkan pergerakan menyamping (sideways). Ciptadana Sekuritas melihat kecenderungan saham BBTN bearish. Saham telah membentuk pola candlestick bearish dan bergerak di bawah 55 MA. Ada support kuat di Rp1.210. Peluang beli di harga murah (buy on weakness) sekitar Rp1.210.

Promo Terbaru di Bareksa

ESSA: Potensi rebound

Harga saham ESSA kemarin naik 3,88% dan ditutup di Rp670. Harga saham ini terus mengikuti tren naik. Terdapat kecenderungan bullish secara teknikal dan membentuk pola bullish candlestick di atas 55 MA. Ciptadana Sekuritas melihat resistance kuat di Rp730 dan merekomendasikan beli di Rp660, dengan stop loss di Rp630 dan take profit di Rp670.

SCMA: Potensi rebound

Harga saham SCMA tidak berubah dan kemarin ditutup di Rp151. Saham ini terus bergerak sideways di kisaran Rp154-Rp146. Kecenderungan teknikal saham ini adalah netral dan sudah diperdagangkan di bawah level 55 MA pada grafik harian. Potensi bullish kalau menembus level Rp154. Ciptadana Sekuritas melihat resistance selanjutnya di Rp158 dan support terdekat di Rp150.

INTP

Harga saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk naik 0,7% jadi Rp10.775 pada Rabu (6/9/2023). D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham INTP dengan target Rp11.500 dan stop rugi Rp10.000, support Rp10.750 ; Rp10.700 dan resisten Rp10.800 ; Rp10.850.

Volume perdagangan saham INTP pada Rabu lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham INTP berpotensi menguji resisten Rp10.800, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp10.850. Saham INTP membentuk ekor di atas cukup panjang, sehingga menunjukan adanya tekanan jual.

UNVR

Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) ditutup menguat 0,83% jadi Rp3.650 pada Rabu (6/9/2023). D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham UNVR dengan target Rp4.000 dan stop rugi Rp3.570, support Rp3.640 ; Rp3.630 dan resisten Rp3.680 ; Rp3.700.

Volume perdagangan saham UNVR pada Rabu lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham UNVR berpotensi menguji resisten Rp3.680, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp3.700. Saham UNVR tampak konsolidasi dalam kisaran Rp3.600 - Rp3.800.

PGAS

Harga saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 2,96% jadi Rp1.390 pada Selasa (6/9/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) dengan target Rp1.500, stop rugi Rp1.300, support Rp1.370 ; Rp1.350 dan resisten Rp1.400 ; Rp1.420.

Volume perdagangan saham UNVR pada Rabu lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham PGAS berpotensi menguji resisten Rp1.400, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.420.

Beli Reksadana di Sini

Wall Street

Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup melemah pada Rabu, dengan Nasdaq turun 1%, setelah rilis data sektor jasa Negara Paman Sam mencatatkan angka lebih kuat dari perkiraan. Hal ini memicu kekhawatiran inflasi AS yang masih tinggi akan membuat suku bunga tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama. Dow Jones Industrial Average turun 198,78 poin atau 0,57% menjadi 34.443,19, S&P 500 kehilangan 31,35 poin atau 0,7% pada 4.465,48 dan Nasdaq Composite turun 148,48 poin atau 1,06% menjadi 13.872,47.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,06% di level 6.995,95 pada Selasa (6/9/2023), dengan volume perdagangan lebih kecil dari hari sebelumnya. Menurut D’Origin Financial, IHSG bergerak di kisaran 6.950 - 7.050, support 6.970 ; 6.950 dan resisten 7.030 ; 7.050. Penguatan IHSG berpotensi menguji resisten 7030, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 7.050. IHSG membentuk ekor di atas cukup panjang, menunjukan adanya tekanan jual.

Rupiah

Nilai tukar (kurs) rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) loyo ke level Rp15.307 per dolar AS, melemah 0,31% dibandingkan dengan hari sebelumnya Rp15.260 per dolar AS. Sejalan, rupiah spot juga melemah 0,16% ke Rp15.295 per dolar AS.

Beli Reksadana di Sini

IMF

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva dalam acara Forum Asean Indo-Pasifik mengatakan IMF memperkirakan tren suku bunga acuan tinggi masih bertahan hingga 2025. Hal ini dikarenakan gejolak perekonomian global yang terjadi. Sementara, pertumbuhan ekonomi ASEAN diperkirakan 4,6% pada 2023. Angka ini berada di atas ekspektasi pertumbuhan ekonomi global mencapai 3%.

Minyak Mentah

Harga minyak ditutup lebih tinggi, membalikkan penurunan di sesi sebelumnya. Para pedagang mengantisipasi penurunan lebih lanjut pada persediaan minyak mentah AS setelah pengurangan produksi yang diperpanjang Arab Saudi dan Rusia. Minyak mentah Brent ditutup naik 56 sen menjadi US$90,60 per barel. Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 85 sen menjadi US$87,54. Kedua patokan harga minyak itu naik US$1 dan kemudian memangkas kenaikannya.

Emas

Harga emas memperpanjang penurunannya hingga hari kelima pada Rabu, karena imbal hasil US Treasury naik dan pertaruhan untuk suku bunga AS yang lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama serta kekhawatiran pertumbuhan global terus mendorong arus safe haven ke dalam dolar. Harga emas spot turun 0,48% menjadi US$1.916.506. Sedangkan, harga emas berjangka AS melemah 0,4% pada US$1.944,20.

Beli Emas di Sini

BBNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melakukan kerjasama dengan dua bank internasional sekaligus yaitu The Shoko Chukin Bank Ltd Jepang dan The Export Import Bank of Korea atau Exim Bank Korea. Kerja sama dengan Shoko Chukin Bank Jepang bertujuan untuk mengembangkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sedangkan kerja sama BNI dengan Exim Bank Korea adalah untuk meningkatkan transaksi bisnis di luar negeri.

NCKL

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)bersama dengan PT Intim Mining Sentosa dan PT Banyu Bumi Makmur, perusahaan pihak ketiga yang independen dan tidak terafiliasi, mengumumkan pendirian perusahaan patungan baru yang bernama PT Karya Tambang Sentosa. Pendirian perusahaan ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis NCKL ke depannya.

RAJA

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ingin memacu omzet di segmen pengusahaan hulu migas. RAJA itu dalam proses negosiasi business-to-business (B2B) untuk mengakuisisi sebagian hak partisipasi atau participating interest (PI) sebuah blok minyak dan gas (migas) di Sumatra. Jika direalisasi, blok migas di Sumatera ini bakal menambah portofolio bisnis hulu migas RAJA. Sebelumnya, RAJA sudah memiliki sebagian PI di Blok Cepu lewat kerja sama dengan BUMD Jawa Timur.

Beli Reksadana di Sini

MKTR

PT Menthobi Karyatama Tbk (MKTR) incar pendapatan Rp986,9 pada akhir 2023. Jumlah itu melesat 57% dibandingkan pendapatan 2022 yang sebesar Rp628 miliar seiring dengan kenaikan produksi dan penjualan minyak sawit mentah (CPO) yang berpotensi mencapai 80.796 ton pada 2023. Melonjak sebesar 81,5% dibandingkan 44.518 ton pada 2022.

TLKM

Kemitraan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan Starlink bakal menjadi sentimen positif bagi emiten pelat merah ini. Bahkan kerja sama Telkom dengan unit bisnis milik Elon Musk ini dinilai akan menjadi pundi-pundi cuan baru. Adapun duet antara TLKM dengan Starlink sudah terjadi sejak Juni 2022 melalui anak usahanya, yakni PT Telkom Satelit Indonesia alias Telkomsat. Pada Juni 2023, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan Satelit Khusus Non Geostationer (NGSO) kepada Telkomsat. Starlink pun akan digunakan untuk keperluan layanan backhaul Telkom Group.

SILO

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) membeli lahan lagi di dua kota besar di Indonesia, yaitu Surabaya dan Jakarta masing-masing senilai Rp90 miliar (tidak termasuk PPN) dan Rp306,8 miliar (tidak termasuk PPN). Luas tanah di Surabaya adalah 4.442 meter persegi yang terletak di Kelurahan Keputih dan Kelurahan Gebang Putih, Sukolilo, Surabaya.

STRK

Produsen bir dan juga minuman beralkohol lainnya asal Bali, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) bersiap menggelar penawaran umum perdana (IPO) sebanyak-banyaknya 1,18 miliar saham atau 11,01%. Sementara itu, perseroan membuka harga penawaran di kisaran Rp100-119 per saham sehingga nilai penawaran umum ini sebanyak-banyaknya adalah Rp140,42 miliar. Masa penawaran awal berlangsung 6-20 September 2023, sedangkan penawaran umum diperkirakan pada 3-6 Oktober.

Beli Emas di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.746,07

Up0,58%
Up3,54%
Up0,01%
Up6,86%
Up16,79%
Up44,23%

STAR Stable Income Fund

1.896,9

Up0,50%
Up2,85%
Up0,01%
Up6,40%
Up28,80%
Up63,45%

I-Hajj Syariah Fund

4.748,85

Up0,54%
Up2,81%
Up0,01%
Up6,50%
Up22,19%
Up40,56%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.751,73

Up0,54%
Up1,89%
Up0,01%
Up5,45%
Up20,41%
Up50,53%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.032,98

Up0,62%
Up1,50%
Up0,01%
Up1,98%
Down- 3,87%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua