Rekomendasi Saham Hari Ini: ANTM, BRIS, INKP & PANI, IHSG Berpotensi Rebound
IHSG diprediksi berpeluang rebound. Simak rekomendasi saham hari ini dari Ciptadana Sekuritas: ANTM, BRIS, INKP, dan PANI lengkap dengan level buy, target harga, dan stop loss.

IHSG diprediksi berpeluang rebound. Simak rekomendasi saham hari ini dari Ciptadana Sekuritas: ANTM, BRIS, INKP, dan PANI lengkap dengan level buy, target harga, dan stop loss.
Bareksa - Riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT. Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek hari ini, 10 Maret 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpeluang rebound hari ini.
1. ANTM : Peluang rebound
ANTM turun 5,45% dan ditutup di Rp3.820 (9/3). Secara keseluruhan, saham ini masih berada dalam tren naik jangka menengah, namun saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi dan pullback.
Indikator momentum seperti Stochastic mendekati area oversold, yang menunjukkan saham ini berpotensi mencoba rebound teknikal dalam waktu dekat. Namun, jika harga menembus di bawah Rp3.600, support berikutnya kemungkinan berada di kisaran Rp3.280–3.000.
Promo Terbaru di Bareksa
Di sisi atas, ANTM perlu kembali menembus Rp4.000–4.200 untuk memulihkan momentum bullish dan berpotensi menguji kembali area resistance Rp4.650.
Strateginya adalah buy on weakness di Rp3.680, dengan stop loss di Rp3.600 dan target profit di Rp4.150.
2. BRIS : Peluang rebound
BRIS turun 1,79% dan ditutup di Rp2.190 (9/3). Saat ini BRIS masih berada dalam fase konsolidasi dalam tren koreksi yang lebih besar, dengan potensi pemulihan bergantung pada penembusan di atas resistance yang menurun.
Harga saat ini diperdagangkan di sekitar Rp2.190, sedikit di bawah resistance Rp2.310, yang sebelumnya merupakan level support penting dan kini berfungsi sebagai area supply.
Indikator momentum menunjukkan Stochastic mulai mencoba rebound dari area bawah, yang mengindikasikan potensi technical bounce jangka pendek.
Strateginya adalah speculative buy di Rp2.190, dengan stop loss di Rp2.140 dan target profit di Rp2.300.
3. INKP : Peluang rebound
INKP turun 3,53% dan ditutup di Rp8.875. INKP masih berada dalam tren naik jangka menengah, namun saat ini sedang mengalami fase pullback yang sehat setelah kenaikan sebelumnya.
Harga telah turun kembali menuju zona support Rp8.800–9.200, yang dekat dengan MA (55) dan garis tren naik.
Indikator momentum seperti Stochastic sudah berada di area oversold, yang menunjukkan kemungkinan terjadinya rebound teknikal dalam waktu dekat.
Di sisi atas, jika harga pulih di atas Rp9.800–10.000, hal ini akan menandakan kembalinya momentum bullish dan membuka peluang untuk menguji kembali area resistance Rp10.800.
Strateginya adalah buy on weakness di Rp8.600, dengan stop loss di Rp8.275 dan target profit di Rp9.500.
4. PANI : Peluang rebound
PANI turun 4,22% dan ditutup di Rp7.950 (9/3). Secara teknikal, PANI masih terlihat lemah dengan pasar yang masih berada dalam fase koreksi, meskipun rebound sementara bisa terjadi dari area support saat ini.
Harga telah turun cukup signifikan dan sekarang mendekati zona support Rp7.250–7.700, yang merupakan area demand penting dan titik terendah sebelumnya (swing low).
Indikator momentum seperti Stochastic mulai rebound dari area oversold, yang menunjukkan potensi technical bounce jangka pendek.
Strateginya adalah buy on weakness di Rp7.700, dengan stop loss di Rp7.450 dan target profit di Rp8.800.
Highligt Pasar
IHSG turun 3,27% ke level 7.337, dengan investor asing mencatatkan net buy Rp1,1 triliun (9/3/2026).
Sektor yang tertinggal (mengalami penurunan terbesar) adalah Transportasi & Logistik (-5,22%), Bahan Baku (-4,59%), Properti & Real Estate (-4,57%), Konsumer Siklikal (-4,54%), Energi (-4,33%), Industri (-4,04%), Infrastruktur (-3,75%), Konsumer Non-Siklikal (-3,50%), Kesehatan (-2,74%), Teknologi (-1,58%), dan Keuangan (-1,34%).
Saham yang menjadi penggerak indeks antara lain BBRI (-2,72% ke Rp3.570), BREN (-4,85% ke Rp7.350), dan AMMN (-6,94% ke Rp5.700). Nilai tukar rupiah melemah 39 poin ke Rp16.945 per dolar AS.
Secara teknikal, IHSG memperkirakan IHSG di kisaran 7.156 (support) – 7.482 (resistance) dengan kemungkinan IHSG ditutup di level yang lebih tinggi hari ini (10/3).
Kesimpulan
IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 7.156–7.482 dengan peluang rebound setelah penurunan sebelumnya. Sejumlah saham dinilai menarik untuk trading jangka pendek, terutama ANTM, BRIS, INKP, dan PANI, yang secara teknikal mulai mendekati area support dan indikator momentum menunjukkan potensi technical rebound. Strategi yang disarankan adalah buy on weakness dengan disiplin pada level stop loss dan target profit.
FAQ
1. Apa arti buy on weakness dalam strategi saham?
Buy on weakness berarti membeli saham saat harga sedang turun mendekati area support dengan harapan terjadi rebound.
2. Mengapa indikator oversold sering dikaitkan dengan peluang rebound?
Kondisi oversold menunjukkan tekanan jual sudah cukup besar sehingga peluang terjadinya pantulan harga meningkat.
3. Apa pentingnya level support dan resistance dalam trading?
Support adalah area harga yang berpotensi menahan penurunan, sedangkan resistance merupakan batas atas yang sering menjadi area tekanan jual.
4. Apakah rekomendasi saham harian cocok untuk investasi jangka panjang?
Tidak selalu. Rekomendasi harian biasanya ditujukan untuk strategi trading jangka pendek, sehingga perlu disiplin pada target dan stop loss.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(AM)
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,5 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.167,33 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.196,38 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.046,92 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
