Indeks Turun, Sucorinvest Stable Fund dan Maybank Dana Pasti 2 Masih Mantap

Sucorinvest Stable Fund dan Maybank Dana Pasti 2 mencatat imbal hasil 8,77 persen dan 6,72 persen setahun
Abdul Malik • 19 Jan 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 18 Januari 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : 0,18 persen
Indeks Reksadana Saham : -1,95 persen
HPAM Ultima Ekuitas 1 : 4,57 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,97 persen
Simas Syariah Unggulan : -1,2 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -0,89 persen
STAR Balanced II : 1,35 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah :-1,2 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -0,01 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,13 persen
Sucorinvest Bond Fund : 0,72 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,01 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,56 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,23 persen
HPAM Ultima Money Market : 0,51 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,23 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,4 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 18 Januari 2022 turun 0,47 persen ke level 6.614,06. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 18/01/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 6,4 persen, pada 18 Januari 2022.

Ditengah melemahnya IHSG, pasar obligasi masih stabil sehingga kinerja reksadana pendapatan tetap juga terus bertumbuh. Reksadana pendapatan tetap memiliki portofolio mayoritas di efek surat utang.

Di aplikasi reksadana terbaik Bareksa terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 8,77 persen dan 6,72 persen dalam kurun waktu setahun. Dua reksadana itu adalah Sucorinvest Stable Fund dan Maybank Dana Pasti 2 yang mayoritas isinya obligasi korporasi.

Reksadana Sucorinvest Stable Fund mencetak imbal hasil (return) 8,77 persen dalam setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode Desember 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi FR0061, Obligasi MFIN04BCN4, deposito PT Bank HSBC Indonesia, deposito PT Bank Mega Tbk, dan TD deposito PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Sedangkan reksadana Maybank Dana Pasti 2 mencetak imbal hasil (return) 6,72 persen dalam setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode Desember 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah obligasi Bank Cimb Niaga Tahap I Tahun 2019, Bank Panin Tahap III Tahun 2018, FR0087, J Resources Asia Pasifik Tahap IV Tahun 2020, Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2021 Seri A, Mayora Indah Tahap III Tahun 2018, Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2021 Seri A, Sarana Multi Infrastruktur Tahap V Tahun 2020 Seri B, Sarana Multigriya Finansial Tahap V Tahun 2021 Seri B, dan Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun 2018.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.