IHSG Melemah, Reksadana Pendapatan Tetap Prospera dan Sucor Masih Mantap

Prospera Obligasi dan Sucorinvest Stable Fund mencatat imbalan 8,92 persen dan 7,31 persen setahun
Hanum Kusuma Dewi • 01 Jul 2022
cover

Ilustrasi penerbitan obligasi yang tetap ramai di tengah gejolak pasar, jadi sentimen positif bagi reksadana pendapatan tetap dan reksadana campuran. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 30 Juni 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : -1,79 persen
Indeks Reksadana Saham : -4,23 persen
Batavia Dana Saham Optimal : -2,82 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah :  -2,3 persen
HPAM Syariah Ekuitas : 0,87 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -2,15 persen
STAR Balanced II : 5,59 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -2,24 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -0,43 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,04 persen
TRIM Dana Tetap 2 : 1,01 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,09 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,79 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,13 persen
Capital Money Market Fund : 0,4 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,13 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,36 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 30 Juni 2022 turun 0,44 persen ke level 6.911,58. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 30/06/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap ke level 7,3 persen pada 30 Juni 2022.

Di tengah melemahnya IHSG dan pasar obligasi, beberapa produk reksadana pendapatan tetap masih terus bertumbuh dan mencatatkan kinerja mantap. Reksadana pendapatan tetap memiliki portofolio mayoritas di efek surat utang baik obligasi negara maupun obligasi korporasi.

Di aplikasi reksadana terbaik Bareksa, terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 8,92 persen dan 7,31 persen dalam setahun. Dua reksadana itu adalah Prospera Obligasi dan Sucorinvest Stable Fund.

​Reksadana Prospera Obligasi mencetak return 8,92 persen setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2022, portofolio terbesar investasi reksadana ini adalah Obligasi Berkelanjutan III BSDE Tahap 1 Tahun 2022 seri A, Obligasi Berkelanjutan I WOOD Tahap l Tahun 2021 Serl B, Obligasi Berkelanjutan II MDKA Tahap I Tahun 2021 seri B, Sukuk Mud Lontar Papyrus I tahun 2018 seri B, dan Obligasi Berkelanjutan I Bussan AF Tahap V Tahun 2022.

Sedangkan reksadana Sucorinvest Stable Fund mencetak return 7,31 persen setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2022, portofolio terbesar investasi reksadana ini adalah Obligasi BAFI01CN5, Obligasi BCOM01, Obligasi BIIF03CN2, Obligasi IMFI04BCN3, Obligasi INKP01BCN3, Obligasi LPPI01BCN2, Obligasi MDKA03BCN1, Obligasi MFIN04BCN4, deposito PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan deposito PT BPD DKI.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Baca juga Promo Payday Beli Reksadana di Bareksa, Raih Voucher hingga Rp1 Juta

(Reynaldi Gumay/Romainah/hm)
***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.