BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

Resep Reksadana Pendapatan Tetap STAR dan Manulife Masih Cuan Saat IHSG Turun

Abdul Malik17 Maret 2023
Tags:
Resep Reksadana Pendapatan Tetap STAR dan Manulife Masih Cuan Saat IHSG Turun
Ilustrasi investasi di Surat Berharga Negara (SBN) Ritel termasuk SBR, SR, ST dan ORI, serta reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

STAR Stable Income Fund dan Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A mencetak return 1,81% dan 1,52% dalam sekitar 2,5 bulan

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (barometer) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 16 Maret 2023) :

Reksadana Saham

IHSG : -4,78%

Indeks Reksadana Saham : -4,82%
BNP Paribas Ekuitas : -4%

Promo Terbaru di Bareksa

Indeks Reksadana Saham Syariah : -4,42%

Mandiri Investa Atraktif Syariah :-5,33%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -2,74%
Schroder Dana Terpadu II : -2,02%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -2,06%
Schroder Syariah Balanced Fund : -1,23%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,05%
STAR Stable Income Fund : 0,49%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,25%
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,45%

Reksadana Pasar Uang

​Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :

> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,26%
Capital Money Market Fund : 0,38%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,26%
Reksa Dana Syariah Capital Sharia Money Market : 0,36%

Reksadana Ind​eks

Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri Kehati : -2,74%
Danareksa Indeks Syariah : -6,17%

Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (16/03/2023) turun 0,94% ke level 6.565,728. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat naik ke level 6,821% pada Kamis (16/03/2023) pukul 16.38 WIB.

Di tengah melemahnya IHSG, di marketplace reksadana terbaik Bareksa terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil 1,81% dan 1,52% sejak awal tahun hingga 16 Maret 2023 (year to date). Dua reksadana itu ialah ​STAR Stable Income Fund dan Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A.

Reksadana STAR Stable Income Fund yang dikelola oleh PT Surya Timur Alam Raya, meraih cuan 1,81% dalam kurun waktu sekitar 2,5 bulan. Berdasarkan fund fact sheet periode Februari 2023, portofolio investasi reksadana ini adalah deposito PT Bank CIMB Niaga Tbk, Obligasi Berkelanjutan II Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2021 seri B, Obligasi Berkelanjutan II Sinarmas Multiartha Tahap II Tahun 2022 seri C dan Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2021 seri B, Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap I Tahun 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinarmas Multifinance Tahap I Tahun 2020 seri B, Obligasi II Pindo Deli Pulp and Paper Mills Tahun 2022 seri B, Obligasi II Pindo Deli Pulp and Paper Mills Tahun 2022 seri C, Obligasi OKI Pulp & Paper Mills II Tahun 2022 seri B dan Sukuk Mudharabah Lontar Papyrus Pulp & Industry I Tahun 2018 seri B.

Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini

Sedangkan reksadana Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A yang dikelola oleh PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, meraih imbal hasil 1,52% dalam waktu sekitar 2,5 bulan. Berdasarkan fund fact sheet periode Februari 2023, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Pemerintah Indonsia ( INDOGB) 8 1/4 05/15/36 9.36%, INDOGB 7 1/2 06/15/35 9.01%, INDOGB 9 03/15/29 7.25%, INDOGB 6 1/2 02/15/31 6.61%, INDOGB 8 3/4 05/15/31 5.26%, INDOGB 8 1/4 05/15/29 5.26%, INDOGB 8 3/8 03/15/34 4.89%, INDOGB 7 02/15/33 4.31%, INDOGB 7 1/2 08/15/32 4.11%, dan PPGDIJ 3.6 05/06/23.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Baca juga : Bareksa Insight Weekly: Reksadana Saham Berbasis Nikel Berpotensi Cuan Tahun Ini

Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini


(Reynaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas,klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.



Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.313,18

Up0,15%
Up3,81%
Up0,02%
Up5,82%
Up18,30%
-

Capital Fixed Income Fund

1.766,42

Up0,60%
Up3,41%
Up0,02%
Up7,32%
Up17,24%
Up43,22%

STAR Stable Income Fund

1.917,41

Up0,56%
Up2,94%
Up0,02%
Up6,33%
Up30,71%
Up60,33%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.753

Down- 0,46%
Up3,74%
Up0,01%
Up4,38%
Up18,76%
Up47,23%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.035,73

Down- 0,22%
Up1,77%
Up0,01%
Up2,68%
Down- 2,15%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua