Survei WGC 2026: Sekitar 33 Bank Sentral Berencana Tambah Cadangan Emas, Naik dari 2025
Survei World Gold Council 2026 menunjukkan 33 bank sentral berencana menambah cadangan emas, tertinggi dalam sejarah survei berbasis 74 responden global.

Survei World Gold Council 2026 menunjukkan 33 bank sentral berencana menambah cadangan emas, tertinggi dalam sejarah survei berbasis 74 responden global.
Bareksa - Hasil survei Central Bank Gold Reserves 2026 yang dirilis World Gold Council pada 16 Juni 2026 menunjukkan sekitar 33 bank sentral berencana menambah cadangan emas dalam 12 bulan ke depan berdasarkan 45% dari total 74 responden.
Porsi tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah survei WGC, sekaligus mencerminkan meningkatnya minat bank sentral terhadap emas sebagai aset cadangan strategis di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Selain itu, 89% responden memperkirakan cadangan emas resmi global akan terus meningkat dalam 12 bulan ke depan, sementara hanya sebagian kecil yang memperkirakan tidak ada perubahan atau penurunan.
Promo Terbaru di Bareksa
Bank Sentral Global dan Tren Akumulasi Emas 2026
Sebanyak 84% responden memperkirakan porsi emas dalam total cadangan devisa akan meningkat dalam lima tahun ke depan, sementara 74% memperkirakan porsi dolar AS akan menurun.
Ringkasan Hasil Survei WGC 2026
Indikator | Hasil |
|---|---|
Jumlah responden | 74 bank sentral |
Berencana tambah cadangan emas | 45% (~33 bank) |
Perkiraan cadangan emas global naik | 89% |
Porsi emas naik (5 tahun) | 84% |
Porsi USD turun (5 tahun) | 74% |
Sumber: WGC
Menurut WGC, temuan ini mengindikasikan emas masih berperan sebagai aset cadangan utama dalam strategi diversifikasi bank sentral global.
Namun survei tidak menyebutkan besaran tonase emas yang akan dibeli masing-masing bank sentral, sehingga realisasi pembelian hanya dapat diketahui melalui laporan cadangan resmi masing-masing negara.
Perbandingan dengan Survei WGC 2025
Sebagai pembanding, survei 2025 mencatat sekitar 31 bank sentral atau 43% dari 73 responden berencana menambah cadangan emas.
Pada 2026, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 33 bank sentral atau 45% dari 74 responden, menunjukkan kenaikan moderat dalam jumlah institusi yang berencana akumulasi emas.
Perbandingan Survei 2025 vs 2026
Indikator | 2025 | 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
Responden | 73 | 74 | Naik |
Bank sentral berencana tambah emas | ±31 (43%) | ±33 (45%) | Naik |
Ekspektasi cadangan emas global naik | 95% | 89% | Turun |
Tren USD dalam cadangan | 73% turun | 74% turun | Naik tipis |
Sumber: WGC
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa minat akumulasi emas oleh bank sentral masih berlanjut, meskipun ekspektasi kenaikan cadangan emas global sedikit melandai.
Kesimpulan
Survei WGC 2026 menunjukkan 33 bank sentral berencana menambah cadangan emas, naik dari sekitar 31 bank pada 2025. Kenaikan moderat ini mengindikasikan tren akumulasi emas masih berlanjut sebagai bagian dari diversifikasi cadangan devisa global.
FAQ
1. Apa hasil utama survei WGC 2026?
Sekitar 33 bank sentral berencana menambah cadangan emas berdasarkan survei 74 responden global.
2. Apakah jumlah bank sentral pembeli emas meningkat dari 2025?
Ya, meningkat dari sekitar 31 bank pada 2025 menjadi sekitar 33 bank pada 2026.
3. Berapa persen bank sentral yang berencana menambah emas pada 2026?
Sebanyak 45% responden survei menyatakan rencana penambahan emas.
4. Apakah survei menyebutkan jumlah emas yang dibeli?
Tidak, survei tidak mencantumkan volume atau tonase pembelian emas.
5. Apa arti utama hasil survei ini?
Menunjukkan emas masih menjadi aset cadangan strategis dalam diversifikasi cadangan devisa global.
Investasi di Aplikasi Jual - Beli Emas Fisik Digital Terbaik - Bareksa
Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.
Tengang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.214,19 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.171,8 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.194,29 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.027,79 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.



