BeritaArrow iconEmasArrow iconArtikel

Bank Sentral Dunia Terus Borong, Harga Emas Global Bertahan di Atas US$4.700

Abdul Malik11 Mei 2026
Tags:
Bank Sentral Dunia Terus Borong, Harga Emas Global Bertahan di Atas US$4.700
Ilustrasi harga emas yang bertahan di atas US$4.700 seiring aksi borong bank sentral dunia yang masih berlanjut. (Shutterstock)

Harga emas bertahan di atas US$4.700 per ons saat bank sentral dunia terus menambah cadangan emas di tengah ketidakpastian global.

Bareksa - Harga emas dunia kembali bertahan di atas US$4.700 per ons pada pekan ini di tengah meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral berbagai negara. Informasi ini penting bagi investor karena mencerminkan permintaan jangka panjang terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Berdasarkan laporan Kitco News dan World Gold Council per 9 Mei 2026, tren akumulasi emas masih berlanjut terutama oleh bank sentral Asia dan Eropa Timur. World Gold Council mencatat bank sentral China menambah 8 ton emas pada Maret 2026 dan memperpanjang tren pembelian selama 18 bulan berturut-turut.

Polandia, Kazakhstan, dan Uzbekistan juga tercatat masih aktif menambah cadangan emas. Permintaan ini dinilai menjadi penopang harga emas saat pasar menghadapi volatilitas suku bunga, dolar AS, dan geopolitik Timur Tengah. Harga spot emas sempat bergerak di kisaran US$4.500 hingga akhirnya kembali naik ke atas US$4.700 per ons pada akhir pekan lalu.

Promo Terbaru di Bareksa

Pelaku pasar mencermati meredanya tekanan inflasi energi, pelemahan dolar AS, dan turunnya imbal hasil obligasi AS sebagai faktor pendukung penguatan emas. Pasar juga menunggu data inflasi AS, penjualan ritel, dan arah kebijakan Federal Reserve pekan depan.

Bank Sentral dan Sentimen Pasar

Analis Kitco menilai pembelian emas oleh bank sentral kini lebih bersifat strategis dibanding spekulatif jangka pendek. Emas juga dinilai masih menjadi instrumen diversifikasi cadangan devisa di tengah upaya sejumlah negara mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Kondisi ini membuat permintaan emas fisik dari sektor resmi tetap kuat meski harga berada di level tinggi.

Selain faktor bank sentral, pasar juga mencermati peluang perubahan arah suku bunga AS dan perkembangan konflik geopolitik global. Data ketenagakerjaan AS April 2026 yang relatif solid membuat pasar memperkirakan Federal Reserve masih berhati-hati dalam memangkas suku bunga.

Meski demikian, harga emas tetap bertahan karena investor masih mencari aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Hasil Survei Prediksi Harga Emas

Survei mingguan Kitco menunjukkan mayoritas analis Wall Street dan investor ritel masih memperkirakan harga emas berpotensi bergerak positif dalam jangka pendek.

Namun analis juga mengingatkan volatilitas tetap tinggi karena pasar sensitif terhadap data inflasi dan pergerakan dolar AS. Investor mencermati level US$4.850 hingga US$5.000 per ons sebagai area psikologis berikutnya.

Ringkasan Data Emas Global

Indikator
Data

Harga spot emas akhir pekan

US$4.716 per ons

Kenaikan mingguan

Sekitar 2%

Pembelian emas China Maret 2026

8 ton

Durasi akumulasi emas China

18 bulan

Cadangan emas global

Sekitar 15% total cadangan devisa

Peluang kenaikan suku bunga The Fed

14%

Sumber: Kitco News, diolah

Faktor yang Dicermati Pasar

  • Pembelian emas bank sentral dunia

  • Data inflasi AS CPI dan PPI

  • Pergerakan dolar AS dan obligasi

  • Konflik geopolitik Timur Tengah

  • Kebijakan suku bunga Federal Reserve

Kesimpulan

Permintaan emas dari bank sentral dunia masih menjadi penopang utama harga emas global pada 2026. Akumulasi cadangan emas mencerminkan strategi diversifikasi aset di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

Bagi investor, arah suku bunga AS, inflasi, dan pembelian emas oleh bank sentral berpotensi menjadi faktor penting yang memengaruhi pergerakan harga emas ke depan.

FAQ

1. Mengapa harga emas kembali naik?
Didorong pembelian bank sentral, pelemahan dolar AS, dan turunnya imbal hasil obligasi.

2. Siapa pembeli emas terbesar saat ini?
China menjadi salah satu bank sentral paling aktif membeli emas.

3. Berapa harga emas dunia saat ini?
Sekitar US$4.716 per ons pada akhir pekan 9 Mei 2026.

4. Apa yang dicermati pasar pekan depan?
Data inflasi AS, penjualan ritel, dan arah kebijakan Federal Reserve.

5. Mengapa bank sentral membeli emas?
Untuk diversifikasi cadangan devisa dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Investasi di Aplikasi Jual - Beli Emas Terbaik - Bareksa

Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.

Beli Emas di Sini

Tengang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.213,24

Up0,15%
Up1,65%
Up0,77%
Up7,66%
Up20,09%
Up14,39%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.170,13

Up0,09%
Up2,14%
Up1,41%
Up7,25%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.202,26

Up0,41%
Up2,22%
Up1,46%
Up7,66%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.045,94

Down- 0,30%
Up1,45%
Down- 0,16%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua