BeritaArrow iconEmasArrow iconArtikel

Begini Potensi Harga Emas di Tengah Ancaman Resesi

Bareksa12 Oktober 2022
Tags:
Begini Potensi Harga Emas di Tengah Ancaman Resesi
Ilustrasi emas batangan logam mulia di atas kertas menunjukkan grafik pasar saham keuangan untuk menggambarkan emas sebagai aset aman safe haven saat krisis.

Investor emas diimbau harus bersabar dan fokus pada potensi jangka panjang

Bareksa.com - Kabar soal potensi resesi sebaiknya tidak menurunkan niat Kamu untuk terus berinvestasi, termasuk berinvestasi emas. Sebab meskipun secara jangka pendek, harga emas diprediksi bisa melemah akibat kebijakan agresif penaikkan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, namun secara jangka panjang, emas logam mulai diproyeksikan akan menguntungkan.

Analis Komoditas dan Nilai Tukar Tradebulls Securities, Bhavik Patel mengatakan saat ini harga emas melemah karena pasar berekspektasi jika The Fed akan menaikkan suku bunga acuan pada November mendatang. Perkiraan itu muncul setelah Biro statistik Tenaga Kerja AS mengumumkan kenaikan jumlah pekerja 263.000 pada September 2022.

"Jumlah itu memang jauh lebih rendah dibandingkan 315.000 pada Agustus. Tapi, tingkat pengangguran melandai ke 3,5% pada September 2022, dari 3,7% pada Agustus tahun ini. Penambahan pekerja melandai tapi angkanya masih terbilang solid," ungkap dia dilansir CNBC Indonesia (10/10/2022).

Promo Terbaru di Bareksa

Raih Potensi Cuan dari Investasi Emas, Klik di Sini

Menurut Patel, emas memang diproyeksi akan melemah dalam jangka pendek. Namun, emas tetap akan menguntungkan dalam jangka panjang. "Investor emas harus bersabar dan fokus pada potensi jangka panjang. Begitu The Fed selesai dengan kebijakan moneter ketatnya, emas adalah instrumen yang paling bagus untuk diperdagangkan," kata Patel, seperti dikutip dari Financial Express.

Senada, Analis dari Axis Securities mengatakan emas masih berpotensi menguat di masa mendatang, meskipun saat ini emas memang akan melemah karena kebijakan hawkish The Fed. Hanya saja, selama selama ada ketegangan politik di dunia, masih ada investor atau trader yang melihat emas sebagai investasi menguntungkan. Dengan begitu, maka harga emas pun akan naik.

Selain itu, di tengah potensi resesi global saat ini, emas kerap dipilih investor untuk mengamankan aset investasinya saat terjadi krisis atau resesi. Dilansir sikapiuangmu.ojk.go.id, saat krisis ekonomi 1998, emas dianggap sebagai penyelamat. Karena itulah saat terjadi krisis atau perang, biasanya harga emas akan melonjak naik.

Setidaknya ada tiga alasan emas dipilih manakala ekonomi sedang tidak menentu atau terdapat gejolak geopolitik. Pertama, nilai emas tetap terjaga meski terjadi inflasi atau deflasi. Kedua, nilai emas tetap terjaga meski terjadi krisis ekonomi atau perang. Ketiga, permintaan akan emas tidak berkurang meskipun dengan ketersediaan emas yang terbatas. Tak heran, pamor emas umumnya melejit ketika sedang krisis.

Mau Ikut Glowing dari Kilaunya Investasi Emas, Klik di Sini

Investasi Emas di Bareksa Emas

Sementara itu, salah satu cara mudah investasi emas adalah dengan memanfaatkan fitur Bareksa Emas yang tersedia di Bareksa. Dengan demikian, kamu bisa melakukan investasi emas dari dan kapan saja karena transaksi dilakukan secara online.

Bareksa Emas menyambut mitra terbaru, yaitu Treasury sebagai alternatif pilihan investor untuk memiliki emas fisik yang bisa dibeli secara digital atau emas online.

Emas Treasury menawarkan harga yang kompetitif, mudah dan aman. Treasury telah berlisensi sebagai pedagang emas digital dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan.

Smart Investor Bareksa bisa mulai berinvestasi Emas Treasury mulai dari nominal Rp50.000. Harga Emas Treasury lebih kompetitif, dengan update harga dua kali sehari. Selain itu, transaksi emas Treasury bisa mencapai hingga 10 kilogram per hari.

Agar Smart Investor makin semangat investasi emas logam mulia, Bareksa dan Treasury juga menawarkan Promo Launching Bareksa Emas - Treasury berhadiah Emas Treasury senilai Rp50.000 untuk 500 orang pemenang.

Caranya mudah, investor hanya perlu membeli Emas Treasury senilai minimal Rp500.000 dengan kode promo NEWTREASURE. Simak syarat dan ketentuannya berikut ini :

Segera Investasi Emas Sekarang, Klik di Sini

Syarat dan Ketentuan Promo Launching Bareksa Emas - Treasury

1. Periode promo 21 September - 21 Oktober 2022
2. Berlaku khusus untuk pembelian Bareksa Emas TREASURY dengan metode pembayaran apa saja dengan memasukan kode promo NEWTREASURE
3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
4. Investor dengan pembelian tercepat berhak memenangkan hadiah
5. Satu investor hanya berhak memenangkan satu jenis hadiah pada program promo dalam satu periode selama kuota tersedia
6. Bareksa akan mengumumkan pemenang pada tanggal 10 November 2022 melalui akun resmi media sosial Bareksa dan email
7. Hadiah tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan
8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
9. Seluruh pajak hadiah ditanggung Bareksa
10. Bareksa dapat membatalkan pemenang jika investor terbukti melakukan kecurangan, atau tidak dapat dihubungi

Yuk investasi emas di Bareksa Emas, dapatkan cuan berlipat!

(Martina Priyanti/AM)

Investasi Sekarang

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.





Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.775,36

Up0,54%
Up3,36%
Up0,03%
Up6,74%
Up17,31%
Up44,99%

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.326,18

Up0,93%
Up4,25%
Up0,03%
Up5,89%
Up18,89%
-

STAR Stable Income Fund

1.925,85

Up0,48%
Up2,96%
Up0,02%
Up6,01%
Up29,39%
Up64,87%

I-Hajj Syariah Fund

4.822,06

Up0,51%
Up3,05%
Up0,02%
Up6,14%
Up21,89%
Up40,51%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.140,38

Up0,49%
Up2,80%
Up0,02%
Up4,93%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua