BeritaArrow iconBelajar InvestasiArrow iconArtikel

Apakah Cara Capai Financial Freedom Cukup dengan Menabung? Investasi Dong

Hanum Kusuma Dewi04 Juli 2022
Tags:
Apakah Cara Capai Financial Freedom Cukup dengan Menabung? Investasi Dong
Ilustrasi seorang wanita investor sedang membayangkan financial freedom sambil tersenyum di depan laptop. (shutterstock)

Investasi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko

Bareksa.com - Setiap orang, baik muda ataupun tua, pasti menginginkan punya kebebasan dalam hal keuangan atau financial freedom. Kebebasan finansial ini tidak melulu soal pensiun, dan ternyata tidak bisa diraih hanya dengan menabung biasa.

Menurut Felicia Putri Tjiasaka, financial storyteller dan investment coach Bareksa, financial freedom itu adalah tujuan paling besar dalam mengatur keuangan, dan artinya tidak selalu pensiun atau berhenti kerja. Karena sangat mungkin orang masih bekerja tapi bukan karena uang.

"Kalau udah dapat uangnya, aku engga berhenti kerja karena I like what I do. Kalau sudah financial freedom, kita kerja bukan untuk uang, tetapi untuk mimpi kita," kata Felicia dalam Kelas Bareksa X Syailendra, 29 Juni 2022.

Promo Terbaru di Bareksa

Baca juga Apa itu Financial Freedom Menurut Felicia? Ini Cara Investasi untuk Mencapainya

Felicia melanjutkan, ketika sudah mencapai financial freedom, kita tidak memikirkan uang lagi. Orang bekerja bukan karena uang, karena sudah memiliki passive income. Seperti orang sudah pensiun atau berhenti kerja, dia punya uang pensiun untuk menutup biaya hidup, seperti makan, biaya listrik, dan kebutuhan harian lainnya.

Sementara itu, menurut COO Bareksa Ni Putu Kurniasari, financial freedom itu tidak selalu artinya kaya raya. Namun, financial freedom itu lebih ke kemampuan orang untuk mengatur keuangannya, sehingga kondisi tiap orang tentu berbeda.

Pengaturan keuangan ini bisa dimulai asal kita memiliki kemauan, yang kemudian menjadi kebiasaan (habit). Contoh mengatur keuangan ini misalkan uang sedikit, tetapi tidak ingin belanja dengan utang atau cicilan. Selain itu, kita bisa menaruh uang untuk kebutuhan jangka pendek, tidak hanya di tabungan, tetapi di investasi seperti reksadana pasar uang.

"Yang penting habit untuk membiasakan hal itu, sehingga ketika dapat rezeki lebih, jadi financial freedom. Tidak terkungkung expense yang tidak perlu. Memang ada orang yang ingin rumah mewah baru merasa freedom, tetapi ada yang cukup tidak punya utang saja sudah freedom. Jadi mulai dari kebiasaan untuk membuat produktif dari aset yang ada," jelas Putu.

Cara Mencapai Financial Freedom

Head of Wholesale Distribution Syailendra Capital Aldies Sageri menjelaskan bahwa financial freedom itu bisa dicapai, tidak cukup dengan menabung tetapi dengan berinvestasi. Sebab, investasi adalah cara untuk mengalahkan inflasi yang menggerus nilai mata uang kita di masa depan.

"Kalau kita mau cepat sukses, kaya, dan financial freedom, saving atau menabung saja tidak cukup. Investasi adalah satu cara untuk beat inflasi dan financial freedom, selain konsistensi dan disiplin," ujar Aldies.

Dia mengatakan bahwa masyarakat Indonesia sangat butuh pengetahuan dan pandangan mengenai investasi ini. Bahkan, mengutip Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Indonesia perlu mengubah pola pikir (mindset) dalam berinvestasi, seperti halnya di negara maju.

"Biarkan aset bekerja lebih keras daripada kita. Kita perlu awareness bahwa investasi itu lebih penting daripada spending."

Menanggapi hal itu, Felica juga menjelaskan dalam kondisi financial freedom, seseorang tidak memikirkan bekerja untuk mencari uang lagi. Sebab, dia sudah memiliki passive income (penghasilan pasif) yang didapat dari hasil investasi.

Setelah menghitung target keuangan atau dana pensiun untuk mencapai financial freedom, smart investor bisa mengambil langkah untuk menaruh dana investasi di produk dengan risiko yang sesuai.

Misalnya, untuk kebutuhan dalam jangka waktu sekitar setahun lagi, taruh dana di reksadana pasar uang, tabungan atau deposito bank yang risikonya rendah. Bila jangka waktu di bawah 5 tahun, taruh dana investasi di reksadana pendapatan tetap, peer-to-peer lending, emas dan Surat Berharga Negara (SBN).

Bila jangka waktunya masih panjang, di atas lima tahun, smart investor bisa menaruh investasi di reksadana saham, reksadana indeks, saham dan kripto.

"Tapi kalau udah mendekati pensiun, harus kurangi risikonya, pindahin ke yang low risk. Jangan terus di reksadana saham yang high risk kalau udah mendekati pensiun," kata Felicia.

Tips terakhir dari Felicia agar smart investor bisa meraih financial freedom adalah dengan melakukan investasi secara konsisten. Artinya, rutin dan disiplin untuk terus menambah modal investasi demi mencapai tujuan.

Baca juga Promo Payday Beli Reksadana di Bareksa, Raih Voucher hingga Rp1 Juta


(hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.
Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerjasama dengan Mitra Emas berizin.



Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.777,28

Up0,58%
Up3,36%
Up0,03%
Up6,76%
Up17,17%
Up44,58%

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.327,79

Up1,26%
Up4,33%
Up0,03%
Up5,81%
Up19,11%
-

STAR Stable Income Fund

1.927,79

Up0,51%
Up2,97%
Up0,02%
Up6,03%
Up29,03%
Up64,33%

I-Hajj Syariah Fund

4.827,18

Up0,55%
Up3,07%
Up0,03%
Up6,17%
Up21,88%
Up40,52%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.141,93

Up0,56%
Up2,86%
Up0,02%
Up5,03%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua