Reksadana Terlaris 2021 : Sucorinvest Stable Fund dan Manulife Pendapatan Bulanan II

Sucorinvest Stable Fund dan Manulife Pendapatan Bulanan II tercatat menduduki peringkat pertama dan kedua reksadana yang tersedia di Bareksa yang paling laris sepanjang 2021
Abdul Malik • 12 Jan 2022
cover

Ilustrasi unit penyertaan produk reksadana yang terus bertumbuh, menandakan minat masyarakat investasi di reksadana tersebut terus meningkat. (Shutterstock)

Bareksa.com - Menutup tahun 2021, industri reksadana Tanah Air berhasil mencatatkan kinerja cukup menggembirakan. Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report December 2021 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan dana kelolaan reksadana pada 2021 mencapai Rp580 triliun atau tepatnya Rp579,9 triliun,

Nilai dana kelolaan reksadana Desember 2021 tersebut naik 3 persen secara bulanan dan bertambah 1 persen secara tahunan dan sepanjang tahun berjalan. Nilai tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah industri reksadana nasional. Sebelumnya rekor tertinggi dicatatkan pada Desember 2020 yang senilai Rp573,5 triliun. Nilai dana kelolaan Desember 2021 bertambah Rp6,42 triliun jika dibandingkan Desember 2020.

Meskipun dana kelolaan naik, namun sayangnya jumlah unit penyertaan reksadana justru menurun. Tercatat jumlah unit penyertaan reksadana pada Desember 2021 sebanyak 422,2 miliar unit, menurun 2,98 persen atau hilang 12,95 miliar unit dari Desember 2020 yang sebanyak 435,1 miliar unit. Hal itu menandakan, investor yang sepanjang 2021 menjual reksadananya, hingga akhir tahun belum sepenuhnya kembali berinvestasi di reksadana.

Bahkan jumlah unit penyertaan di Desember 2021 lebih rendah 2,6 miliar unit dibandingkan Desember 2019 yang sebanyak 424,8 miliar unit. Kondisi ini juga menandakan, investor yang keluar dan menjual reksadananya sejak pandemi Covid-19 pada awal 2020 lalu, belum sepenuhnya kembali berinvestasi di reksadana hingga akhir 2021.

Untuk diketahui, jumlah unit penyertaan reksadana merupakan indikator utama atas minat investor dalam berinvestasi atau membeli reksadana. Semakin tumbuh jumlah unit penyertaan, hal itu menandakan minat investasi masyarakat di reksadana semakin tinggi, demikian pula sebaliknya.

Adapun naik turunnya dana kelolaan reksadana selain dipengaruhi naik turunnya jumlah unit penyertaan, juga dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar nilai asetnya, seperti saham, obligasi dan lainnya.

Baca : Bareksa Raih Pendanaan Seri C dari Grab, Kukuhkan Sinergi Grab - Bareksa - OVO

Daftar 10 Reksadana Terlaris di 2021

Meski secara total industri, jumlah unit penyertaan reksadana tercatat menurun, namuun ada beberapa produk reksadana yang laris manis diburu investor yang tercermin dari peningkatan jumlah unit penyertaan.

Berikut 10 besar reksadana yang tersedia di Bareksa dengan pertumbuhan unit penyertaan terbesar sepanjang 2021 :

No.

Nama Reksa Dana

Jenis

UP (31 Des 2020)

UP (31 Des 2021)

Pertumbuhan UP

1

Sucorinvest Stable Fund

Pendapatan Tetap

123.92

6,501.22

6,377.30

2

Manulife Pendapatan Bulanan II

Pendapatan Tetap

3,464.90

7,349.49

3,884.59

3

Danareksa Seruni Pasar Uang

Pasar Uang

1,115.27

2,961.23

1,845.96

4

Batavia Dana Kas Maxima

Pasar Uang

3,911.92

5,558.26

1,646.34

5

TRIM Kas 2

Pasar Uang

929.97

2,336.13

1,406.17

6

Syailendra Dana Kas

Pasar Uang

1,177.42

2,419.08

1,241.66

7

Danamas Rupiah Stabul

Pasar Uang

519.06

1,707.88

1,188.82

8

Sucorinvest Sharia Money Market Fund

Pasar Uang

947.20

1,852.20

905.00

9

Banahan Dana Likuid

Pasar Uang

2,829.66

3,727.14

897.48

10

Manulife Saham Andalan

Saham

591.71

1,257.92

666.21

Sumber : OJK, dalam juta unit

Berdasarkan tabel tersebut, dapat dilihat bahwa produk-produk yang mencatatkan pertumbuhan unit penyertaan tertinggi didominasi oleh jenis reksadana pasar uang sebanyak 7 produk, kemudian reksadana pendapatan tetap sebanyak 2 produk, dan reksadana saham 1 produk.

Sucorinvest Stable Fund dan Manulife Pendapatan Bulanan II

Sucorinvest Stable Fund dan Manulife Pendapatan Bulanan II tercatat menduduki peringkat pertama dan kedua reksadana yang tersedia di Bareksa yang paling laris sepanjang 2021. Hal itu menandakan minat investor untuk berinvestasi di Sucorinvest Stable Fund dan Manulife Pendapatan Bulanan II melesat sepanjang tahun lalu.

Sumber : Bareksa

Dari sisi dana kelolaan, kedua reksadana tersebut bersaing ketat. Per Desember 2021, Manulife Pendapatan Bulanan II yang merupakan reksadana pendapatan tetap kelolaan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia membukukan dana kelolaan Rp8,6 triliun atau melesat 55,79 persen dibandingkan awal 2021.

Senada Sucorinvest Stable Fund yang merupakan reksadana pendapatan tetap kelolaan Sucor Asset Management mencatatkan lonjakan dana kelolaan lebih besar mencapai 840 persen jadi Rp7,6 triliun pada Desember 2021.

Sumber : Bareksa

Dari sisi jumlah unit penyertaan Manulife Pendapatan Bulanan II membukukan kenaikan 53,85 persen jadi 7,3 miliar unit dan Sucorinvest Stable Fund melesat 776 persen jadi 6,5 miliar unit.

Dalam setahun terakhir (per 11 Januari 2021). Sucorinvest Stable Fund membukukan imbal hasil 8,84 persen, sedangkan Manulife Pendapatan Bulanan II mencatatkan imbal hasil 7,13 persen dalam 3 tahun terakhir.

Meski imbal hasilnya tampak lebih kecil dari Sucorinvest Stable Fund, namun Manulife Pendapatan Bulanan II memiliki fitur memberikan dividen kepada investornya dalam bentuk reinvestasi atau realokasi unit sebulan sekali. Fitur dividen ini tidak tersedia di Sucorinvest Stable Fund.

Daftar reksadana di Bareksa yang memiliki fitur dividen selengkapnya di sini : Ini Daftar 11 Reksadana yang Bagikan Dividen ke Investor

Sucorinvest Stable Fund bisa dibeli di Bareksa dengan minimum pembelian awal Rp100.000, sedangkan minimal pembelian awal Manulife Pendapatan Bulanan II senilai Rp10.000. 

Artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report December 2021. Untuk berlangganan laporan ini silahkan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

Baca : Kolaborasi PT Pegadaian - Bareksa, Hadirkan Tabungan Emas Online untuk Investasi Terintegrasi

(Tim Data/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.