Ini Daftar 11 Reksadana yang Bagikan Dividen ke Investor

Investor reksadana juga bisa menerima dividen tetapi tidak selalu dalam bentuk tunai (cash)
Abdul Malik • 29 Sep 2021
cover

Ilustrasi dividen dari hasil investasi di saham dan reksadana. (Shutterstock)

Bareksa.com - Dalam investasi saham, investor mengenal yang namanya pembagian dividen. Dividen adalah laba perusahaan dalam periode setahun yang dibagikan kepada pemegang saham, bisa dalam bentuk tunai (cash dividend) atau dalam bentuk saham. 

Untuk reksadana apakah juga memberikan dividen kepada investornya? 

Dividen adalah salah satu bentuk hasil investasi yang diterima oleh reksadana. Maka, investor reksadana juga bisa menerima dividen tetapi tidak selalu dalam bentuk tunai (cash).

Berikut ini tiga bentuk dividen sebagai hasil investasi yang diberikan kepada investor reksadana

1. Dividen diinvestasikan kembali

Sebagian besar reksadana biasanya menerapkan kebijakan pembagian hasil investasi dari dividen saham untuk dibukukan kembali atau diinvestasikan kembali (reinvesting). Sehingga, hasil dividen ini akan meningkatkan nilai aktiva bersih (NAB) reksadana

Contoh, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memutuskan untuk membagikan dividen interim Rp87 per saham. Bila ada satu reksadana memiliki 1 juta lembar saham UNVR, sehingga berhak mendapat Rp87 juta.

Angka ini, setelah dipotong pajak dividen, akan menambahkan NAB reksadana tersebut pada tanggal pembagian dividen. 

2. Dividen berbentuk unit penyertaan

Ada sejumlah reksadana yang membagikan dividen berbentuk unit penyertaan bagi para investornya. Dividen berbentuk unit penyertaan umum untuk reksadana pendapatan tetap, yang portofolionya berisikan obligasi. 

Obligasi, atau surat utang, dan sukuk memberikan imbal hasil berupa kupon yang biasanya dibayarkan rutin atau reguler. Kupon ini bisa diberikan kepada investor reksadana dalam bentuk unit penyertaan baru. 

Salah satu reksadana yang menyebutkan pembagian hasil investasi yang dapat berupa tunai atau unit penyertaan atas nama pemegang unit penyertaan (investor reksadana) adalah Principal Total Return Bond Fund.

Pembagian hasil investasi ini sesuai dengan kebijakan manajer investasi, dengan tidak mengabaikan pencapaian investasi jangka panjang.

3. Dividen dibayarkan tunai

Salah satu contoh reksadana yang dalam prospektusnya menyebutkan pembagian dividen, atau pembagian keuntungan hasil investasi, secara tunai adalah Manulife Pendapatan Bulanan II. 

Disebutkan dalam prospektus, bagi pemegang unit penyertaan reksadana Manulife Pendapatan Bulanan II yang mempunyai nilai investasi sampai dengan atau di atas Rp100 juta pada tanggal cum date (tanggal pencatatan nama investor yang berhak menerima dividen), maka manajer investasi dapat membagikan sebagian keuntungan dari reksadana tersebut dalam bentuk tunai dengan cara transfer dalam mata uang rupiah ke rekening investor setiap sebulan sekali. 

Akan tetapi, pembagian hasil investasi mempertimbangkan kesehatan dan kinerja dari produk reksadana tersebut dan sepenuhnya merupakan keputusan dari manajer investasi.

Jadi, secara umum, dividen adalah bentuk hasil investasi yang tidak langsung diterima oleh investor reksadana. Ada dividen yang berbentuk tunai, tetapi sebagian besar diinvestasikan kembali oleh manajer investasi sehingga meningkatkan NAB reksadana tersebut. 

Bila kita memang membutuhkan uang tunai (cash), tidak harus menunggu dividen tunai, kita bisa saja menjual sebagian unit reksadana yang kita miliki. Tapi ingat, sebaiknya keputusan ini dilakukan menimbang tujuan atau rencana investasi kita di awal.

Daftar Reksadana di Bareksa yang Membagikan Dividen

Seiring beberapa macam atau bentuk pembagian dividen, reksadana apa saja yang tersedia di marketplace Bareksa yang membagikan dividen?

Teratat lebih dari 200 produk reksadana yang tersedia aplikasi investasi terbaik, Bareksa, ada 11 produk reksadana yang membagikan dividen, baik itu dalam bentuk tunai atau realokasi unit. Periode pembagian dividen juga berbeda-beda, ada yang per 1 bulan, 3 bulan atau 6 bulanan.

Manulife Aset Manajemen Indonesia memiliki produk reksadana terbanyak yang membagikan dividen dengan 3 produk reksadana. Disusul Schroder Investment Management Indonesia 2 produk reksadana.

Mayoritas reksadana yang membagikan dividen di Bareksa adalah jenis reksadana pendapatan tetap, dan sisanya reksadana campuran.

Daftar lengkap reksadana yang tersedia di Bareksa dan memberikan dividen adalah sebagai berikut :

No
Reksadana
Manajer Investasi
Bentuk Dividen
Periode
1
Reksa Dana BNI AM Dana Pendapatan Tetap Makara Investasi
BNI Asset Management
Reinvestment/unit allocation
per 1 bulan
2
Reksa Dana BNP Paribas Equitra
BNP Paribas Asset Management
Reinvestment/unit allocation
per 1 bulan
3
Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama
Mandiri Manajemen Investasi
Reinvestment/unit allocation
per 1 bulan
4
Reksa Dana Manulife Obligasi Unggulan Kelas A
Manulife Aset Manajemen Indonesia
Reinvestment/unit allocation
per 3 bulan
5
Reksa Dana Manulife Pendapatan Bulanan II
Manulife Aset Manajemen Indonesia
Reinvestment/unit allocation
per 1 bulan
6
Reksa Dana Syariah Manulife Syariah Sukuk Indonesia
Manulife Aset Manajemen Indonesia
Reinvestment/unit allocation
per 1 bulan
7
Reksa Dana Schroder Dana Andalan II
Schroder Investment Management Indonesia
Reinvestment/unit allocation
per 1 bulan
8
Reksa Dana Schroder Dana Mantap Plus II
Schroder Investment Management Indonesia
Reinvestment/unit allocation
per 6 bulan
9
Reksa Dana Principal Total Return Bond Fund
Principal Asset Management
Tunai
per 3 bulan
10
Reksa Dana Ashmore Dana Obligasi Nusantara
PT Ashmore Asset Management Indonesia
Tunai
per 6 bulan
11
Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
Reinvestment/unit allocation
per 1 bulan

Sumber : Bareksa

​Perlu diingat, apapun produk investasi pilihan kamu, agar selalu disesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu investasi, serta profil risiko kamu ya!

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.