Arus Modal Asing Masuk di SBN Sepanjang Juni Mencapai Rp5,8 Triliun

Tidak terlepas dari optimisme pelaku pasar global terhadap pemulihan ekonomi secara umum belakangan ini
Senin, 29 Juni 2020 09:43:09 WIB Martina Priyanti
Image
Ilustrasi obligasi negara. (Antara)

Bareksa.com - Aliran modal asing masuk atau capital inflow milai kembali masuk ke pasar obligasi Indonesia. Data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) menyebutkan jumlah kepemilikan asing di Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp937,63 triliun hingga Kamis pekan lalu (25/6/2020).

Padahal di akhir Mei 2020, kepemilikan asing di SBN masih Rp931,83 triliun. Artinya, sepanjang bulan ini atau Juni 2020, arus asing modal asing yang masuk ke pasar surat utang pemerintah mencapai Rp5,8 triliun.

Head of Economics Research Pefindo, Fikri C Permana mengatakan kenaikan kepemilikan asing ini mengindikasikan investor asing yang sudah mulai kembali masuk ke pasar obligasi Indonesia. Menurut dia, hal tersebut tidak terlepas dari optimisme pelaku pasar global terhadap pemulihan ekonomi secara umum belakangan ini.

"Hanya saja, jumlah yang masuk saat ini belum terlalu signifikan, terlebih dibandingkan awal tahun yang sempat mencapai Rp1.030 triliun. Ini menunjukkan masih ada kehati-hatian," kata Fikri kepada Kontan.co.id akhir pekan lalu.

Analis Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), Lili Indarli menjelaskan capital inflow terbesar pada Juni 2020 terjadi di pekan pertama. Pada periode tersebut tercatat asing masuk mencapai Rp9,61 triliun.

Ia menyebutkan tingginya inflow tersebut tidak terlepas dari adanya optimisme investor akan segera bergeraknya kembali aktivitas ekonomi dunia karena pelonggaran lockdown dan berlakunya kondisi new normal. Lebih lanjut, dia bilang, capital outflow justru terjadi pada pekan kedua dan ketiga yang jumlahnya sekitar Rp6,53 triliun.

Hal tersebut sempat terjadi karena meredanya optimisme pelaku pasar terhadap perbaikan ekonomi global ditambah masih meningkatnya kasus virus corona baru serta sejumlah konflik geopolitik di negara-negara besar. Pekan lalu, arus asing kembali masuk, ditandai dengan inflow Rp2,72 triliun.

"Jadi kalau dilihat dari pergerakan inflow dan outflow tersebut, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah total inflow yang terjadi di bulan ini menjadi pertanda asing sudah mulai masuk ke pasar SBN. Karena pergerakan asing saat ini sangat dipengaruhi oleh kondisi global yang ada, yang saat ini masih sangat tinggi ketidakpastiannya akibat pandemi virus corona," ujar Lili seperti dikutip Kontan.co.id.

(AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Saat ini pemerintah sedang menawarkan Obligasi Negara Ritel seri ORI017 yang bisa dipesan secara online selama masa penawaran 15 Juni - 9 Juli 2020 di Bareksa. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi SBN? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan SBN.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli SBN? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER