Reksadana Saham Syariah Ini Melonjak Terdongkrak Saham BRPT

Saham BRPT ditutup menguat 2,38 persen ke level Rp3.860 per saham pada perdagangan Senin kemarin
Bareksa • 23 Jul 2019
cover

ilustrasi investor syariah wanita berhijab duduk santai sambil tersenyum

Bareksa.com - Harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) pada perdagangan Senin (22/07/2019) ditutup menguat 2,38 persen ke level Rp3.860 per saham.

Selain itu, volume transaksi perdagangan kemarin tercatat sebanyak 256,49 ribu lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp98,57 miliar, meningkat dibandingkan dengan transaksi sehari sebelumnya yang sebanyak 248,85 juta lot dengan nilai transaksi Rp91,81 miliar.

Sejak awal tahun hingga penutupan perdagangan kemarin, saham BRPT memang bergerak sangat atraktif dengan terus merangkak naik dan telah mencatatkan kenaikan fantastis hingga 61,51 persen year to date (YtD).

Di sisi lain, lonjakan saham BRPT yang terjadi pada perdagangan kemarin turut mendorong kinerja reksadana saham yang memiliki saham tersebut dalam portofolionya.

Berdasarkan reksadana saham yang dijual Bareksa, kemarin reksadana saham HPAM Syariah Ekuitas berhasil mencatatkan kenaikan tertinggi dibandingkan dengan seluruh produk reksadana saham lain.


Sumber: Bareksa

Reksadana saham yang dikelola oleh PT Henan Putihrai Asset Management ini mencatatkan kenaikan 1,2 persen pada perdagangan kemarin. Hingga Juni 2019, HPAM Syariah Ekuitas telah memiliki dana kelolaan (asset under management/AUM) Rp331,84 miliar.

HPAM Syariah bertujuan untuk memberikan pertumbuhan nilai investasi dengan waktu panjang melalui penempatan pada efek syariah dengan mayoritas pada efek bersifat ekuitas yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah.

Arahan kebijakan investasinya yaitu 80 persen hingga 100 persen dalam ekuitas domestik dan antara 0 persen hingga 20 persen dalam instrumen pasar uang domestik.

Melansir fund fact sheet per Juni 2019, beberapa saham lain yang terdapat dalam portofolio Shinhan Equity Growth antara lain:

• Minimum 80 persen dan maksimum 100 persen pada efek bersifat ekuitas yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah.
• Minimum 0 persen dan maksimum 20 persen pada Surat Berharga Syariah Negara dan/atau Sukuk yang mempunyai jatuh tempo lebih dari 1 (satu) tahun atau sisa jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun dan/atau instrumen pasar uang syariah dalam negeri dan/atau deposito syariah.

Sebagai informasi, HPAM Syariah Ekuitas dapat dibeli di Bareksa dengan minimal pembelian awal Rp500 ribu. Reksadana saham yang diluncurkan sejak 28 Agustus 2014 ini bekerja sama dengan bank kustodian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Perlu diketahui, reksadana ialah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(KA01/AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.

 

Tags: