Pemerintah Serap Semua Penawaran Lelang Greenshoe Option Sukuk

Green Shoe Option diikuti oleh Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan dan dealer utama
Rabu, 06 Mei 2020 19:57:27 WIB Martina Priyanti
Image
Ilustrasi investor berinvestasi di SBN. (Shutterstock)

Bareksa.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan hari ini, Rabu (6/5/2020), melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk tambahan (Greenshoe Option). Adapun seri sukuk yang ditawarkan pada lelang tambahan pada hari ini adalah PBS002 dan PBS026.

Laman resmi DJPPR Kementerian Keuangan menyebutkan total penawaran yang masuk Rp2,27 triliun, dengan rincian, penawaran seri PBS002 Rp1,15 triliun dan seri PBS026 Rp1,12 triliun.

"Total nominal yang dimenangkan dari kedua seri yang ditawarkan adalah Rp2,27 triliun," demikian disebutkan keterangan tertulis DJPPR Kementerian Keuangan seperti dikutip Bareksa.

Disampaikan, sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), menteri keuangan menetapkan hasil lelang sebagai berikut :


Sumber : DJPPR Kementerian Keuangan

Pada kemarin (5/5/2020), DJPPR Kementerian Keuangan menyebutkan  lelang tambahan sukuk hari ini, merupakan tindak lanjut lelang SBSN atau sukuk pada hari ini, Selasa (5/5/2020).

Sekaligus, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 05/PMK.08/2012 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Pasar Perdana Dalam Negeri dengan Cara Lelang sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.08/2017 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK.02/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan atau Stabilitas Sistem Keuangan.  

Peserta Lelang

"Pelaksanaan lelang tambahan (Green Shoe Option) dapat diikuti oleh Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan atau dealer utama yang menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang SBSN 5 Mei 2020," disebutkan DJPPR Kementerian Keuangan.

Selain diikuti BI dan LPS, lelang sukuk yang digelar pada hari ini diikuti oleh Dealer Utama yakni PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT. Bank Permata, Tbk, PT. Bank Panin, Tbk, PT. Bank HSBC Indonesia, PT. Bank OCBC NISP, Tbk, Standard Chartered Bank, PT. Bank CIMB Niaga, Tbk, PT. Bank Maybank Indonesia, Tbk, Citibank N.A, PT. Bank Negara Indonesia Syariah, PT. Bank Central Asia, Tbk, Deutsche Bank AG, PT. Bank BNP Paribas Indonesia, PT. Bank Syariah Mandiri, PT. Bank BRI Syariah, Tbk PT. Danareksa Sekuritas, PT. Mandiri Sekuritas, PT. Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk, dan PT. Bahana Sekuritas.

(AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Pemerintah membuka masa penawaran Sukuk Ritel seri SR012 mulai 24 Februari 2020 dan telah berakhir pada 18 Maret 2020. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi SBN seri selanjutnya? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan SBN seri berikutnya.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli SBN? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER