Harga Emas Melesat di Level Tertinggi 8 Tahun, Ini 5 Tips Investasinya

Harga emas dinilai berpeluang bisa diperdagangkan di US$2.000 per ounce
Rabu, 15 April 2020 08:17:04 WIB Abdul Malik
Image
Ilustrasi investasi emas batangan (shutterstock)

Bareksa.com - Harga emas melonjak hampir 2 persen untuk mencapai level tertinggi sejak akhir 2012 atau dalam 8 tahun terakhir pada Selasa (14/4/2020), seiring minat investor mencari aset safe haven di tengah gejolak pasar dan ekonomi dunia akibat pandemi corona.

Liptutan6.com yang mengutip CNBC, Rabu (15/4/2020) menyebutkan harga emas di pasar spot naik 0,8 persen di US$1,727.55 per ounce, setelah sebelumnya melonjak 1,9 persen jadi US$1,746.5 per ounce. Emas berjangka AS naik 0,1 persen menjadi US$1,762,1, setelah mencapai level tertinggi sejak Februari 2013 di US$1,788,8 per ounce.

“Ada banyak pembelian safe-haven. Ini adalah masalah resesi atau depresi yang ada di sana sekarang. Prospek ekonomi terlihat sangat mengerikan,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

“The Fed AS baru saja menggelontorkan stimulus US$2 triliun minggu lalu dan bank sentral lainnya di seluruh dunia melakukan hal yang sama; suku bunga mendekati nol, ada banyak kekhawatiran di luar sana dan hanya lingkungan yang sempurna bagi harga emas untuk diperdagangkan di US$2.000," tambahnya.

IMF sebelumnya menyampaikan ekonomi global diperkirakan menyusut 3 persen pada 2020 akibat wabah corona. Kondisi ini menandai penurunan paling tajam sejak depresi Hebat pada 1930-an. Wabah Covid-19 yang telah menginfeksi lebih dari 1,88 juta orang di seluruh dunia dan membunuh 119.168 jiwa, telah memaksa negara-negara untuk menutup aktivitas dan mendorong bank-bank sentral untuk mengeluarkan kebijakan relaksasi.

Kenaikan harga emas seiring rilis data perdagangan China yang tercatat lebih baik dari perkiraan pengamat, dan karena beberapa negara mencoba untuk memulai kembali ekonomi mereka dengan sebagian mengangkat pembatasan yang bertujuan menahan pandemi.

Tren melonjaknya harga emas di tengah pandemi corona, bagaimana strategi berinvestasi di instrumen ini?

Emas merupakan investasi yang tak lekang oleh waktu. Nilainya yang stabil membuatnya cocok untuk berbagai tujuan. Namun, dalam melakukan investasi emas, perlu diperhatikan sejumlah faktor. Pilihan jenis emas yang dibeli dan tempat penyimpanan menjadi hal yang harus dipertimbangan dengan matang.

Ada banyak alasan mengapa emas layak dijadikan sebagai aset investasi. Selain karena harga pasar yang stabil sehingga meningkatkan nilai emas itu sendiri, emas juga bisa dikatakan sebagai satu-satunya investasi yang bebas pajak.

Bagi Anda yang tertarik utuk berinvestsi emas, berikut hal-hal yang sebaiknya dicermati sebelum berinvestasi emas :

1. Tentukan Tujuan Berinvestasi

Sebelum berinvestasi emas, ada baiknya Anda terlebih dahulu mengetahui tujuan Anda dalam berinvestasi. Jika tujuan Anda berinvestasi emas untuk menghasilkan imbal hasil yang signifikan dalam jangka panjang, investasi ini jelas kurang cocok. Sebab, investasi emas biasanya mengalami kenaikan seiring atau sedikit di atas nilai inflasi, sehingga tujuannya untuk menjaga nilai kekayaan Anda.

2. Cermati Harga Emas

Sebelum membeli emas, ada baiknya Anda mengetahui harga terbaru komoditas tersebut. Baiknya, Anda membeli emas di saat harganya turun. Jika harga emas sedang turun, itu berarti waktu yang pas buat kamu berinvestasi. Karena rumusnya adalah beli emas saat harga sedang turun. Anda bisa mengecek harga emas melalui situs resmi PT Antam, PT Pegadaian atau toko emas online resmi seperti Orori.com, Indogold.com dan lainnya.

3. Memilih Jenis Emas

Bila Anda berniat untuk berinvestasi sepenuhnya, pilihlah emas batangan atau logam mulia yang sudah bersertifikat. Sebab, jika Anda memilih berinvestasi emas perhiasan, biasanya harga jual akan lebih rendah dari harga beli.

4. Pilih Tempat Pembelian Emas

Anda disarankan membeli emas batangan di tempat-tempat terpercaya dan resmi. Dengan begitu Anda terhindar dari penipuan. Disarankan membeli emas batangan yang memiliki sertifikat. Hindari membeli emas hasil leburan. Adapun beberapa tempat yang direkomendasikan untuk membeli emas, yakni di kantor Pusat Antam, unit bisnis Antam, bank dan PT Pegadaian (Persero).

5. Periksa Keaslian Emas

Biasanya, emas asli memiliki cap yang menandakan kadar emas, seperti menunjukkan kadar fineness (1-999 atau 9.999) atau karatnya (10K, 14K, 18K, 22K, atau 24K). Cek juga perubahan warna dari emas batangan dengan cara menggosoknya menggunakan jari pada bagian pinggir emas atau daerah yang sekiranya sering mendapat gesekan. Emas palsu biasanya akan menampakkan warna sedikit bergradasi.

Bagi Anda yang masih bimbang berinvestasi emas, cobalah untuk meliriknya saat ini. Walaupun keuntungan investasi emas jauh lebih kecil dari instrumen keuangan lain, namun faktor risikonya tentu lebih rendah. Anda tak perlu was-was memulai investasi yang aman dan nyaman sekarang.

Tak cuma itu, penyimpanan dan perawatan emas cenderung mudah. Cukup disimpan di tempat yang aman dan tak lembab, emas akan awet. Hal ini dikarenakan bentuk emas yang solid, sehingga memungkinkannya bertahan lama. Investor pemula yang mencari kemudahan berinvestasi minim risiko, maka berinvestasi emas bisa menjadi pilihan.

Nilai emas yang tetap stabil dan aman selalu bisa diandalkan. Investasi emas bisa pula Anda jadikan sebagai dana darurat. Pasalnya, emas bisa dijual sewaktu-waktu ketika Anda membutuhkan uang cepat, artinya aset ini sangat likuid.

Penjualan emas masih lancar sampai sekarang, mengingat permintaan pasar yang stabil. Anda bisa menjual emas dengan mudah di toko-toko perhiasan yang memiliki izin resmi.

Masih berpikir investasi emas tidak menguntungkan? Cobalah untu mengubah pola pikir Anda, sebab harga emas sangat menjanjikan. Anda takkan mengalami rugi besar dengan menyimpan emas dalam jangka panjang.

Setidaknya, nilai jual emas akan tetap sama dengan harga beli. Jika terjadi kenaikan nilai emas, Anda justru diuntungkan dengan hal tersebut. Jadi, sudahkah Anda membeli emas untuk mulai berinvestasi?

Marketplace investasi Bareksa kini telah menyediakan fitur BareksaEmas di dalam aplikasi Bareksa untuk ponsel (handset) berbasis iOS dan Android. BareksaEmas adalah fitur jual beli emas online dengan fasilitas titipan.

Dengan BareksaEmas, membeli emas bisa dilakukan secara online, yang sangat memudahkan sehingga kita tidak perlu keluar rumah. Selain itu, terdapat juga fasilitas penitipan yang aman, jadi mengurangi risiko emas kita dicuri atau hilang.

Jangan khawatir, berapapun emas yang kamu beli di BareksaEmas, kamu tidak perlu mencari lagi tempat menyimpannya. Selain itu, Bareksa sudah bekerja sama dengan Indogold, yaitu pedagang emas online yang sudah mendapat izin untuk gadai online dari Otoritas Jasa Keuangan.

Tidak ingin repot membeli emas saat arahan pemerintah untuk tinggal di rumah? BareksaEmas hadir bagi investor yang sudah terdaftar di Bareksa yang bisa membeli emas mulai dari ukuran 0,1 gram.

Selama periode 6-30 April 2020, Bareksa dan OVO juga sedang melakukan gerakan #InvestasiLawanCorona. Kita bisa berinvestasi emas sekaligus berdonasi, caranya di sini.

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER